Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeInfo SehatSaraf 6 Gejala Awal Stroke Ringan dan Cara Mengatasinya
Saraf

6 Gejala Awal Stroke Ringan dan Cara Mengatasinya

Siti Putri Nurmayani, 03 Nov 2023

Ditinjau oleh dr. Alvin Nursalim

Icon ShareBagikan
Icon Like

Pada keadaan stroke ringan, gejalanya bisa ditandai dengan sakit kepala dan pandangan kabur. Ketahui gejala stroke ringan dan cara mengatasinya di sini.

 6 Gejala Awal Stroke Ringan dan Cara Mengatasinya

Stroke merupakan salah satu gangguan kesehatan yang serius. Tak jarang, beberapa orang juga sering mengalami stroke ringan atau transient ischaemic attack (TIA).

Meski disebut ringan, namun kondisi stroke yang satu ini tentunya tidak bisa diabaikan. Pasalnya, ini bisa memicu terjadinya dampak yang serius. Mari kenali gejala stroke ringan yang perlu kamu waspadai lewat ulasan berikut ini.

Keluhan Tanda Gejala Stroke Ringan

Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD, tidak semua stroke ditandai dengan gejala yang berat, seperti penurunan kesadaran. Pada keadaan stroke ringan, seseorang akan mengalami gejala yang lebih ringan. 

Berikut ciri-ciri stroke ringan:

1. Kesulitan Berbicara

Gejala stroke ringan pada wanita dan pria bisa menyerang bagian otak tertentu. Salah satunya adalah bagian otak yang berkaitan dengan saraf lidah untuk berbicara.

“Karena kelumpuhan saraf lidah, maka lidah akan condong ke salah satu sisi. Hal ini dapat membuatmu kesulitan untuk mengucapkan kata-kata,” tutur Dokter Alvin.

Seseorang yang mengalami gangguan ini akan menunjukkan gejala gangguan berbicara atau bicara pelo.

2. Pandangan Kabur

Bila kerusakan saraf terjadi pada bagian otak yang bertanggung jawab terhadap organ penglihatan, maka tanda stroke ringan akan membuat pandangan menjadi lebih kabur.

Keluhan atau gejala ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dan bisa bersifat permanen atau sementara.

3. Sakit Kepala

Sakit kepala bisa menjadi awal gejala stroke ringan. Pecahnya pembuluh darah akan menyebabkan peningkatan volume otak, hingga akhirnya menyebabkan peningkatan tekanan di tengkorak.

Sayangnya, sakit kepala menjadi keluhan yang umum terjadi. Oleh karenanya, kamu perlu berhati-hati saat mengalami gejala yang satu ini.

4. Kesemutan

Dijelaskan dr. Alvin, penyumbatan pembuluh darah pada stroke dapat menyebabkan kerusakan pada bagian otak manapun. Kondisi ini tentu bisa menimbulkan gejala yang bervariasi.

Salah satu gejala stroke ringan di usia muda yang sering dikeluhkan adalah kesemutan atau mati rasa. Umumnya, ini lebih sering dialami pada pasien diabetes dan tekanan darah tinggi

5. Kesulitan Berjalan

Ciri-ciri stroke ringan

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention, kesulitan berjalan secara tiba-tiba dapat menjadi salah satu tanda stroke ringan.

Ini dapat disertai dengan keluhan pusing, kehilangan keseimbangan, atau kurang koordinasi tubuh. 

6. Melemahnya Otot

Seseorang yang terkena stroke sering kali mengalami kelemahan otot di salah satu sisi tubuh. Kondisi ini bisa memengaruhi wajah, lengan, atau kaki di satu sisi tubuh.

Artikel Lainnya: 6 Cara Mengobati Stroke yang Tepat

Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke Ringan

Pada dasarnya, stroke merupakan kondisi darurat yang mengancam jiwa. Jika seseorang terkena stroke, tingkat kerusakan yang dialami oleh otak akan bergantung pada kecepatan penanganan terhadap stroke. Oleh karenanya, setiap detik sangatlah berarti.

“Semakin cepat stroke dikenali dan ditangani, maka kerusakan otak yang terjadi dapat dibatasi,” tutur Dokter Alvin.

Oleh karenanya, penting untuk mengidentifikasi dan mengetahui cara mengatasi gejala stroke ringan. Berikut pertolongan pertama pada gejala stroke ringan yang bisa kamu lakukan:

1. F–Face

Coba minta orang tersebut untuk tersenyum. Perhatikan apakah ada penurunan pada salah satu atau kedua sisi wajahnya yang menjadi tanda kelemahan atau kelumpuhan otot.

2. A–Arms

Minta mereka untuk mengangkat tangan. Jika memiliki kelemahan otot di salah satu sisi, satu lengan akan tetap lebih tinggi, sedangkan lengan lainnya akan terkulai jatuh ke bawah.

3. S–Speech

Stroke sering kali menyebabkan seseorang kehilangan kemampuan berbicara. Mereka mungkin akan berbicara tidak jelas atau kesulitan memilih kata yang tepat.

4. T–Time

Perhatikan waktu gejala tersebut dimulai. Pastikan untuk mencatatnya dan segera periksakan kondisi tersebut ke penyedia layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

Setelah melakukan metode F.A.S.T. dan seseorang menunjukkan gejala-gejala stroke, maka kamu perlu segera membawanya ke rumah sakit terdekat atau hubungi Unit Gawat Darurat. Coba lakukan panggilan lewat layanan darurat 112.

Usahakan juga untuk mencatat waktu pertama kali muncul gejala. Ini bisa membantu menentukan jenis pengobatan yang akan dilakukan.

Bila punya pertanyaan lain seputar gejala stroke ringan dan cara penanganannya, jangan sungkan untuk bertanya ke dokter. Manfaatkan layanan Tanya Dokter dan Temu Dokter di aplikasi KlikDokter untuk konsultasi yang lebih praktis.

Yuk, #JagaSehatmu dengan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi adanya masalah kesehatan yang dimiliki. Dengan begitu, kamu bisa segera mengobatinya dan mencegah terjadinya komplikasi penyakit lain.

(NM)

Gejala StrokeStroke

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter