Sukses

Ini Akibatnya Jika Kamu Benci Diri Sendiri!

Sebagian orang ada yang membenci diri sendiri. Entah apa latar belakang dari kondisi tersebut, yang jelas, perasaan tersebut hanya membawa kerugian.

Masa iya, ada orang yang membenci dirinya sendiri? Ya, mungkin itu pertanyaan yang muncul ketika Anda melihat judul dari artikel ini. Padahal, ada banyak sekali orang yang ternyata membenci diri sendiri, bahkan untuk alasan yang tidak jelas.

Mereka ini adalah orang-orang yang minder dengan kondisi fisik, kemampuan, serta karakter diri. Mereka merasa tak pantas untuk berada di suatu lingkungan atau kondisi tertentu. Perasaan tersebut pada akhirnya berhasil “membunuh” dan bikin Anda depresi!

Itulah mengapa, kini, istilah “Love Myself” sedang ramai digaungkan di berbagai aspek. Tujuannya, agar semakin sedikit orang-orang yang benci terhadap dirinya sendiri dan meningkatkan kadar penerimaannya.

Penyebab Munculnya Perasaan Benci terhadap Diri Sendiri

Sementara itu, Zarra Dwi Monica, M.Psi., Psikolog dari KlikDokter mengatakan, orang yang membenci dirinya sendiri bisa disebabkan oleh sebuah ekspektasi (harapan atau keyakinan).

“Mereka merasa bahwa diri yang sesungguhnya (real self) tidak sesuai dengan ekspektasi-ekspektasi mengenai dirinya sendiri (ideal self),” jelasnya.

“Ketika sadar ada gap di antara real self dengan ideal self yang ia miliki, orang tersebut cenderung akan membenci dirinya sendiri. Ini dibahas dalam teori psikoanalisis Horney,” Zarra melengkapi.

Orang yang membenci diri sendiri biasanya tidak akan cocok (bermusuhan atau saling bersinggungan) dengan orang lain yang memiliki karakter mirip dengan dirinya.

“Kenapa demikian? Sebenarnya, orang yang dia benci mengingatkan sama kondisi dirinya sendiri. Padahal, orang itu tidak salah apa-apa, dan tak mesti dibenci juga,” tutur Zarra.

Artikel Lainnya: Kenali Bahaya Self Bullying pada Diri Sendiri

1 dari 4 halaman

Bagaimana Ekspresi Orang yang Benci pada Diri Sendiri?

Tak cuma bermusuhan dengan orang lain yang punya karakter mirip dengan dirinya, orang yang membenci diri sendiri juga akan mengungkapkan ekspresi, seperti:

  • Terus-menerus memberi tuntutan ke dirinya sendiri. Orang itu mengharuskan dirinya sendiri untuk bisa ini, bisa itu, pokoknya bisa segala hal.
  • Mereka juga tidak akan memberi ampun ke diri sendiri saat ada sesuatu yang salah. Orang tersebut bisa tidak memaafkan dirinya sendiri dan terus-terusan menyesal.
  • Frustasi dan kerap menyakiti diri sendiri merupakan ekspresi membenci diri sendiri di level yang cukup parah. Tak sekadar menyakiti mental, dia juga akan menyakiti fisiknya. Bisa dengan cara menyilet, pukul-pukul diri, pakai narkoba, dan lain sebagainya.

Artikel Lainnya: 5 Tips Mudah Bangun Rasa Percaya Diri Anda

2 dari 4 halaman

Apa Dampak Membenci Diri Sendiri?

Karena merasakan ketidaknyamanan, tentu secara sadar maupun tidak sadar, “pelakunya” akan mencari sebuah pelarian. Pelarian yang paling mudah ditemui serta dilakukan adalah makan makanan enak.

Sesekali, sih, tidak apa-apa. Tapi kalau sampai keterusan, bisa-bisa berat badan jadi tak terkontrol (obesitas), lalu kondisi tersebut akan meningkatkan berbagai risiko penyakit. Kalau sudah begini, bukannya membaik, pasti rasa benci terhadap diri makin meningkat (menganggap diri gemuk dan lemah).

Dampak membenci diri selanjutnya ialah selalu kehilangan kesempatan emas. Ya, karena selalu minder dan tak merasa dirinya berharga, orang ini tidak akan pernah berani mengambil kesempatan. Alhasil, dia susah berkembang!

Kalaupun berani mengambil kesempatan, hasilnya baik, dan mendapat pujian, si pelaku akan merasa bahwa pujian itu tidak pantas pantas dia terima.

Yang paling buruk dari dampak membenci diri sendiri adalah bisa merusak hubungan dengan orang lain. Karena selalu merasa tak pantas, Anda akan selalu menolak atau enggan menerima kasih sayang dari orang lain, sekalipun kasih sayang tersebut tulus.

Alhasil, Anda akan hidup dalam rasa sepi dan sulit untuk bersosialisasi. Bahkan, bukan tak mungkin karena telah mengeliminasi orang-orang yang tulus menyayangi, Anda malah salah memilih teman dan tersakiti betulan.

Artikel Lainnya: Ini 6 Manfaat Berbicara dengan Diri Sendiri

3 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Supaya perasaan membenci diri sendiri tak betah berlama-lama di diri Anda, psikolog Zarra punya tips yang cukup mudah dilakukan, yaitu:

  • Kenali dan terima kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Semua orang itu punya plus dan minus, jadi jangan cuma fokus di bagian yang kurang saja.
  • Belajar untuk memaafkan diri sendiri. Yuk, coba move on dari kesalahan di masa lalu. Jika memang ada yang bisa diperbaiki ke depannya, maka fokus di bagian itu saja.
  • Atur ekspektasi sewajarnya. Jangan terlalu tinggi dan jangan terlalu rendah. Ini biasanya bisa diwujudkan jika cara pertama sudah bisa dipahami betul.
  • Terakhir, stop membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Setiap orang punya masalah dan ceritanya masing-masing. Apa yang Anda ketahui itu hanya kulit luarnya saja.

Mulai sekarang, coba untuk tidak membenci diri sendiri dan menerima apa adanya tanpa menghalangi Anda untuk bergerak maju. Itu juga merupakan suatu bentuk ucapan syukur kepada Tuhan karena Dia sudah menciptakan kita ke dunia.

Apabila masih punya pertanyaan soal membenci diri sendiri atau masalah psikologis lainnya, Anda bisa berkonsultasi langsung pada psikolog dan dokter kami melalui fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

1 Komentar