Sukses

Tips Puasa Sehat bagi Ibu Hamil

Berpuasa saat sedang hamil bisa membuat khawatir, Bagaimana puasa yang baik dan aman saat hamil? Ini tips puasa untuk ibu hamil yang harus Anda tahu.

Apakah ibu hamil boleh puasa? Atau, adakah tips puasa bagi ibu hamil? Pertanyaan-pertanyaan tersebut kerap dilontarkan wanita yang sedang mengandung menjelang bulan puasa. Ini wajar karena kesehatan diri dan janin harus dipikirkan selama menahan lapar dan haus.

Menjalankan ibadah puasa saat hamil memang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi wanita. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh menunaikannya sama sekali.

Selama Anda punya berat badan normal, gaya hidup yang baik, serta mendapatkan nutrisi yang cukup, berpuasa tak akan berpengaruh signifikan pada janin.

Itu karena tubuh ibu hamil tetap bisa memenuhi nutrisi yang dibutuhkan janin, selama Anda menerapkan cara puasa yang benar.

Jika Anda sedang mengandung, tapi ingin melakukan ibadah puasa Ramadan atau berencana mengganti puasa yang sempat batal, berikut tips puasa untuk ibu hamil:

1 dari 6 halaman

1. Jangan Melewatkan Sahur

Sama seperti sarapan, sahur merupakan waktu makan yang paling penting, khususnya saat puasa.

Selain sebagai sumber tenaga utama menjalani hari saat puasa, sahur juga menjadi waktu untuk mengasup diri Anda dengan nutrisi untuk janin.

Artikel Lainnya: Jangan Tinggalkan Kebiasaan Sehat Ini Saat Puasa

2. Berbuka Puasa dan Makan Malam

Ketika azan magrib berkumandang, disarankan untuk segera membatalkan puasa. Itu karena selama kurang lebih 14 jam tubuh tidak mendapatkan asupan apa pun.

Berbukalah dengan makanan yang bergizi lengkap. Kemudian, usahakan untuk makan malam sekitar pukul 21.00 agar kebutuhan gizi kehamilan tetap terpenuhi.

2 dari 6 halaman

3. Lengkapi Kebutuhan Gizi

Tips puasa untuk ibu hamil berikutnya adalah dengan memenuhi kebutuhan gizi harian. Ingat ya, kecukupan gizi adalah kunci kehamilan yang sehat.

Nutrisi tersebut adalah Karbohidrat, protein, lemak baik (seperti omega-3 dan omega-6), serat, mineral (khususnya zat besi, kalsium, zink, asam folat), dan vitamin.

Protein bisa didapat dari ayam, daging, ikan, telur, susu, tahu, tempe. Lemak baik bisa didapat dari ikan, kacang-kacangan, atau telur.

Ada pun serat, mineral dan vitamin bersumber dari sayur dan buah. Mengingat pentingnya kebutuhan gizi tersebut, pastikan seluruhnya lengkap pada makanan Anda.

Artikel Lainnya: Mau Hamil? Ternyata, Puasa Pengaruhi Kesuburan Anda, Lho!

4. Konsumsi Karbohidrat Kompleks

Berbeda dari karbohidrat sederhana (nasi, roti, atau pasta), karbohidrat kompleks mengandung serat sehingga mampu menahan kenyang lebih lama.

Karena itu, pilih menu yang mengandung sumber karbohidrat kompleks seperti gandum, roti gandum, nasi merah, atau oatmeal.

3 dari 6 halaman

5. Vitamin, Suplemen, dan Susu Hamil

Sebenarnya multivitamin, suplemen, atau susu formula untuk hamil merupakan nutrisi penambah makanan.

Kalau kebutuhan gizi harian Anda sudah tercukupi dari makanan, nutrisi penambah tersebut tidak perlu dikonsumsi lagi.

Namun, sering kali kebutuhan gizi pada wanita hamil tidak terpenuhi hanya dari makanan. Di sinilah pentingnya multivitamin, suplemen, atau susu hamil supaya janin tetap terpenuhi kebutuhannya.

6. Cukupi Kebutuhan Cairan

Kebutuhan cairan harian ibu hamil lebih banyak dibandingkan orang dewasa pada umumnya. Kalau orang dewasa biasanya minum sekitar 2 liter atau 8 gelas dalam sehari, ibu hamil membutuhkan kurang lebih 2,3 liter atau 10 gelas.

Agar jumlah ini tetap terpenuhi, Anda bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan minum 5 gelas masing-masing saat sahur dan berbuka.

Cairan sangat penting untuk ibu hamil karena air ketuban dan air susu membutuhkan asupan cairan.

Artikel Lainnya: Aturan Puasa yang Aman bagi Kesehatan Ibu Hamil

4 dari 6 halaman

7. Cukup Istirahat

Bagi Anda ibu hamil yang berpuasa, apalagi sekaligus bekerja, jangan lupakan pentingnya istirahat bagi kesehatan kandungan.

Tidurlah 6-8 jam sehari dan kurangi aktivitas jika Anda masih bekerja. Saat merasa lelah, segeralah ambil waktu untuk beristirahat.

8. Berpikir Positif

Tips puasa untuk ibu hamil selanjutnya adalah selalu berpikir positif. Selain menenangkan, terbiasa berpikir positif juga menghindari Anda dari stres.

Saat stres, Anda akan menghasilkan hormon stres, yaitu kortisol, yang pada akhirnya dapat memengaruhi janin.

5 dari 6 halaman

9. Perhatikan Tanda Bahaya

Tips berpuasa saat hamil berikutnya adalah selalu memperhatikan kondisi diri. Lebih baik hentikan puasa dan secepatnya konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami “tanda bahaya” berikut.

  • Sangat lemas, pusing, pandangan kabur.
  • Mual, muntah.
  • Kram perut yang sangat nyeri.
  • Gerak janin berkurang.
  • Berat badan malah menurun.

Artikel Lainnya: Puasa bagi Ibu Hamil Muda, Apakah Aman?

10. Konsultasikan dengan Dokter

Ada baiknya sebelum berencana puasa, konsultasikan dulu ke dokter kandungan Anda. Bagaimanapun, dokter yang mengetahui dan menilai kondisi kesehatan Anda serta janin jika berpuasa.

Meskipun menantang, puasa tetap boleh dilakukan oleh ibu hamil. Namun, lakukan tips puasa untuk ibu hamil di atas agar kandungan tetap terjaga.

Jika mengalami kondisi medis yang berbahaya, baik bagi ibu maupun janin, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk berpuasa.

Masih punya pertanyaan soal berpuasa saat hamil? Jangan ragu tanyakan langsung pada dokter via LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar