Sukses

Penyebab dan Pengobatan Dermatitis Atopik pada Anak

Saat menemukan adanya bercak ruam merah, kering, dan gatal pada kulit anak Anda, bisa jadi dermatitis atopik penyebabnya. Kenali kondisi ini, yuk!

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit kulit pada anak tentu membuat orang tua menjadi khawatir. Saat mengalami penyakit kulit, anak tak hanya merasa tidak nyaman, namun kondisi tersebut juga dapat meninggalkan bekas di kulit anak. Salah satu penyakit kulit yang kerap dialami anak adalah dermatitis atopik.

Dermatitis atopik, atau kerap juga disebut eksim, adalah sebuah kondisi di mana kulit meradang menjadi merah, kering, gatal dan seringkali disertai bentol. Dermatitis atopik disinyalir sebagai salah satu bentuk alergi pada kulit, meski penyebab dan pemicunya sendiri tidak diketahui secara pasti.

Seperti bentuk alergi lainnya, dermatitis atopik dapat dipicu oleh sebab yang berbeda-beda pada setiap orang. Bahkan, tak jarang dermatitis atopik pada anak muncul dengan sendirinya tanpa dapat teridentifikasi apa yang menjadi pemicunya.

Anak yang mengalami dermatitis atopik, tak jarang juga memiliki alergi atopi dalam bentuk lainnya. Misalnya, asma akibat udara dingin. Meski begitu, sebenarnya tak semua anak mengalami hal ini. 

Dermatitis atopik bukanlah penyakit kulit yang menular. Sehingga tak perlu khawatir akan risiko penularan terhadap orang di sekitarnya. Fokuslah pada pencegahan dermatitis atopik pada anak dan bagaimana meredam gejala saat sedang kambuh.

Mengobati dermatitis atopik

Sebagai bentuk alergi, perlu dipahami bahwa dermatitis atopik tidak dapat disembuhkan secara total. Kecuali mereda atau menghilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak. 

Penanganan dermatitis atopik pada anak ditekankan pada pencegahan agar gejala dermatitis tidak muncul dan mengatur sedemikian rupa agar gejala tidak terlalu parah dan bisa mereda. Jika ada pemicunya, maka dermatitis atopik anak dapat kambuh dan muncul kembali.

Beberapa terapi yang dapat digunakan untuk meredakan gejala dermatitis atopik pada anak diantaranya seperti berikut ini.

  • Pelembap oles

Seringkali, dermatitis atopik anak kambuh akibat udara yang kering sehingga kulit kehilangan kelembapannya. Kulit yang kering rentan terasa gatal dan mendorong anak untuk menggaruk, sehingga dapat memperburuk kondisi dermatitis atopik yang sudah muncul. 

Dengan mengoles kulit menggunakan pelembap, dermatitis atopik dapat dicegah kekambuhannya. Pun jika sudah kambuh, pelembap dapat membantu meredakan gejala.

Oleskan pelembap terutama sehabis mandi. Pasalnya, kondisi kulit setelah mandi mengalami banyak penguapan. Ini membuat kandungan airnya berkurang dan menjadi kering. 

Pelembap yang dianjurkan seperti petroleum jelly, krim, atau pelembap ointment yang mengandung cukup banyak minyak sehingga dapat sekaligus menjadi barrier. Ini agar penguapan air oleh kulit tidak terus terjadi. Pelembap berbentuk losion umumnya terlalu tipis dan mengandung banyak air sehingga tidak terlalu membantu.

  • Kortikosteroid oles

Krim atau losion kortikosteroid digunakan untuk membantu mengatasi gejala radang pada kulit anak yang menderita dermatitis atopik. Kortikosteroid oles merupakan krim racikan dan bervariasi dalam tingkat potensi atau kekuatannya.

Tentunya karena mengandung bahan aktif berupa steroid, kortikosteroid harus didapatkan dengan resep setelah pemeriksaan langsung dengan dokter. Ini diperlukan agar kadar dan instruksi pemakaiannya sesuai dengan kondisi kulit anak. Pemakaian kortikosteroid oles tanpa pengawasan justru dapat merusak kulit, terutama kulit anak yang masih sensitif.

  • Obat minum

Dalam beberapa kasus, dokter juga akan meresepkan obat alergi yang diminum untuk membantu meredakan gejala dermatitis atopik yang dialami oleh anak. Selain itu, jika ruam dermatitis telah berlanjut menjadi luka atau mengalami infeksi, antibiotik dan pereda nyeri juga mungkin akan diberikan untuk membantu penyembuhan supaya membuat anak merasa nyaman.

  • Terapi lain

Selain cara di atas, ada pula terapi khusus yang bisa diberikan pada anak yang terjangkit dermatitis atopik. Yakni, fototerapi, rawat luka, dan mandi dengan cairan khusus. Tentunya, hal ini harus didiskusikan dahulu dengan dokter yang merawat kondisi kulit anak.

Jika anak Anda memiliki riwayat dermatitis atopik, yang penting Anda harus mengenali pemicu dan tahu bagaimana melakukan pencegahan. Jaga kulit anak tetap lembap dan identifikasi hal-hal yang dapat memicu. Anda juga wajib konsultasi dengan dokter untuk mengatasi dermatitis atopik pada anak.

[RPA/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar