Sukses

Cara Tepat Mengatasi Sering Kencing pada Ibu Hamil

Kehamilan bisa membuat seorang wanita mengalami gejala sering kencing. Jangan khawatir, ini cara mengatasi sering buang air kecil saat hamil!

Kehamilan menyebabkan perubahan besar pada tubuh seorang wanita. Karenanya, keluhan yang terjadi pun sangat beragam, salah satunya sering buang air kecil. Jangan khawatir, ketahui cara mengatasi sering buang air kecil saat hamil pada artikel ini!

Perlu diketahui. keluhan sering kencing saat hamil umumnya tidak berbahaya. Namun, kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas, bahkan menurunkan kualitas hidup wanita hamil yang mengalaminya.

Terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab keluhan sering buang air kecil selama hamil. Faktor-faktor ini dibedakan berdasarkan trimester kehamilan.

Artikel Lainnya: Sakit Perut yang Harus Diwaspadai Saat Hamil

  • Trimester Pertama

Pada awal kehamilan (trimester pertama), keluhan sering kencing dapat terjadi akibat peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin). Ini merupakan hormon kehamilan yang dapat memperbesar ukuran rahim.

  • Trimester Kedua

Seiring pertambahan usia kehamilan, ukuran rahim akan semakin membesar sehingga kandung kemih akan semakin tertekan. Hal ini bisa mengurangi ruang penampungan, sehingga urine lebih mudah keluar.

  • Trimester Ketiga

Pada trimester ketiga, darah akan lebih banyak mengalir ke organ-organ panggul termasuk ginjal. Akibatnya, ginjal akan menyaring lebih banyak darah dari biasanya dan meningkatkan produksi urine.

Hal itu pun membuat kandung kemih menjadi lebih cepat penuh sehingga menghasilkan lebih banyak air seni yang perlu dibuang. Alhasil, ibu hamil pun akan menjadi sering pipis.

Artikel Lainnya: Ibu Hamil Trimester Akhir Sering Diare, Normalkah?

1 dari 2 halaman

Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil saat Hamil

Tak ingin terganggu dengan keluhan sering pipis saat hamil? Jangan panik, ini cara mengatasi sering buang air kecil saat hamil yang bisa Anda terapkan:

1. Perhatikan Cara Berkemih

Saat Anda pipis, usahakan untuk bersandar ke depan dengan menopangkan lengan bawah pada lutut. Anda juga dapat mencoba teknik double pee, yaitu mencoba untuk kencing kembali setelah selesai berkemih.

Kedua hal tersebut dapat membantu mengosongkan kandung kemih dengan efektif sehingga keluhan sering pipis selama hamil bisa diminimalkan.

2. Pilih-pilih Jenis Minuman

Pastikan untuk memilih jenis minuman yang tidak memicu keluhan sering berkemih. Salah satu yang patut diwaspadai adalah asupan mengandung kafein, seperti kopi, teh, minuman bersoda atau berenergi, dan cokelat.

Faktanya, kafein bersifat diuretik atau menarik cairan dari dalam tubuh. Ini artinya, jika Anda mengonsumsi makanan atau minuman berkafein, keluhan sering pipis bisa dirasakan semakin parah.

3. Kurangi Minum di Waktu Tertentu

Sering kencing di malam hari mungkin lebih merugikan, karena dapat mengganggu waktu tidur. Untuk menurunkan risiko tersebut, Anda mungkin perlu menahan diri untuk tidak terlalu banyak minum sebelum tidur.

Ingat, hanya kurangi minum menjelang tidur. Hindari mengurangi minum sepanjang waktu, karena justru bisa meningkatkan risiko dehidrasi yang dapat mengancam keselamatan ibu maupun bayi.

4. ‘Berteman’ dengan Toilet

Saat Anda pergi ke tempat baru, usahakan untuk mengetahui lokasi kamar kecil. Jika muncul rasa ingin pipis, Anda sudah tidak panik mencari tempat tersebut.

Jika sedang berada di rumah atau kantor, usahakan untuk selalu berdekatan dengan lokasi kamar kecil. Hal ini agar Anda tidak kerepotan jika harus mondar-mandir toilet.

Artikel Lainnya: Ibu Hamil Sering Kencing di Malam Hari, Normalkah?

5. Lakukan Senam Kegel

Senam kegel adalah gerakan yang ditujukan untuk melatih otot-otot dasar panggul. Dengan memiliki otot yang terlatih, Anda mungkin akan memiliki kontrol kencing yang lebih baik.

Selain itu, senam kegel juga bisa bermanfaat untuk mencegah prolaps uteri atau rahim turun, lho!

6. Kurangi Stres

Stres dapat menjadi salah satu penyebab ibu hamil sering pipis. Apabila ada keluhan stres atau mengalami ganggguan cemas, lakukan kegiatan yang menyenangkan, seperti hobi, mendengarkan lagu kesukaan, atau meditasi.

Apabila perasaan stres masih terus terjadi setelah melakukan hal-hal menyenangkan, segera berkonsultasi ke psikolog agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

7. Kenali Tanda Sering Kencing yang Tidak Wajar

Sering kencing memang umumnya merupakan gejala kehamilan yang wajar. Di sisi lain, keluhan ini juga bisa terjadi akibat penyakit lain.

Anda patut curiga akan adanya keluhan lain, jika mengalami gejala nyeri atau panas saat berkemih, adanya darah dalam urine, demam, dan kencing berbusa atau berbau menyengat.

Adanya gejala tidak wajar tersebut dapat menjadi tanda dari adanya infeksi saluran kemih, yang juga sering ditemui pada wanita hamil.

Sering buang air kecil saat hamil muda ataupun tua sebenarnya merupakan keluhan yang terjadi secara normal. Namun, Anda mesti tetap waspada, karena kondisi tersebut juga bisa ‘ditunggangi’ oleh penyakit lainnya. Jangan sungkan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter melalui Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB)

0 Komentar

Belum ada komentar