Sukses

Waspadai Kekurangan Vitamin D saat Hamil, Apa Efeknya?

Vitamin D untuk ibu hamil memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan diri dan janin selama kehamilan. Jika tidak terpenuhi, ini dampak buruk yang bisa terjadi!

Vitamin D adalah kebutuhan gizi penting yang wajib selalu dipenuhi oleh ibu hamil. Pasalnya, vitamin ini berperan penting dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan menunjang pertumbuhan janin dalam kandungan.

Sayangnya, sebanyak 60-90 persen ibu hamil mengalami kekurangan vitamin D. Kondisi ini bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan ibu hamil, juga mengganggu tumbuh kembang janin dalam kandungan.

1 dari 3 halaman

Bahaya Kekurangan Vitamin D saat Hamil

Vitamin D untuk ibu hamil berperan penting dalam metabolisme tulang dan berpengaruh terhadap kadar kalsium tubuh. Kekurangan vitamin D dalam jangka panjang berpengaruh terhadap kesehatan tulang.

Tidak hanya itu, kekurangan vitamin D saat hamil juga dapat menyebabkan dampak merugikan berikut ini:

  • Risiko Preeklampsia Meningkat

Salah satu dampak kekurangan vitamin D pada ibu hamil yang telah dibuktikan oleh beberapa penelitian adalah meningkatnya risiko preeklampsia.

Gangguan ini ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi pada ibu hamil, dan ditemukannya protein pada urine.

Preeklampsia yang terjadi tanpa ditangani dengan tepat dapat meningkatkan risiko kerusakan organ ginjal dan hati.

Selain itu, kondisi ini turut meningkatkan risiko penyakit jantung, solusio plasenta, dan stroke.

  • Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)

Kekurangan vitamin D saat hamil juga berhubungan dengan berat badan lahir rendah (BBLR) pada bayi. Kondisi ini ditandai dengan berat lahir bayi yang tidak mencapai 2.500 gram.

Sebagian kasus berat badan lahir rendah membuat bayi membutuhkan pemantauan kesehatan lebih lanjut.

Pasalnya, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi pada bayi, seperti masalah pada usus atau kondisi paru-paru yang “belum matang”.

  • Gangguan Pertumbuhan Tulang Bayi

Kekurangan vitamin D selama kehamilan dapat berdampak pada gangguan mineralisasi tulang bayi.  Kondisi tersebut pun bisa menyebabkan rickets kongenital.

Rickets kongenital atau rakhitis dapat mengakibatkan tulang tengkorak lunak; perubahan bentuk maupun struktur tulang, khususnya pada rusuk dan dada; serta tumbuh kembang bayi yang lambat.

Artikel Lainnya: Sudahkah Anda Mendapat Asupan Vitamin D yang Cukup?

2 dari 3 halaman

Solusi untuk Penuhi Vitamin D pada Ibu Hamil

Guna mencegah dampak buruk tersebut, memenuhi vitamin D untuk ibu hamil adalah sebuah kewajiban yang tidak boleh diabaikan.

Anda dapat melakukan beberapa hal berikut guna memenuhi kebutuhan vitamin D untuk ibu hamil:

  • Mendapat Paparan Sinar Matahari

Sinar matahari merupakan komponen penting dalam aktivasi vitamin D di tubuh. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk mendapatkan paparan sinar matahari pagi sambil berolahraga ringan guna memenuhi kebutuhan vitamin D sehari-hari.

  • Perhatikan Pola Makan

Vitamin D untuk ibu hamil dapat dipenuhi dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.

Beberapa pilihan menu kaya vitamin D, misalnya ikan salmon, sarden, tuna, telur, dan susu.

  • Konsumsi Suplemen Vitamin D

Ibu hamil membutuhkan 600 IU vitamin D setiap hari. Guna memenuhi kebutuhan tersebut, alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi suplemen yang tepat.

Suplemen vitamin D yang dianjurkan adalah Prove D3 Drop. Mengandung 400 IU dalam setiap tetesnya, suplemen ini dapat bantu penuhi kebutuhan vitamin D selama kehamilan

Prove D3 Drop dapat dikonsumsi sebanyak 1 hingga 2 tetes dalam sehari, atau sesuai dengan anjuran dokter.

Prove D3 Drop dapat diteteskan secara langsung ke dalam mulut, diteteskan di sendok terlebih dahulu, atau dicampur dengan air putih. Praktis dan mudah dibawa ke mana pun ibu hamil pergi.

Pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan vitamin D selama kehamilan. Jadikan pula Prove D3 Drop sebagai pelengkap asupan bergizi sehari-hari, agar terhindar dari dampak kekurangan vitamin D pada ibu hamil.

Jika butuh saran atau bantuan lebih lanjut mengenai kebutuhan vitamin D pada ibu hamil, tak perlu sungkan untuk berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

1 Komentar