Sukses

Mata Bayi Belekan Terus, Apa Penyebabnya?

Sudah dibersihkan berulang kali, tapi mata bayi masih saja belekan. Apa penyebab dan bagaimana cara mengatasi mata bayi belekan? Cek kata dokter berikut.

Hampir tak ada orang tua yang tidak khawatir bila mata anaknya bermasalah, dalam hal ini, terus mengeluarkan kotoran alias belek. Ada satu pengalaman di mana seorang ibu memiliki anak berusia 2 bulan dengan kondisi mata bayi belekan terus meski sudah dibersihkan.

Si ibu sudah membersihkan mata anaknya dengan air hangat. Bahkan, salep mata pun sudah diberikan. Namun sayang, mata bayi masih terus mengeluarkan kotorannya! Lantas, apa kata dokter soal kondisi ini?

Penyebab Mata Bayi Belekan

Menurut dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter, mata belekan pada bayi yang baru lahir sebenarnya merupakan hal yang wajar. Sebab, kelenjar air mata bayi belum memiliki kinerja yang sempurna.

“Katup air matanya masih tertutup, sehingga ada sumbatan pada saluran air mata yang terhubung ke rongga hidung. Karena tak bisa mengalir ke rongga hidung, timbullah genangan yang berujung pada terbentuknya kotoran mata atau belek pada mata bayi,” jelas dokter yang kerap disapa dr. Adel itu.

Kondisi ketidaksempurnaan saluran air mata ini akan berlangsung hingga anak berusia 7 bulan. Setelah itu, umumnya saluran tersebut bisa bekerja maksimal sehingga kotoran dan air mata dapat mengalir tanpa kendala.

Artikel lainnya: Agar Tak Sakit Mata Saat Musim Kemarau, Lakukan 11 Cara Ini

1 dari 3 halaman

Bagaimana Cara Mengatasi Mata Belekan pada Bayi?

Dokter Adel menyarankan ibu untuk memijat-mijat pangkal hidung anak bila sumbatan air mata terjadi lagi. Pijatan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan jari telunjuk dan area yang diberi penekanan adalah pangkal hidung ke bawah.

“Pijatan ini berfungsi membantu membuka saluran air mata yang tersumbat. Ibu juga perlu ingat bahwa tidak disarankan untuk menyentuh mata anak dengan tangan yang kotor. Jadi, sebelum melakukan tindakan ini, Anda harus membersihkan tangan dulu dengan air mengalir dan sabun,” katanya. 

Akan lebih baik bila kapas yang digunakan diganti setelah sekali usap. Tujuannya, agar kotoran tidak kembali masuk ke mata bayi. Bila jari telunjuk dirasa terlalu kuat saat memberi pijatan di area  mata dan pangkal hidung, jari kelingking bisa digunakan.

Artikel lainnya: Mengatasi Sakit Mata pada Balita

2 dari 3 halaman

Apakah Bisa Mengindikasikan Suatu Penyakit?

Meski secara umum ini termasuk kondisi normal, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Misalnya, perubahan warna dan perbedaan tekstur kotoran. Jika ini terjadi, bisa mengindikasikan sedang terjadi suatu infeksi. Misalnya saja seperti ini.

  • Infeksi Virus

Dalam kondisi ini, mata bayi akan memerah dan keluar sekret cair terus-menerus. Ini disebabkan oleh serangan virus. Minum antibiotik atau mengoleskan salep bukan solusinya karena virus tidak dapat dibunuh dengan antibiotik. 

“Cara tepat yang dapat dilakukan adalah membersihkan kotoran pada mata bayi dengan menggunakan kapas dan air hangat secara rutin, serta berikan ASI sesering mungkin untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya,” ucap dr. Adel. 

  • Infeksi Bakteri

Pada kondisi ini, mata anak akan mengeluarkan kotoran berwarna kekuningan. Untuk mengatasinya, Anda bisa ke dokter untuk mendapatkan resep antibiotik untuk buah hati Anda. 

  • Adenovirus

Pada kondisi ini, kotoran yang dikeluarkan tidak terlalu kental.

  • Alergi

Kotoran yang dikeluarkan akan lengket dan memanjang bila ditarik. Langkah yang paling bijak untuk mengatasi penyebab alergi adalah dengan cara menghindari penyebab alergi tersebut dan minum obat antihistamin.

Itu dia penyebab mata bayi belekan. Bila tanda-tanda di atas sudah muncul, jangan tunda lagi bawa si Kecil ke dokter. Apalagi jika bayi sudah kesulitan untuk membuka kedua matanya. Kalau masih punya pertanyaan lain seputar kesehatan bayi, tanyakan langsung via LiveChat!

[HNS/AYU]

2 Komentar