Sukses

Benarkah Dehidrasi Picu Disfungsi Ereksi?

Dehidrasi disebut memicu sejumlah gangguan kesehatan, salah satunya disfungsi ereksi. Simak selengkapnya.

Klikdokter.com, Jakarta Tak hanya disebabkan faktor psikologis atau obat-obatan tertentu, disfungsi ereksi juga dapat dipicu oleh dehidrasi. Dehidrasi terjadi ketika tubuh kekurangan cairan sementara Anda tidak kunjung memenuhinya.

Dehidrasi sering kali disepelekan, padahal dampaknya bisa berat bahkan menyebabkan kematian. Secara rinci, hal tersebut disampaikan oleh dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter.

“Dehidrasi dapat dikelompokkan menjadi tiga derajat keparahan, yaitu dehidrasi ringan, sedang, dan berat. Jika dehidrasi dibiarkan, maka bisa berkembang menjadi dehidrasi tingkat berat dan mengancam nyawa,” kata dr. Theresia.

Lebih lanjut, dr Theresia menjelaskan bahwa keluarnya cairan tubuh terjadi melalui berbagai cara, yaitu lewat keringat, air mata, muntah, buang air kecil, maupun buang air besar. Dehidrasi paling sering disebabkan oleh diare, demam, muntah-muntah, luka bakar, kelainan ginjal, atau penyakit lainnya.

“Selain itu, dehidrasi juga dapat diakibatkan oleh aktivitas yang berlebihan seperti olahraga ataupun konsumsi minuman beralkohol,” tambah dr. Theresia.

Faktanya, dehidrasi sendiri dapat menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan yang tak diduga-duga. Bahkan, sebuah penelitian mengaitkannya dengan kondisi seperti disfungsi ereksi. Bagaimana itu bisa terjadi?

Kaitan dehidrasi dan disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi (DE) adalah gangguan seksual yang kerap dialami pria. Dilansir Medical News Today, penelitian mengungkap bahwa kurangnya cairan tubuh dapat memengaruhi seseorang secara fisiologis dan mental. Hal ini kemudian akan menyebabkan sejumlah perubahan fisiologis, seperti DE, untuk sementara waktu.

Ada beberapa aspek yang diperlukan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi dengan baik. Kerusakan pada satu atau lebih dari langkah-langkah berikut ini dapat mengakibatkan kesulitan ereksi. Prosesnya meliputi:

  • Gairah seksual, atau pesan yang dikirim ke otak yang merangsang aliran darah ke penis
  • Peningkatan aliran darah ke dua ruang di penis -- disebut corpus cavernosum -- yang membuat penis ereksi
  • Ketika seorang pria mencapai ejakulasi, ereksi akan menghilang

Ketika seorang pria mengalami dehidrasi, dia tidak memiliki banyak volume darah di tubuhnya seperti ketika dia terhidrasi dengan baik. Oleh karena itu, pembuluh darahnya menjadi terbatas karena tidak ada cukup darah untuk membuatnya tegang. Hal ini mengganggu aliran darah ke seluruh bagian tubuh, termasuk penis.

Penjelasan lainnya adalah saat seseorang mengalami dehidrasi, tubuhnya akan melepaskan enzim angiotensin I dalam jumlah lebih besar yang membuat pembuluh darah menyempit. Ini berdampak pada aliran darah ke penis yang kemudian melemahkan daya ereksi.

Meski penelitian-penelitian skala kecil telah mengkaji hubungan dehidrasi dan disfungsi ereksi, tetap dibutuhkan studi lainnya yang dapat memperkuat.

Cara mencegah dehidrasi agar tidak memengaruhi ereksi

Jangan biarkan dehidrasi mengurangi kemampuan seksual Anda sampai menyebabkan disfungsi ereksi! Untuk mencegah dehidrasi, lakukan cara yang dianjurkan dr. Alberta Jesslyn Gunardi dari KliKDokter berikut ini:

  • Minum air putih yang cukup. Minuman yang terbaik adalah air putih.
  • Hindari konsumsi alkohol karena juga dapat memicu dehidrasi.
  • Jika Anda merasa dehidrasi saat sedang di cuaca panas, carilah tempat berteduh yang memliki temperatur yang dingin, misalnya di bawah pohon rindang.
  • Gunakan pakaian yang menyerap keringat.
  • Bergegas untuk mandi dengan air bersuhu ruangan atau air dingin jika memungkinkan.

Jagalah tubuh Anda agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi. Selain disinyalir mengganggu ereksi, dehidrasi juga dapat membuat Anda mudah lelah, sembelit, bahkan hingga penurunan kesadaran. Namun, jika Anda merasakan banyak perubahan pada frekuensi atau kemampuan ereksi meskipun tidak dehidrasi, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat diketahui penyebabnya.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar