Sukses

Ini Panduan Olahraga di Gym pada Masa New Normal

Akhirnya bisa semangat lagi olahraga di gym! Sebelumnya, ketahui dulu aturan nge-gym saat new normal berikut ini biar tetap aman.

Mulai masuk masa new normal, beberapa macam aktivitas sudah bisa kembali dilakukan dengan tetap menaati protokol yang ada. Salah satu tempat yang akan kembali dibuka adalah tempat gym

Meski begitu, Anda tetap perlu waspada, karena tempat gym bisa jadi salah satu tempat penularan COVID-19 yang berbahaya. 

1 dari 4 halaman

Gym Jadi Tempat Berisiko Penularan Virus Corona

Salah satu kekhawatiran utama para ahli kesehatan tentang COVID-19 adalah seberapa mudahnya virus dapat menyebar melalui udara lewat droplet atau tetesan pernapasan, terutama di ruang yang tidak terlalu luas.

Para peneliti dari Korea Selatan baru-baru ini memperingatkan orang-orang agar tidak berlatih keras di ruang tertutup seperti tempat gym. Hal ini karena berisiko menularkan virus penyebab penyakit, termasuk virus corona. 

Melansir laman Healthline, menurut laporan dalam Emerging Infectious Diseases, peneliti Korea melihat kasus COVID-19 yang dikonfirmasi dan akhirnya melacak kasus yang dikonfirmasi secara berurutan setelah para pasien kembali berolahraga di tempat gym.

Pada akhirnya, tim peneliti menemukan 112 kasus COVID-19 yang terkait dengan kelas latihan menari di 12 tempat yang berbeda. 

Menurut para peneliti, udara lembap dan hangat disertai dengan aliran udara yang bergerak dapat menciptakan lingkungan di mana droplet bisa menyebar dengan mudah. 

Dokter Robert Glatter, seorang dokter obat darurat di Lenox Hill Hospital, New York, mengatakan berdasarkan penelitian baru-baru ini, tetesan aerosol dapat tetap mengudara selama 3 jam.

Hal ini membuat potensi untuk menyebar di ruang ramai dan terbatas seperti studio olahraga.

“Orang-orang yang bernapas lebih cepat setelah olahraga cenderung mengeluarkan droplet dari mulutnya. Ini bisa jadi risiko penularan bila sampai terhirup oleh orang lain yang sama-sama berada di ruangan tersebut. Perlu diingat, meski orang yang memiliki COVID-19 tidak bergejala, ia masih dapat menyebarkan penyakit ini,” jelas dr. Robert. 

Menanggapi hal ini, dr. Rio Aditya pun setuju bahwa tempat gym bisa jadi salah satu tempat penularan virus corona yang perlu diwaspadai. 

“Kalau di ruangan tertutup dan kita juga berolahraga bersama-sama, biasanya kurang ada jarak antara satu orang dengan orang lainnya. Apalagi bila olahraga di studio class yang banyak peminatnya, seperti zumba, body combat, muay thai, dan sebagainya. 

Di gym biasanya, kan, indoor dan ber-AC, sirkulasi udara juga tidak sebaik outdoor. Jadi, jika ada orang yang batuk atau bersin, maka akan lebih mudah menularkan,” ujar dr. Rio pada KlikDokter.

“Lalu, alat-alat di gym digunakan bersama-sama. Kita tidak tahu apakah ada orang yang habis batuk sudah cuci tangan atau belum, atau langsung pegang alat-alatnya. Jadi, penularannya lewat itu,” tambahnya. 

Artikel Lainnya: Gowes di Masa New Normal, Amankah Bersepeda saat Pandemi?

2 dari 4 halaman

Panduan Olahraga di Gym Saat New Normal

Meski tidak dianjurkan, tapi bila Anda tetap ingin berolahraga di gym, maka ada beberapa aturan yang wajib Anda patuhi, seperti: 

  1. Jaga Jarak Aman 

Meski belum ada bukti pasti yang mengatakan virus COVID-19 bisa menyebar melalui keringat, tapi menjaga jarak dari satu orang ke orang lain tetap wajib Anda lakukan. 

Pasalnya, ketika berolahraga, Anda maupun orang lain akan bernapas lebih cepat, sehingga bisa ada tetesan air liur yang keluar dari mulut. 

Apabila ini terhirup atau mengenai tubuh Anda dan tidak langsung dibersihkan, maka bisa saja Anda tertular virus penyakit yang dimiliki orang tersebut. Dalam masa pandemi ini, bukan tidak mungkin orang itu positif corona tanpa gejala. 

  1. Hindari Masuk ke Studio Class

“Bila ingin olahraga di gym, hindari ikut studio class seperti zumba, body combat, dan sebagainya. Semakin ramai tempat Anda berolahraga, semakin tinggi juga risiko penularan virus corona,” ujar dr. Rio

  1. Bawa Matras dan Perlengkapan Olahraga Sendiri 

Umumnya, studio gym pasti sudah menyiapkan alat olahraga seperti matras. Untuk mengurangi risiko penularan virus corona, disarankan untuk membawa sendiri alat olahraga dan hindari meminjam alat ke orang lain. 

“Kalau tidak punya matras atau perlengkapan olahraga lainnya, siapkan cairan disinfektan atau alkohol untuk disemprotkan ke alat olahraga sebelum digunakan,” kata dr. Rio. 

Artikel Lainnya: Masuki New Normal, Waspada Risiko Gangguan Kesehatan Anak

  1. Hindari Penggunaan Sarung Tangan 

Penggunaan sarung tangan merupakan salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan masyarakat. 

Bukannya menghindari Anda dari virus atau kuman penyebab penyakit, penggunaan sarung tangan justru bisa meningkatkan risiko tertular virus. 

Pasalnya, sarung tangan yang Anda gunakan akan terkontaminasi oleh virus dari benda luar. 

Selanjutnya, secara tidak langsung Anda malah memegang ponsel atau botol minum yang dibawa selama sesi olahraga. 

Nantinya, virus ini akan berpindah ke ponsel atau botol minum, yang kemudian bisa berpindah lagi ke wajah maupun mulut Anda. 

  1. Gunakan Masker 

Meski tidak dianjurkan, tapi selama memasuki atau berada di area gym, Anda diwajibkan menggunakan masker. 

Hal ini berguna untuk mencegah virus masuk ke dalam saluran napas, yang nantinya bisa membuat tubuh jadi terinfeksi. 

“Olahraga pakai masker tidak aman untuk semua orang. Buat orang yang terbiasa olahraga rutin (misalnya atlet), mungkin tidak masalah karena tubuhnya sudah terbiasa dengan kondisi ‘kekurangan’ oksigen. Berbeda dengan orang biasa yang mungkin tidak terbiasa dengan kondisi ini, justru bisa berbahaya,” jelas dr. Rio. 

“Sebaiknya lihat-lihat tempat. Bila ramai, pakai masker saat olahraga. Kalau sepi atau sendirian, tidak perlu pakai masker dan tentunya harus disesuaikan dengan olahraganya. Harus bijaksana juga dan cerdas. Jangan latah dengan kegiatan orang lain,” tambahnya. 

Artikel Lainnya: Lebih Baik Olahraga Pakai Masker atau Tidak, Ini Anjuran yang Tepat!

3 dari 4 halaman

Inovasi yang Dilakukan Pihak Gym Selama Pandemi

Melansir CNN, salah satu pemilik tempat gym bernama Peet Sapsin mengeluarkan inovasi baru ketika membuka kembali gym-nya yang bernama Inspire South Bay Fitness di Redondo, California. 

Hal ini dilakukan agar para pengunjung gym bisa merasa aman dan nyaman selama berolahraga. 

Ide ini pertama kali muncul ketika Sapsin menanyakan pada beberapa kliennya, apakah mereka merasa nyaman bila menggunakan masker selama berolahraga. 

Hampir semua klien Sapsin mengatakan hal tersebut sangatlah tidak nyaman. Karena, para pengguna gym merasa kesulitan bernapas selama sesi olahraga. 

Akhirnya, Sapsin dan istrinya membuat sebuah bilik kecil yang terbuat dari plastik dan tirai shower, di mana setiap kliennya bisa berolahraga di dalam sana tanpa harus khawatir tertular virus corona. 

Kalau Anda pernah masuk ke dalam kamar ganti baju di mall, kira-kira bentuknya seperti itu, namun transparan dan di dalamnya sudah tersedia alat gym seperti barbel, matras, dan sebagainya. 

Setiap klien akan mendapatkan satu bilik per orang, dengan panjang area sekitar 6 kaki dan tinggi 10 kaki. 

Tidak hanya itu saja, guna menjaga rasa aman para klien, Sapsin juga membatasi jumlah pengunjung setiap harinya dan membatasi jam olahraga. 

Wah, kreatif sekali, ya! Inovasi seperti ini bisa juga jadi ide bagus untuk pencegahan virus corona di area gym.  

Tetaplah rajin berolahraga dan berpola makan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit. Nah, kalau mau konsultasi dengan dokter seputar kesehatan, pakai LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar