Sukses

Cara Tepat Mencegah Penyakit Meningitis

Meningitis sangat berbahaya, karena dapat mengancam nyawa. Lindungi diri dari penyakit ini dengan melakukan upaya pencegahan dari sekarang!

Meningitis adalah radang selaput otak yang terjadi akibat infeksi virus atau bakteri. Meningitis terjadi saat virus atau bakteri masuk ke cairan otak. Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, namun paling sering terjadi kepada bayi dan kelompok usia lanjut.

Meningitis akibat infeksi virus tidak sama dengan meningitis akibat infeksi bakteri. Meningitis yang disebabkan infeksi virus lebih sering dialami oleh anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa.

Meningitis akibat infeksi bakteri juga berpotensi menjadi sangat serius dan mematikan. Orang dalam kondisi sehat sekalipun bisa terkena penyakit meningitis jenis ini. Akan tetapi, orang tua dan anak-anak ditemukan lebih sering terkena meningitis infeksi bakteri dibandingkan dengan dewasa muda.

Meningitis merupakan penyakit serius yang dapat berujung pada kematian. Oleh karena itu, cara terbaik supaya penyakit ini tidak menyebabkan kondisi fatal adalah dengan melakukan tindakan pencegahan. Berikut adalah beberapa cara mencegah meningitis:

1 dari 5 halaman

1. Vaksinasi

Cara paling efektif untuk mencegah meningitis adalah dengan vaksinasi. Pemberian vaksin perlu dilakukan jika Anda  berusia 16 dan 21 tahun. Vaksinasi juga wajib diberikan apabila Anda tinggal bersama-sama dengan orang lain yang bukan keluarga, misalnya seperti di asrama.

Selain itu, bagi Anda yang Anda yang hendak memasuki militer, bepergian, atau berencana tinggal di negara tempat endemi meningitis bakteri, wajib mendapatkan vaksinasi.

Mendapatkan vaksinasi campak, gondong, rubella, dan cacar air, juga dapat membantu mencegah penyakit meningitis virus.

2. Jangan Berbagi Barang Pribadi

Risiko meningitis bisa meningkat ketika Anda melakukan kontak dengan sekresi pernapasan atau tenggorokan. Misalnya, seperti air liur, dahak, lendir hidung dari seseorang yang terinfeksi, baik melalui ciuman atau berbagi barang-barang pribadi.

Anda dapat mencegah penyebaran meningitis dengan tidak berbagi pinjam barang, seperti gelas, botol air, sedotan, sikat gigi, lipstik, atau lipgloss.

Artikel Lainnya: Siapa yang Perlu Vaksin Meningitis? Bagaimana

2 dari 5 halaman

3. Jaga Jarak dengan Orang yang Terinfeksi

Anda berisiko tinggi tertular meningitis apabila berada di dekat orang yang terinfeksi. Selain itu, bila ada keluarga atau kerabat dekat yang mengalami infeksi saluran pernapasan, sebaiknya disarankan untuk tidak saling berdekatan.

Pastikan Anda berjarak satu meter dengan orang yang terinfeksi. Satu meter adalah jarak aman agar tak tertular penyakit tersebut. Satu hal yang perlu diingat, meningitis bakteri tidak mudah ditularkan. Anda tidak akan tertular penyakit meningitis hanya dengan menghirup udara di sekitar penderita.

4. Jangan Malas Cuci Tangan

Virus dan bakteri penyebab meningitis mudah menempel di tangan. Oleh karena itu, sebagai pencegahan meningitis Anda wajib mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara berkala.

Saat mencuci tangan, pastikan untuk menggosok tangan secara teliti hingga ke sela-sela jari, termasuk kuku. Gosok tangan Anda selama 20 detik lalu bilas dan keringkan dengan handuk bersih.

Artikel Lainnya: Benarkah Sering Mencium Bayi Bisa Sebabkan Meningitis?

3 dari 5 halaman

5. Terapkan Etika Batuk yang Benar

Beberapa kuman penyebab meningitis dapat menular melalui droplet pernapasan. Karena itu, pastikan ketika batuk Anda menerapkan etika yang benar guna mencegah penularan kuman penyebab penyakit.

Caranya, saat batuk tutuplah mulut dan hidung dengan tisu. Selain itu, Anda juga dapat menutup mulut dan hidung dengan lengan baju.

6. Pastikan Makan Makanan Bergizi

Sistem kekebalan tubuh yang optimal dapat membantu mencegah infeksi dari virus dan bakteri penyebab meningitis. Agar sistem kekebalan tubuh Anda kuat, konsumsilah makanan bergizi seimbang yang terdiri dari sayur dan buah-buahan.

Buah dan sayuran mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral yang penting dalam menunjang pertahanan tubuh manusia.

4 dari 5 halaman

7. Pastikan Tubuh Terhidrasi Baik

Selain makanan bergizi, mengonsumsi cairan dalam jumlah cukup juga merupakan komponen penting bagi tubuh manusia. Oleh karena itu, jangan sampai Anda kurang minum air karena menganggap sepele kebutuhan cairan tubuh, ya.

Kebutuhan cairan setiap orang memang berbeda. Umumnya, orang dewasa perlu minum air putih sebanyak dua liter per hari.

Artikel Lainnya: Mengapa Jemaah Haji Perlu Vaksin Meningitis?

8. Atasi Infeksi dengan Tuntas

Salah satu penyebab meningitis adalah bakteri Tuberculosis. Tuberculosis adalah bakteri yang dapat menginfeksi berbagai jenis organ, namun paling sering menyerang organ paru.

Pengobatan yang tidak tuntas berisiko meninggalkan bakteri yang belum mati di dalam tubuh. Ketika pertahanan tubuh lemah, kuman ini bisa kembali aktif dan menyebabkan infeksi di luar organ paru, bahkan bisa menyerang adalah otak dan selaput otak.

Bila beberapa waktu belakangan sempat berkontak dengan penderita meningitis, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan Anda.

Selain itu, Anda turut disarankan berobat ke dokter jika mengalami gejala, seperti demam tinggi, sakit kepala berat yang berkelanjutan, leher kaku, muntah, dan tidak nyaman pada kondisi cahaya terang.

Jangan tinggal diam dan membiarkan meningitis menyerang. Lakukan pencegahan  di atas dan segera periksakan diri ke dokter jika merasa mengalami gejala penyakit ini! Untuk konsultasi lebih lanjut dengan dokter gunakan fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar