Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Berhubungan Intim Agar Cepat Kontraksi, Apakah Aman dan Efektif?

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Berhubungan Intim Agar Cepat Kontraksi, Apakah Aman dan Efektif?

Berhubungan intim sering disebut dapat menjadi cara alami untuk memicu kontraksi. Apakah medis setuju dengan hal tersebut? Simak faktanya!

Tidak setiap ibu hamil akan mengalami kontraksi menjelang waktu persalinan. Kondisi tersebut konon dapat diatasi dengan cara alami, yaitu berhubungan seksual.

Beberapa pendapat menyebut, berhubungan intim saat hamil tua dapat memancing kontraksi agar cepat melahirkan. 

Namun, apakah pendapat tersebut sejalan dengan fakta medis yang sebenarnya? Yuk, cari tahu!

1 dari 3 halaman

Berhubungan Intim Agar Cepat Kontraksi, Apakah Terbukti?

Faktanya, berhubungan intim memang terbukti bisa merangsang kontraksi yang dibutuhkan oleh ibu hamil dalam persalinan alami. 

Bahkan, menurut dr. Arina Heidyana, cara tersebut sering dianjurkan oleh tim medis untuk ibu hamil yang tidak mengalami kontraksi menjelang waktu persalinan. 

Saat berhubungan intim, hormon dalam tubuh ibu hamil akan meningkat seketika. Hal inilah yang nantinya akan merangsang tubuh ibu untuk kontraksi. 

Melansir Healthline, semen dalam air mani pria mengandung prostaglandin, senyawa lipid yang menghasilkan efek peningkatan hormon. 

Ketika semen masuk ke dalam vagina, prostaglandin akan ‘disimpan’ berdekatan dengan serviks untuk membantu mempersiapkan aliran darah yang optimal, bahkan dapat menyebabkan rahim berkontraksi. 

Selain itu, ada pula alasan lain kenapa berhubungan intim disebut dapat memancing kontraksi agar cepat melahirkan, yaitu sensasi orgasme. 

Artikel Lainnya: Bolehkah Ibu Hamil Trimester Akhir Berhubungan Seks?

Dalam sebuah studi tahun 2016, para peneliti meminta ibu hamil untuk mencatat aktivitas seksual setelah mencapai usia kehamilan 36 Minggu. 

Hasilnya, wanita yang aktif secara seksual menjelang persalinan cenderung melahirkan lebih cepat. Tidak hanya itu, kebutuhan akan induksi persalinan juga berkurang signifikan.

“Selama tidak ada masalah kehamilan, berhubungan intim bisa dilakukan (untuk memancing kontraksi agar cepat melahirkan),” ucap dr. Arina.

Lantas, apakah itu berarti bahwa ibu hamil yang mengalami masalah selama kehamilan tidak dianjurkan berhubungan intim untuk memicu kontraksi? Ya.

“Karena, jika ibu hamil yang punya kondisi ketuban pecah atau letak plasenta di bawah, ini semua bisa meningkatkan risiko infeksi dan perdarahan,” ujar dr. Arina. 

Artikel Lainnya: Orgasme saat Hamil, Berbahaya atau Justru Bermanfaat?

2 dari 3 halaman

Cara Berhubungan Intim Agar Cepat Kontraksi

Berikut ini panduan berhubungan intim untuk memancing kontraksi agar cepat melahirkan:

  • Perbanyak Foreplay

Perbanyak foreplay untuk merangsang ibu hamil. Minta suami Anda untuk memberikan ‘sentuhan lembut’ pada area-area sensitif, seperti leher, kuping, puting payudara, pangkal paha, dan sebagainya. 

Ketika hormon oksitosin meningkat, maka kontraksi bisa muncul kapan saja.

  • Posisi yang Nyaman

Pilih posisi seks yang membuat kedua belah pihak merasa nyaman. Salah satu gaya yang bisa dicoba adalah spooning.

Dalam posisi itu, suami berada di belakang ibu hamil dengan posisi memeluk dan melakukan penetrasi dari belakang. 

  • Tempat yang Mendukung

Lakukan hubungan seks di tempat yang aman, nyaman, dan mendukung. Hindari tempat-tempat yang bisa meningkatkan risiko terjatuh, seperti kamar mandi, ujung kasur atau sofa.

Berhubungan intim saat hamil tua mempercepat kelahiran adalah sebuah fakta medis yang kini telah Anda ketahui. 

Jangan sungkan untuk bertanya kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi Klikdokter jika Anda menemukan kendala terkait cara berhubungan intim agar cepat kontraksi.

(NB/AYU)

2 Komentar