Sukses

Ketahui Penyebab Bokong Sakit, Akibat Penyakit di Anus?

Pantat sakit bisa mengganggu. Apa penyebab pantat sakit? Apakah karena penyakit di anus? Mari ketahui penjelasan lengkapnya di sini.

Mungkin Anda pernah merasakan pantat sakit, baik disebabkan oleh duduk yang terlalu lama, akibat adanya penyakit di anus, atau penyakit lain yang bisa memengaruhi area tersebut.

Dalam beberapa kasus, sakit di pantat ini bisa jadi mengganggu aktivitas dan kualitas hidup penderitanya. Bahkan, memerlukan tata laksana khusus dari dokter.

Nah, apa saja gangguan kesehatan yang jadi penyebab anus sakit? Mari bahas di bawah ini.

1. Ambeien 

Ambeien atau wasir yang dalam bahasa medis dikenal sebagai hemoroid, merupakan suatu kondisi pelebaran pembuluh darah (varises) yang terletak di sekitar anus.

Yang pada akhirnya membentuk seperti layaknya benjolan. Pada kondisi tertentu, benjolan ini masih bisa keluar masuk atau bahkan menetap.

Faktor utama penyebab ambeien adalah konstipasi atau BAB keras yang menuntut penderitanya untuk mengejan tiap kali ingin BAB. Tekanan terus-menerus di area bokong atau anus inilah yang membuat pelebaran pembuluh darah.

Keluhan yang paling sering timbul adalah pantat sakit, disertai adanya benjolan di anus dan perdarahan saat BAB. Biasanya, keluar darah berwarna segar. Tidak jarang--jika dibiarkan—dapat menyebabkan anemia yang berujung pada syok.

Artikel Lainnya: Bahaya Suntik Sabu Lewat Anus

Pengobatan ambeien bergantung pada tingkatannya. Ada yang hanya memerlukan perubahan pola makan, tapi ada pula yang membutuhkan tindakan operasi.

Jangan lupa periksakan diri Anda apabila mengalaminya, terutama saat nyeri di area bokong semakin berat.

1 dari 5 halaman

2. Abses anus

Penyakit pada anus berikutnya adalah abses anus, yakni kondisi di mana terkumpulnya pus atau nanah pada daerah anus yang menyerupai bisul. Keluhan yang identik dengan kondisi ini adalah sakit di area bokong.

Penyebab dari abses anus dapat bervariasi, yaitu:

  • Adanya fisura atau robekan pada area sekitar anus yang terinfeksi hingga timbul produksi nanah.
  • Infeksi menular seksual, khususnya pada kebiasaan seks anal.
  • Adanya sumbatan pada kelenjar di sekitar anus yang berujung pada infeksi.

Tindakan pembedahan berupa insisi dan drainase merupakan penanganan yang paling sering dilakukan untuk semua tipe abses anus. Jika dibiarkan, abses anus ini bisa menimbulkan komplikasi berupa fistula.

3. Coccydynia

Coccydynia merupakan nyeri pada tulang ekor atau area bokong. Biasanya nyeri timbul ketika duduk pada tempat yang keras, akibat trauma tulang ekor, melahirkan, dan lain sebagainya.

Beberapa penanganan yang dapat dilakukan untuk kasus ini adalah pemijatan, kompres, konsumsi obat pereda nyeri, dan juga penggunaan bantal yang nyaman.

2 dari 5 halaman

4. Ischialgia 

Ischialgia merupakan kondisi saraf di area bokong (ischiadicus) yang terjepit sehingga timbul sakit atau nyeri hebat di daerah bokong. Nyeri umumnya tajam dan intens yang dapat disertai kesemutan, baal, dan kelemahan pada kaki.

Penanganan yang dapat dilakukan mirip seperti herniated nucleus pulposus (HNP), pergeseran bantalan antara tulang belakang dari posisi semula sehingga menyebabkan penekanan pada saraf tulang belakang. Misalnya, dengan pemberian obat nyeri, fisioterapi, dan berenang.

Artikel Lainnya: Bengkak di Anus? Waspadai Gejala Abses Anus

5. Sindroma Piriformis

Otot piriformis adalah otot yang memanjang mulai dari punggung bawah hingga ke pangkal paha.

Bersama dengan otot ini, terdapat saraf sciatika yang juga berjalan sepanjang tulang punggung bawah, ke bokong, hingga ke belakang paha.

Cedera pada area ini dapat menyebabkan radang otot piriformis yang kemudian membengkak dan menekan saraf sciatika, menyebabkan pantat sakit, mulai dari bokong hingga ke belakang tungkai.

3 dari 5 halaman

6. Herpes

Herpes genital adalah infeksi menular seksual yang disebabkan virus herpes simplex (HSV). Penularan utama adalah akibat kontak seksual berisiko. Pada anus dapat ditemukan herpes ini kemungkinan akibat aktivitas seks anal.

Keluhan utama herpes genital atau pada anus ini adalah nyeri hebat yang disertai luka dan gatal. Pengobatannya dengan pemberian antivirus untuk menekan kemungkinan penularan.

7. Cedera dan Memar

Memiliki riwayat jatuh terduduk, misalnya saat beres-beres rumah atau berolahraga? Bisa jadi, hal ini yang menyebabkan bokong terasa sakit. Nyeri pascacedera sering muncul tidak langsung setelah cedera terjadi.

Memar dan nyeri yang muncul bisa baru dirasakan bahkan hingga 24 jam setelah trauma terjadi.

8. Muscle Strain

Nyeri otot akibat peregangan yang berlebihan secara tiba-tiba dapat menyebabkan nyeri, tak terkecuali jika terjadi pada otot bokong.

Bokong disokong oleh tiga otot yang utama, yaitu otot gluteus maksimus, gluteus medius, dan gluteus minimus. Cedera pada salah satu otot penyokong ini dapat menyebabkan bokong seperti terasa nyeri.

Artikel Lainnya: Penyebab Benjolan di Anus dan Cara Mengatasinya

4 dari 5 halaman

9. Disfungsi Sendi Sakroiliaka

Sendi sakroiliaka, seperti namanya, merupakan sendi yang menghubungkan antara tulang sakrum atau tulang ekor, dengan tulang pelvis.

Jika sendi ini meradang, Anda dapat merasakan nyeri yang menjalar mulai dari bagian punggung bawah, ke bokong, hingga ke pangkal paha.

10. Patah Tulang

Bokong tak hanya disusun oleh otot dan lemak, tapi juga oleh berbagai tulang dan sendi. Jika ada tulang di area bokong yang retak atau patah, misalnya akibat trauma atau kondisi lain seperti tulang keropos, tentunya akan menyebabkan nyeri di bokong.

11. Kista Pilonidal

Terbentuknya kantung cairan di tulang ekor, di antara kedua bokong dapat menyebabkan nyeri di area ini. Kantong kista ini dapat terinfeksi dan terisi dengan nanah, yang akan memperburuk nyeri saat kista pilonidal ini terjadi.

Jika Anda mengalami kondisi yang menyerupai gejala penyakit tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Semakin cepat diketahui penyebabnya maka semakin cepat pula penanganan yang dapat diberikan.

Ketahui lebih dalam seputar penyakit di anus lainnya dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

1 Komentar

  • Sad******asa

    saya umur 65th pasca stroke iskemik separuh badan susah digerakan susah b.a.b.(keras) obat nya apa?.