HomeInfo SehatCovid-19Positif COVID-19, Ini Tanda Kamu Harus Dirawat di Rumah Sakit
Covid-19

Positif COVID-19, Ini Tanda Kamu Harus Dirawat di Rumah Sakit

dr. Nadia Octavia, 28 Okt 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Saat positif virus corona dan tidak bergejala, Anda disarankan isolasi mandiri. Lalu, kondisi apa yang mengharuskan segera ke RS saat COVID-19?

Positif COVID-19, Ini Tanda Kamu Harus Dirawat di Rumah Sakit

Dua tahun berlalu, kasus COVID-19 di Indonesia belum juga berakhir. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 pada Sabtu (22/10/2022) lalu melaporkan terdapat 6.469.276 orang terkonfirmasi positif terjangkit virus corona, di mana 6.291.941 di antaranya dinyatakan sembuh. 

Meski kasus coronavirus tidak setinggi di awal pandemi dan ada banyak pasien positif yang dinyatakan sembuh, masyarakat tetap harus waspada dengan penularan SARS-CoV-2. 

Soalnya, virus corona tak jarang bisa menimbulkan gejala berat sehingga pasien yang positif COVID harus dirawat di rumah sakit

Tanda-Tanda Pasien COVID-19 Harus Dirujuk ke Rumah Sakit

Jadi Alat Utama Atasi Infeksi Virus Corona, Apa Fungsi Ventilator?

Kapan harus ke rumah sakit (RS) saat terkena COVID? Kamu harus dirujuk ke RS jika mengalami sederet kondisi berikut: 

1. Kesulitan Bernapas

Apabila kamu mengalami kesulitan bernapas bahkan saat beristirahat, maka waspadalah. Terlebih jika kamu berbicara terbata-bata dan banyak terpotong karena kerap berhenti untuk mengambil napas.

Kalau sudah begini, segera cari pertolongan medis di fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.

Kamu juga perlu dirujuk ke rumah sakit apabila merasa sangat lelah hanya karena berjalan ke ruangan lain atau naik turun tangga. Kondisi ini dapat menandakan hal serius.

Artikel lainnya: Ini Perawatan Pasien Positif COVID-19 Omicron di Rumah

2. Kadar Oksigen Tubuh Rendah

Ketika kadar oksigen tubuh rendah, kamu harus memperoleh perawatan medis segera. Kadar oksigen dinyatakan rendah bila di bawah 95 persen. Kamu bisa mengecek kadar oksigen secara berkala menggunakan pulse oximeter.

Saat kekurangan oksigen, sejumlah gejala bisa kamu alami, seperti sesak napas, tangan kaki terasa dingin, dan detak jantung cepat. Sirkulasi oksigen di tubuh yang berkurang juga membuat kamu susah fokus dan kebingungan.

Kamu juga bisa merasakan kantuk yang ekstrem sehingga sulit terbangun dari tidur. 

3. Dada Nyeri

Tanda pasien positif COVID-19 harus dirawat di rumah sakit lainnya, yaitu mengalami substernal chest pain atau sakit di bawah tulang dada. Beragam hal bisa jadi penyebabnya, seperti efek peradangan pada otot yang mungkin disebabkan oleh infeksi virus corona. 

Sakit di bawah tulang dada juga bisa terjadi karena batuk yang terlampau keras sehingga otot-otot tertarik. Nyeri dada bisa disebabkan pula oleh pneumonia. Umumnya, pneumonia disertai gejala lain, seperti demam, sesak, dan batuk

Selain itu, komplikasi COVID berupa emboli paru juga bisa menimbulkan sakit di bawah tulang dada. Emboli paru adalah kondisi ketika ada gumpalan darah yang masuk dan menyumbat pembuluh darah paru.

Setiap nyeri dada yang dirasakan sebaiknya harus segera dievaluasi dokter. Jadi, penyebab spesifiknya bisa diketahui.

Artikel lainnya: Sesak Napas Saat Isolasi Mandiri, Ini Cara Mengatasinya!

4. Demam Tinggi Lebih dari Tiga Hari

Mintalah perawatan medis lebih lanjut apabila kamu mengalami demam di atas 38 derajat Celsius selama lebih dari tiga hari. Bahkan, demam tidak sembuh dengan obat penurun demam.

Kelelahan dan nyeri otot yang tak membaik sebaiknya juga diwaspadai.

5. Hilang Indera Penciuman dan Perasa Disertai Diare Parah

Infeksi coronavirus bisa membuat indra penciuman dan perasa hilang. Selain itu, kamu bisa mengalami diare.

Bila diare makin parah dan kemampuan indra penciuman maupun perasa tidak kunjung membaik, kamu sebaiknya dirawat di rumah sakit.

Artikel lainnya: Panduan Cara Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 Anak

6. Wajah dan Bibir Kebiruan

Berikutnya, gejala COVID-19 yang harus dirawat di rumah sakit adalah ketika wajah dan bibir kamu membiru. Kondisi ini menunjukkan gejala hipoksia (kurang oksigen).

Karenanya, pasien yang positif COVID-19 harus dirawat di rumah sakit.

7. Batuk Tak Kunjung Sembuh atau Makin Parah

Segera cari pertolongan medis apabila batuk terjadi terus-menerus, bahkan makin parah disertai gejala infeksi virus corona lainnya.

Selain itu, perubahan pada penglihatan, muntah, dan batuk darah juga harus diwaspadai.

Artikel lainnya: Peralatan yang Harus Dimiliki Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri

Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Gejala Tersebut?

Penanganan COVID-19 pada Pasien GERD

Terdapat sejumlah hal yang harus dilakukan ketika kamu positif COVID-19 dan menjalani isolasi mandiri. Selain menggunakan kamar terpisah, jaga jarak dengan anggota keluarga lain.

Gunakan masker, lalu buang di tempat terpisah. Tak lupa, jaga kebersihan ruangan dan pakai disinfektan. 

Saat berada di kamar dan kondisi baik-baik saja, tetaplah beraktivitas, misalnya melakukan hobi. Hindari terlalu banyak berbaring, ya!

Kamu sebaiknya berjemur 15-30 menit setiap pagi untuk mendapatkan paparan sinar matahari.

Selain itu, #JagaSehatmu dengan mengonsumsi makanan bergizi dan minum air putih yang cukup. Konsumsi juga obat sesuai anjuran dokter. 

Untuk mendukung proses pemulihan, tambahkan asupan vitamin dan mineral yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh, seperti vitamin C, D, E, dan zink. Konsumsi setiap hari sesuai dosis.

Artikel lainnya: Rawat Anggota Keluarga Penderita COVID-19 Sebabkan Tekanan Mental

Pantau gejala dan perhatikan tanda bahaya, misalnya sesak napas, nyeri dada, demam tinggi, dan penurunan kesadaran. Jika ada tanda-tanda bahaya, segera hubungi faskes terdekat.

Selama isolasi mandiri, kamu sebaiknya tetap berkonsultasi kepada dokter dan laporkan ke faskes tingkat pertama (FKTP). Jadi, kamu dapat melakukan langkah penanganan dan tahu kapan harus ke RS saat COVID-19. 

Jika kamu mengalami gejala berat, pemeriksaan PCR di RS perlu dilakukan. Pengambilan spesimen sebaiknya dilakukan oleh petugas laboratorium yang kompeten dan berpengalaman di faskes terdekat. Kamu juga bisa langsung dirujuk ke ruang perawatan COVID-19. 

Mengetahui sederet tanda pasien COVID-19 yang harus dirawat di rumah sakit penting agar mengurangi risiko komplikasi yang membahayakan kesehatan. Apabila kamu mengalami gejala infeksi coronavirus di atas segera konsultasikan kepada dokter.

Hanya dengan menggunakan ponsel, kamu bisa konsultasi seputar COVID-19 melalui fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter. 

(ADT/JKT)

virus corona

Konsultasi Dokter Terkait