Sukses

Mata Sering Kedutan? Ini Artinya dari Sisi Medis

Jangan gelisah dan termakan kabar hoaks. Ini arti dan penyebab mata kedutan yang sebenarnya berdasarkan medis.

Klikdokter.com, Jakarta Aneh rasanya saat kelopak mata bergerak-gerak sendiri. Meski biasanya terjadi tanpa disadari, mata kedutan bisa bikin Anda kehilangan fokus saat sedang serius. Lantas, apa yang sebenarnya menjadi penyebab mata kedutan? Benarkah kejang otot? Atau, pertanda akan terjadi sesuatu?

Sebelum lanjut, Anda perlu tahu bahwa medis menyebut mata kedutan dengan istilah myokymia. Ini adalah kondisi di mana kelopak mata bergerak sendiri, secara berulang dan tanpa disadari. 

Bagi sebagian orang, gejala mata kedutan hanya sebatas gerakan kelopak mata biasa. Namun pada beberapa kasus, kedutan juga bisa terasa berat hingga membuat mata menutup sendiri tanpa sebab yang jelas.

Mata kedutan biasa dialami selama beberapa detik hingga menit dan berlangsung sesekali. Namun, ada pula yang bertahan hingga beberapa minggu. 

Serba-serbi penyebab mata kedutan

Mata kedutan tidak ada hubungannya dengan pertanda akan terjadinya sesuatu, atau sedang dibicarakan orang. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, hal yang sebenarnya menjadi penyebab mata kedutan adalah kelelahan, aktivitas fisik yang berat, kurang tidur, paparan cahaya yang sangat terang dan iritasi mata. 

“Selain itu, konsumsi kafein berlebih dan alkohol, serta merokok juga dapat menjadi penyebab mata kedutan,” kata dr. Sepri.

“Sebagian penyakit yang menimbulkan mata kedutan juga ada, yaitu radang kelopak mata, mata kering, iritasi kornea mata dan infeksi bagian mata depan. Tapi, khusus penyakit tersebut, keluhan akan disertai dengan mata merah dan berair,” sambungnya. 

Menambah penjelasan, dr. Atika dari KlikDokter mengatakan bahwa kebanyakan kasus mata kedutan disebabkan oleh gangguan ringan yang tidak berkaitan dengan penyakit. Oleh karena itu, mata kedutan akan sembuh dengan sendirinya dan tidak membutuhkan pengobatan khusus. 

“Hal yang dibutuhkan adalah istirahat yang cukup serta mengurangi konsumsi kafein dan alkohol. Pemberian lubrikan untuk melumasi mata juga dapat dilakukan untuk merasakan sensasi nyaman ketika terjadi kedutan,” ungkap dr. Atika. 

Mata kedutan pun bisa terjadi akibat kekurangan zat gizi magnesium. Untuk itu, supaya tidak mengalami keluhan tersebut, pastikan Anda mengonsumsi makanan gizi dan seimbang yang sebagian besar tersusun atas makanan kaya magnesium seperti bayam, kangkung dan sayuran hijau lainnya.

Tidak berhenti di situ, mata kedutan juga bisa terjadi akibat alergi. Pada kasus ini, keluhan biasanya akan disertai dengan mata gatal, berair dan bengkak. Karenanya, jika Anda memiliki riwayat alergi debu, bahan kimia atau bulu binatang, sebaiknya gunakan pelindung mata agar terhindar dari keluhan.

1 dari 2 halaman

Kapan harus ke dokter?

Dikatakan dr. Sepri, mata kedutan bukanlah kondisi serius selama Anda hanya mengalaminya di satu sisi, tidak disertai rasa sakit dan berlangsung sebentar. Namun, apabila mata kedutan terjadi bersama dengan ciri-ciri berikut ini, Anda mesti segera berobat ke dokter.

  • Berlangsung lebih dari satu minggu 
  • Kedutan membuat mata tertutup sepenuhnya 
  • Kedutan mata yang disertai kedutan pada area lain di wajah 
  • Terdapat gejala penyerta, seperti mata merah, bengkak, atau berair 

Setelah diperiksa lebih lanjut dan mendapatkan pengobatan, dokter biasanya akan menganjurkan Anda melakukan hal berikut ini untuk mengoptimalkan upaya penyembuhan:

  • Mengendalikan stres
  • Mencukupi kebutuhan tidur sehari-hari
  • Menghindari penggunaan perangkat elektronik berlebihan. Tiap 20 menit berhenti menatap layar dan mata terfokus pada objek jarak jauh minimal 20 kaki selama 20 detik
  • Kurangi atau hindari kafein sama sekali
  • Hindari minuman beralkohol
  • Perbanyak frekuensi berkedip
  • Cukupi kebutuhan magnesium dengan makan sayuran hijau

Secara umum, mata kedutan bukanlah kondisi berbahaya yang butuh pertolongan medis dengan segera. Namun, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter apabila keluhan tersebut sering membuat mata tertutup sepenuhnya atau tidak kunjung hilang selama beberapa minggu. Anda tidak ingin mengalami penurunan kualitas hidup gara-gara mata kedutan, bukan?

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar