Berita Kesehatan

Ini Pentingnya Penuhi Kebutuhan Vitamin D Setiap Hari

dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid, 28 Apr 2020

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Kebutuhan vitamin D yang memadai setiap hari sangat dibutuhkan untuk mendukung kesehatan tulang dan gigi. Lantas, berapa dosis vitamin D yang dibutuhkan?

Ini Pentingnya Penuhi Kebutuhan Vitamin D Setiap Hari

Anda pasti pernah mendengar pentingnya mencukupi kebutuhan vitamin harian. Misalnya, vitamin C untuk menangkal radikal bebas, dan vitamin A untuk untuk kesehatan mata. Namun, pernahkah Anda mendengar tentang pentingnya vitamin D? 

Mungkin belum banyak yang tahu tentang manfaat vitamin D untuk kesehatan, yang tidak kalah pentingnya dengan kalsium. Bahkan, penelitian mengatakan bahwa vitamin D dan kalsium merupakan komponen yang tidak dapat dipisahkan perannya.

Perlu diketahui bahwa kalsium merupakan mineral utama penyusun tulang, sedangkan vitamin D berfungsi untuk memaksimalkan penyerapan kalsium di usus.  Jika kebutuhan kalsium harian Anda terpenuhi namun kadar vitamin D dalam tubuh masih rendah, maka penyerapan kalsium tidak akan menjadi maksimal.

Artikel Lainnya: Ketahui Kebutuhan Vitamin D Berdasarkan Usia Anda

1 dari 3

Pentingnya Vitamin D bagi Kesehatan Tubuh

Tubuh manusia akan mengaktifkan vitamin D saat terpapar sinar matahari, khususnya ultraviolet B (UVB). Vitamin ini juga akan aktif secara sempurna setelah melewati liver dan ginjal, yaitu menjadi bentuk 1,25(OH)2D atau calcitriol

Anda dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin D setiap hari agar bisa merasakan berbagai manfaat berikut ini:

  • Membantu proses penyerapan kalsium, untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi
  • Mengontrol berat badan agar tetap stabil
  • Menurunkan risiko kanker
  • Mencegah diabetes
  • Mencegah depresi
  • Menurunkan Risiko Multiple sclerosis (MS)

Sementara itu, jika kebutuhan vitamin D Anda tidak tercukupi, maka proses penyerapan kalsium di usus hanya mencapai 10-15%. Padahal, target yang diperlukan adalah sekitar 30-40%

Selain itu, tidak tercukupinya kebutuhan vitamin D harian juga bisa meningkatkan risiko terjadinya rakhitis pada anak-anak dan osteomalasia pada orang dewasa. Sementara itu, kekurangan vitamin D pada lanjut usia bisa meningkatkan risiko patah tulang panggul sebesar 2,2 kali lipat. Pada wanita, risiko tersebut bahkan lebih besar lagi.

Itulah sebabnya Anda dianjurkan untuk selalu memenuhi kebutuhan vitamin D setiap hari. Dalam hal ini, Anda mesti mendapatkan asupan vitamin D sesuai dosis yang dibutuhkan.

Artikel Lainnya: Ini yang Perlu Diketahui Calon Orang Tua Mengenai Vitamin D

2 dari 3

Dosis vitamin D yang Tepat Berdasarkan Usia

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, berikut ini adalah kebutuhan vitamin D berdasarkan usia:

  • Bayi di bawah 12 bulan: 5 mikrogram 
  • Anak usia 1-17 tahun: 15 mikrogram
  • Dewasa usia 18-64 tahun: 15 mikrogram
  • Lansia lebih dari 64 tahun: 20 mikrogram

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Anda perlu terpapar sinar matahari pagi secara rutin. Anda disarankan untuk berjemur selama 20-30 menit pada pukul 9 pagi, dengan sinar matahari yang mengenai wajah dan lengan tangan. Hindari penggunaan tabir surya untuk mendapatkan pasokan vitamin D yang optimal.

Selain itu, vitamin D juga bisa didapatkan dari makanan sehari-hari. Beberapa sumber vitamin D yang dapat dijadikan pilihan, misalnya susu, yoghurt, keju, ikan salmon, tuna, ikan, tahu, tempe, buah jeruk, dan jamur. 

Artikel Lainnya: Benarkah Kurang Vitamin D Rentan Picu Depresi?

3 dari 3

Mendeteksi Tanda dan Gejala Kekurangan Vitamin D

Pada kasus yang parah, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan terjadinya gangguan tulang, depresi, dan rentan mengalami infeksi.

Namun, bila kekurangan vitamin D tidak begitu parah, kondisi tersebut sangat sulit dikenali. Hingga kini, satu-satunya cara yang akurat untuk memastikan apakah kebutuhan vitamin D telah tercukupi hanyalah dengan melakukan pemeriksaan kadar vitamin D dalam darah di laboratorium. 

Jika Anda memiliki kondisi di bawah ini, sebaiknya lakukan pemeriksaan kadar vitamin D secara rutin:

  • Lansia (orang berusia 65 tahun ke atas)
  • Orang-orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • Orang dengan pola diet vegan atau vegetarian
  • Orang yang jarang terpapar sinar matahari

Orang-orang dengan kategori di atas sangat rentan mengalami kekurangan vitamin D. Oleh karena itu, pemeriksaan secara rutin sangat dianjurkan guna melakukan deteksi dan penanganan sejak dini. 

Pastikan untuk tidak lupa pentingnya kebutuhan vitamin D setiap hari. Jika Anda terkendala untuk mendapatkan asupan vitamin D dari makanan, jangan sungkan untuk berkonsultasi pada dokter melalui Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter agar bisa mendapatkan suplemen yang tepat. 

(NB/ RH)

vitamin d
tulang
vitamin
kalsium