Sukses

Bawang Putih Bisa Sembuhkan Virus Corona, Apa Benar?

Beredar kabar bahwa bawang putih bisa sembuhkan virus corona. Apakah itu benar?

Penyebaran virus corona yang semakin sulit dibendung membuat banyak orang khawatir. Namun, ada segelintir orang justru membuat hoax terkait bagaimana cara menyembuhkan penyakit ini. Salah satunya adalah bawang putih yang katanya bisa menyembuhkan. Padahal omong kosong belaka.

Cerita soal bawang putih bisa menyembuhkan virus corona beredar didapatkan pesan terusan di WhatsApp. Sementara, muncul juga di beberapa media sosial lainnya, seperti facebook.

Begini pesan soal bawang putih yang katanya bisa menyembuhkan corona virus:

"Ini bawang putih yg besar ambil 8 biji, dikupas kulitnya ditaruh mangkok dituang 7 gelas air mendidih selama 3 menit, setelah itu diminum langsung 2 gelas, ternyata pasien yg kena Virus Corona sembuh di hari kedua/setelah malam minum air bawang putih ini!!!!!"

Bagaimana kebenaran soal bawang putih untuk virus corona? Nyatanya, hal ini merupakan hoax semata. Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter, sampai saat ini bahkan belum ditemukan obat untuk virus corona, termasuk vaksinnya. Ini berbeda dengan virus influenza yang sudah ada vaksinnya dan diperbarui setiap tahun. 

Hoax mengenai bawang putih yang dikatakan bisa menyembuhkan coronavirus dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Ini justru menimbulkan keresahan baru di antara banyak orang.

Artikel Lainnya: Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

1 dari 2 halaman

Deretan Hoax Lainnya soal Virus Corona

Jika ada suatu hal yang sedang menjadi tren di dunia, pasti muncul beberapa hoax yang mengiringinya. Hoax itu seperti "bumbu" dalam setiap hal yang menjadi perhatian orang banyak.

Mari ketahui hoax apa saja yang muncul terkait virus corona yang sedang mewabah di beberapa negara:

  1. Virus Corona Merupakan Senjata Biologis Milik Tiongkok

Entah terpengaruh film Hollywood atau cerita fiksi lainnya. Namun, tak sedikit yang menganggap bahwa virus ini disebarkan oleh pemerintah Tiongkok untuk memusnahkan umat manusia. Ini bagian dari usaha mereka menguasai dunia.

Bahkan, penyebar hoax ini menyebut sebenarnya sudah ada vaksin dari virus corona, hanya saja disimpan oleh pemerintah Tiongkok. Akan tetapi, situs FactCheck.org melaporkan bahwa itu semua adalah omong kosong alias hoax!

  1. Virus Corona Menewaskan Ratusan Ribu Orang

Wow, niat sekali yang membuat hoax soal ini! Sebelumnya beredar informasi bahwa 23 juta orang dikarantina, sementara 112 ribu meninggal dunia karena virus corona baru ini. Sangat luar biasa info ini.

Tapi nyatanya, ini bohong besar! Sampai hari ini (28/01) data dari China’s National Health Commission bahwa 4.474 terinfeksi dan 107 yang meninggal. Jauh sekali bukan dari hoax yang sebelumnya disebutkan dengan tak bertanggung jawab.

Data lainnya, 6.973 menjadi suspect virus corona. Sementara itu, 63 orang berhasil sembuh, 914 orang dipulangkan dari rumah sakit karena terbukti tidak mengalami virus tersebut. Sedangkan, 44.312 orang masih dalam observasi medis.

Artikel Lainnya: Update Terbaru, Virus Corona Bisa Menular Antar-Manusia

  1. Vaksin Ada Tapi Mahal

Ini juga ada-ada saja. Banyak orang mengatakan, terutama media Barat, yang sudah kadung benci dengan Tiongkok mengatakan bahwa vaksin sebenarnya ada. Namun, akan dijual dengan harga yang mahal demi pendapatan ekonomi mereka.

Nyatanya, Pemerintah Tiongkok sendiri kewalahan dalam menekan angka persebaran coronavirus. Mereka masih berjuang mati-matian untuk mencari vaksinnya.

Seperti sudah disebutkan, vaksin virus corona masih terus dikembangkan. Selain itu, fakta lainnya adalah bahwa Pemerintah Tiongkok kini sedang membangun rumah sakit demi orang-orang yang positif terkena virus ini. 

  1. Di Bandung Ada yang Terkena Virus Corona

Sebelumnya diberitakan bahwa 2 orang di Bandung diduga terkena virus corona dan diisolasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung. Akan tetapi, hal ini langsung dibantah oleh Juru Bicara Istana Bidang Sosial, Angkie Yudistia.

Ia memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Hingga saat ini (28/1) belum ada pasien di Indonesia yang dinyatakan sudah positif terjangkit dari virus nCov 2019 ini.

Itulah deretan hoax yang mengiringi penyebaran virus corona yang mengerikan tersebut. Jangan telan mentah-mentah hal yang belum tentu benar terkait virus ini. Belum reda masalah virus ini, jadi Anda jangan ikut menakut-nakuti atau memberi harapan palsu pada orang lain. 

Supaya terhindar dari berita hoax virus corona dan informasi kesehatan lainnya, coba fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter. Anda bisa langsung bertanya dengan para dokter profesional. Jaga kesehatan selalu, ya!

(RPA/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar