Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Bisakah Turunkan Berat dengan Terapi Air Putih ala Orang Jepang?

Bisakah Turunkan Berat dengan Terapi Air Putih ala Orang Jepang?

Ingin menurunkan berat badan dengan terapi air putih seperti orang-orang Jepang? Jangan buru-buru mencobanya. Yuk, simak dulu efektivitas dan keamanannya.

Sudah coba beberapa diet, tapi berat badan masih jauh dari angka ideal. Dari hasil browsing internet atau rekomendasi teman, Anda penasaran dengan terapi air putih ala orang-orang Jepang. Apalagi sudah tahu bahwa air putih itu banyak manfaatnya!

Manfaat Terapi Air Putih

Selain untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya, menjalankan terapi air putih secara teratur dalam jumlah yang cukup bisa mendatangkan banyak kebaikan bagi tubuh.

Mulai dari menghidrasi kulit sehingga kulit terjaga kelembapannya dan tampak sehat, membantu melancarkan pencernaan karena usus butuh air untuk penyerapan makanan sehari-hari dan mencegah sembelit.

Selain itu, asupan cairan yang cukup juga akan meningkatkan aliran darah ke otak. Ini akan sangat membantu untuk meningkatkan konsentrasi.

Artikel lainnya: Jangan Lupa Minum Air Putih, Ini Alasannya

1 dari 3 halaman

Cara Turunkan Berat Badan dengan Terapi Air Putih

Dari begitu banyaknya manfaat bagi tubuh, ternyata air putih juga bisa membantu mendapatkan berat badan ideal. Manfaat terapi air putih untuk menurunkan berat badan bisa didapat dengan cara-cara di bawah ini.

  1. Minum Air Putih Sesaat Setelah Bangun Tidur

Tip mudahnya, siapkan botol minum di meja sebelah tempat tidur. Jadi, sesegera mungkin setelah bangun, Anda bisa langsung meminumnya.

Minum air putih saat bangun tidur itu ibarat sakelar bagi tubuh. Jumlah air putih yang disarankan untuk diminum adalah 500-700 mililiter secara teratur setiap pagi dalam kondisi perut kosong.

  1. Air Hangat Lebih Baik

Akan lebih baik jika air yang diminum dalam keadaan hangat. Sebab, temperatur tersebut akan memberikan efek yang lebih menyegarkan dalam tubuh.

Artikel lainnya: Mengapa Sakit Gigi Bisa Memicu Sakit Kepala?

  1. Sikat Gigi Setelahnya

Setelah itu, beranjaklah untuk menyikat gigi. Anda baru boleh mengonsumsi makanan dan minuman lainnya setelah 45 menit sejak terapi air putih dilakukan.

  1. Lakukan Bertahap

Khususnya lansia atau orang-orang dengan penyakit tertentu seperti diabetes melitus sangat dianjurkan untuk memulai terapi air putih secara bertahap.

Anjurannya, mulailah dengan minum air putih pada pagi hari sebanyak 200 ml, lalu tingkatkan jumlahnya sedikit demi sedikit dari hari ke hari.

  1. Jangan Langsung Makan

Hindari minum air putih setidaknya selama 2 jam setelah makan.

  1. Jangan Minum (dan Makan) Sambil Berdiri

Anda tidak dianjurkan untuk minum air putih (dan makan) dalam keadaan berdiri agar air dapat diproses secara maksimal di dalam saluran pencernaan.

  1. Sedikit tapi Sering

Minumlah sedikit demi sedikit dengan frekuensi yang lebih sering. Jangan langsung minum banyak sekaligus.

Beri perut waktu untuk beristirahat. Jika perlu, atur alarm sebagai pengingat. Misalnya setiap 2 jam sekali minum 200 ml air.

Artikel lainnya: Gigi Mendadak Sakit padahal Tidak Bolong, Kenapa ya?

2 dari 3 halaman

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menjalani Terapi Air Putih

Selain melakukan aturan di atas, Anda yang tertarik untuk mencoba terapi air putih untuk menurunkan berat badan mesti memperhatikan hal-hal di bawah ini.

  • Perbanyaklah melangkah dalam aktivitas sehari-hari selama melakukan terapi air putih, sebab ini akan membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
  • Pada malam hari saat beranjak ke tempat tidur, cobalah berkumur selama 5 kali dengan air hangat yang dicampurkan dengan garam.
  • Saat waktunya makan, kunyah makanan dengan benar, yaitu 32 kali. Jadikan ini sebagai kebiasaan. Makanan yang telah dikunyah dengan baik akan lebih mudah dicerna di dalam lumen usus.
  • Pastikan air yang diminum tidak mengandung fluoride. Pasalnya, air minum yang mengandung senyawa tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan tulang, seperti membuat gigi menjadi kuning dan rentan mengalami erosi gigi.
  • Minum air putih dalam jumlah yang tepat juga bisa memaksimalkan efek terapi. Semakin berat tubuh seseorang, maka semakin besar pula kebutuhan air putih.

Biasanya, pada orang-orang dengan indeks massa tubuh normal, butuh 2-2,5 liter air per hari.

  • Agar aman, jangan minum lebih dari 1 liter air putih per jam, karena ini adalah jumlah maksimal yang bisa ditangani oleh ginjal pada orang-orang sehat.

Selain dengan terapi air putih, optimalkan upaya penurunan berat badan dengan pengaturan pola makan yang tepat dan olahraga teratur. Bila punya penyakit ginjal, bicarakan dengan dokter mengenai terapi air ini. Masih penasaran tentang topik ini? Anda juga bisa bertanya lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(RN/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar