Sukses

Mulut Pahit Saat Bangun Tidur, Apa Sebabnya?

Saat bangun tidur, beberapa orang dapat merasakan mulut pahit. Sebenarnya, apa yang menyebabkan kondisi ini?

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang tentu ingin bangun tidur dengan mood dan fisik yang bugar. Namun, sebagian orang justru merasakan bangun tidur dengan kondisi mulut pahit. Belum lagi ada yang ditambah dengan keluhan mulut kering dan bau. Apa sih penyebabnya?

Terkait hal itu, dr. Atika dari KlikDokter menjelaskan kalau mulut yang pahit dapat disebabkan oleh dehidrasi atau demam tinggi. 

“Pada kondisi ini, produksi air liur menjadi berkurang sehingga memicu pertumbuhan bakteri anaerob yang menghasilkan sulfur di dalam mulut. Sulfur inilah yang membuat mulut terasa pahit dan kemampuan indra pengecap menghilang," katanya.

Penyebab lainnya

Selain dehidrasi dan demam tinggi, masih banyak penyebab mulut pahit. Berikut beberapa daftarnya yang perlu Anda ketahui:

  • Sindrom mulut terbakar

Seperti namanya, sindrom mulut terbakar menyebabkan sensasi terbakar atau panas di dalam mulut yang bisa sangat menyakitkan. 

Gejala-gejala ini dapat terjadi di satu bagian mulut atau di seluruh mulut. Saat mengalami sindrom ini, Anda dapat mengalami mulut terasa kering dan rasa pahit atau logam. 

Sindrom mulut terbakar bisa terjadi pada wanita dan pria, terutama pada wanita yang mengalami menopause.

Terkadang, mulut terbakar tidak memiliki penyebab yang dapat diidentifikasi. Dokter menduga, itu mungkin akibat adanya kerusakan pada saraf di mulut. 

Sindrom ini juga kerap dialami pasien yang sedang menjalani terapi atau perawatan diabetes melitus, kanker, dan perubahan hormon selama menopause.

  • Mulut pahit pada ibu hamil

Hormon estrogen yang berfluktuasi selama kehamilan juga dapat menyebabkan mulut pahit. Banyak wanita melaporkan rasa pahit atau seperti ada logam di mulut ketika hamil. 

Kondisi ini biasanya bisa sembuh sendiri saat kehamilan atau setelah melahirkan.

  • Mulut kering

Perasaan mulut kering—atau dikenal sebagai xerostomia—dapat pula memunculkan rasa pahit di mulut. Hal ini dapat disebabkan oleh penurunan produksi saliva atau perubahan susunan saliva. 

Penurunan dapat terjadi karena sejumlah alasan, seperti:

- Penuaan

- Obat-obatan tertentu

- Penyakit autoimun, seperti sindrom Sjögren, yang menyebabkan kekeringan di mulut dan mata

- Kebiasaan merokok 

Tanpa produksi air liur yang tepat, rasa di mulut dapat berubah. Selain terasa pahit, mulut juga akan terasa kurang asin. Selain itu, kekurangan air liur dapat membuat Anda sulit menelan atau berbicara.

  • GERD

Gastroesophageal reflux disease (GERD) juga bisa menyebabkan mulut terasa pahit. 

Dalam keadaan normal, makanan seharusnya masuk ke mulut menuju kerongkongan, lalu masuk ke lambung. Di sana makanan umumnya bertahan selama 3-4 jam untuk dicerna.

Namun, pada kasus GERD, terdapat suatu kelainan. Makanan yang sudah ditampung di lambung naik kembali ke kerongkongan. Nah, karena mengandung asam pencernaan dan enzim, makanan yang naik kembali ini menyebabkan rasa pahit di mulut Anda.

  • Perawatan kanker

Radiasi dan kemoterapi pada penderita kanker dapat mengiritasi mulut Anda. Hal ini dapat berakibat banyak, termasuk menghasilkan rasa pahit di mulut.

  • Obat dan suplemen

Setelah tubuh Anda menyerap jenis obat tertentu, sisa-sisa obat diekskresikan ke dalam air liur. Jika obat atau suplemen ini memiliki elemen pahit atau logam, Anda bisa mengecap rasa pahit di mulut.

Untuk mencegah mulut pahit saat bangun tidur, perbaiki kebiasaan membersihkan gigi dan mulut sebelum tidur. Anda sebaiknya juga tidak mengonsumsi makanan yang bisa memicu masalah asam lambung, misalnya makanan pedas. Meski bukan masalah serius, Anda tetap perlu memeriksakan kondisi tersebut jika tidak kunjung hilang. 

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar