Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengenal Saffron, Bahan Mahal Kaya Manfaat untuk Kecantikan Kulit

Mengenal Saffron, Bahan Mahal Kaya Manfaat untuk Kecantikan Kulit

Si rempah berwarna merah ini ternyata bisa memberi kebaikan untuk kulit, lho! Apa saja manfaat saffron untuk kulit? Yuk, cek di sini.

Rempah saffron berasal dari kepala putik tanaman saffron crocus yang dikeringkan. Diperkirakan, tanaman ini berasal dari Yunani meski banyak juga tumbuh di Iran, Spanyol, dan China. 

Dalam industri kosmetik, saffron dianggap sebagai bahan yang mahal. Manfaatnya untuk kecantikan kulit pun tak main-main. Beberapa khasiat saffron untuk kulit ada yang sudah terbukti secara ilmiah. 

1 dari 4 halaman

Manfaat Saffron untuk Kecantikan yang Sudah Terbukti

Sejumlah khasiat saffron untuk kulit yang sudah terbukti secara ilmiah yaitu:

  1. Melindungi dari Radiasi UV

Paparan sinar UV yang berlebihan bisa jadi awal mula segala permasalahan kulit. Radiasi UV meningkatkan produksi radikal bebas, sehingga menyebabkan stres oksidatif dan merusak sel kulit.

Crocin (senyawa aktif di dalam saffron) bisa mencegah hal itu. Sebuah studi laboratorium tahun 2018 yang dipublikasikan dalam International Journal of Cosmetic Science menemukan, crocin merupakan antioksidan yang kuat. 

Crocin mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB, yaitu sinar yang paling bertanggung jawab atas penuaan dini. Ciri-ciri penuaan dini antara lain munculnya kerutan, kulit kendur, kasar, dan kering, serta flek hitam

  1. Mengatasi Peradangan Kulit

Sifat antioksidan crocin dapat membantu melawan peradangan. Selain itu, sebuah penelitian pada hewan yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients melaporkan, crocin bahkan ampuh mengatasi dermatitis atopik pada tikus. 

Dermatitis atopik merupakan peradangan kulit dengan gejala berupa ruam kemerahan yang menonjol, gatal, kering bersisik, pecah-pecah, dan kadang sampai mengeluarkan darah. Saat malam hari, rasa gatal biasanya akan lebih parah. 

Artikel lainnya: Bunga Saffron, Rempah Mahal Kaya Manfaat bagi Kesehatan

  1. Mempercepat Proses Penyembuhan Luka

Luka di kulit harus segera diatasi sebelum terjadi komplikasi yang tak diinginkan. Makin lama disembuhkan, makin besar risikonya untuk mengalami infeksi dan jaringan parut.

Dalam sebuah penelitian terhadap hewan yang dipublikasikan dalam The Keio Journal of Medicine, krim ekstrak saffron meningkatkan penyembuhan luka pada tikus percobaan. Ekstrak saffron meningkatkan pertumbuhan sel kulit yang diperlukan untuk menutup luka. 

Lalu, sebuah studi laboratorium tahun 2017 yang dipublikasikan dalam Planta Medica melaporkan saffron mampu merangsang penyembuhan luka dengan meningkatkan penggandaan sel kulit. 

Meski dibutuhkan lebih banyak lagi penelitian pada manusia, uji coba tersebut dipercaya tetap membuahkan hasil yang diinginkan. 

  1. Mengurangi Hiperpigmentasi pada Kulit

Hiperpigmentasi terjadi saat kulit menjadi lebih gelap dibanding kulit di sekitarnya. Hal ini disebabkan oleh pigmen yang berlebih (melanin). 

Anda dapat mengalami hiperpigmentasi akibat jaringan parut, paparan sinar matahari, dan perubahan hormonal.

Sebuah penelitian pada manusia yang dipublikasikan dalam Tropical Journal of Pharmaceutical Research menyatakan, senyawa crocin mampu menurunkan melanin. 

Kandungan tersebut bisa menekan tirosinase, yaitu enzim penting untuk memproduksi melanin. Makin sedikit melaninnya, makin kecil risikonya untuk mengalami hiperpigmentasi. 

  1. Mencerahkan Kulit

Selain menekan hiperpigmentasi, saffron juga bisa mencerahkan kulit. Coba rendam saffron di dalam secangkir susu tawar. Lalu, aplikasikan campuran tersebut ke wajah dan diamkan selama beberapa menit sebelum dibilas. 

Bila dilakukan secara teratur, wajah bisa lebih glowing!

Artikel lainnya: Mitos Tentang Skincare yang Tak Perlu Anda Percaya

2 dari 4 halaman

Manfaat Saffron untuk Kulit yang Tak Perlu Dipercaya

Di sisi lain, ada dua khasiat saffron yang hingga kini masih ramai dibicarakan namun tidak terbukti kebenarannya. Agar tak terkecoh oleh produk kecantikan, berikut ini dua manfaat yang tak perlu Anda percaya:

  1. Mengatasi Jerawat 

Secara teori, sifat antiinflamasi memang dapat membantu mengobati jerawat. Namun sayang, kenyataannya tidak begitu. 

Studi berjudul In Vitro Bactericidal and Fungicidal Activities of Various Extracts of Saffron (Crocus sativus L.) Stigmas from Jammu & Kashmir, India membuktikan, meski saffron memiliki sifat antibakteri, kemampuannya hanya berlaku untuk mengatasi bakteri makanan, bukan penyebab jerawat. 

  1. Melembapkan Kulit

Tak sedikit yang mengklaim saffron dapat melembapkan kulit. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Iranian Journal of Pharmaceutical Research melaporkan, klaim tersebut tidak benar. 

Dalam proses uji coba, losion dengan saffron dioleskan ke sekelompok orang. Sedangkan, kelompok lainnya juga menerima losion tetapi tanpa saffron. 

Para peneliti tidak menemukan perbedaan kelembapan kulit antara kedua kelompok tersebut. Dengan demikian, saffron tidak punya pengaruh yang signifikan terhadap kelembapan.

Artikel lainnya: Manfaat Masker Lumpur yang Ampuh Bersihkan Wajah!

3 dari 4 halaman

Cara Memanfaatkan Saffron untuk Kulit

Mungkin masih banyak yang belum tahu bagaimana cara mengaplikasikan saffron ke kulit. Apakah hanya direndam atau perlu dihancurkan? Nah, di bawah ini ada beberapa cara yang bisa Anda coba:

  • Masker Wajah 

    • Hancurkan 3 helai saffron dengan tumbukan
    • Campur dengan 1 sdm madu
    • Oleskan ke kulit, diamkan 10 menit
    • Bilas dan keringkan
  • Gel Dingin untuk Wajah

    • Hancurkan 4-5 helai saffron 
    • Tambahkan 2 sdm gel lidah buaya dan 2 sdm air mawar
    • Oles ke kulit yang kemerahan, tunggu hingga meresap
  • Toner Wajah 

    • Tuangkan ½ cangkir air mawar ke botol semprot
    • Tambahkan 3-4 helai saffron, rendam selama 1-2 hari 
    • Semprotkan pada kulit atau aplikasikan dengan bola kapas.

Menurut dr. Valda Garcia, sejauh ini saffron termasuk tanaman yang jarang menimbulkan efek samping, khususnya yang terlalu parah atau merugikan. 

“Tapi, yang perlu diingat adalah Anda harus tahu apakah ada riwayat alergi atau tidak,” saran dr. Valda. Jika sampai alergi, maka gejala yang muncul adalah kemerahan, gatal, ada sensasi seperti panas terbakar, dan kering. 

Selain membilasnya dengan air mengalir yang bersih, Anda juga bisa mengatasinya dengan minum obat antihistamin dengan resep dokter. 

Kini Anda sudah mengetahui manfaat saffron untuk kulit. Bila ada pertanyaan seputar kesehatan kulit dan manfaat herbal lainnya, konsultasikan kepada dokter spesialis kulit lewat Live Chat di KlikDokter. 

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar