Sukses

Jangan Sepelekan Alzheimer, Kenali 5 Gejalanya!

Mengenali gejala Alzheimer dapat membantu Anda untuk mencegah penyakit yang dapat menurunkan fungsi otak ini.

Klikdokter.com, Jakarta “Maklum, sudah tua.” Mungkin itulah yang Anda ucapkan dalam hati ketika orang tua kebingungan mencari barang atau lupa meletakkan barang. Namun, jangan disepelekan karena ini bisa saja menjadi gejala penyakit Alzheimer.

Kenapa tak boleh disepelekan? Alzheimer biasanya ditandai dengan hilangnya ingatan dan diikuti dengan kebingungan. Perlahan, Alzheimer akan menyebabkan pelemahan mental yang tidak bisa diperbaiki, yang nantinya akan merusak kemampuan seseorang dalam hal mengingat, berpikir, berimajinasi, dan belajar.

Mengutip penjelasan dari dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, kumpulan gejala akibat kematian sel-sel saraf otak (apoptosis) secara bersamaan sehingga otak mengerut dan mengecil itulah yang disebut dengan Alzheimer.

Mengenali gejala Alzheimer

Sedimen protein pun akan memenuhi otak dari penderitanya. Bagi orang awam, kondisi mengecilnya otak terdengar sebagai hal yang mustahil, tapi nyatanya hal itu bisa terjadi. Untuk itu, Anda wajib mewaspadainya dengan cara mengenali gejala-gejalanya seperti berikut ini.

1. Mengalami gangguan daya ingat

Ciri-ciri yang paling mudah dikenali adalah adanya gangguan daya ingat. Meski begitu, bukan berarti orang yang lupa terhadap kejadian lampau mengidap Alzheimer. Sebab, seseorang dengan Alzheimer biasanya melupakan hal-hal yang baru saja terjadi. Menceritakan suatu kejadian berulang-ulang kali seperti belum pernah ia lakukan sebelumnya juga menjadi ciri bahwa orang tersebut kemungkinan terkena Alzheimer.

Tak hanya itu, penderitanya pun akan kesulitan menentukan waktu serta lokasi spesifik bila sedang berada di luar rumah. Jika ia melupakan waktu dan lokasi tempatnya berada, otomatis ia akan kesulitan menentukan di mana ia harus kembali atau dalam hal ini, arah pulang ke rumah.

2. Gagal fokus dan bekerja

Mulai hilangnya ingatan terhadap hal-hal sederhana tentu memengaruhi hal lainnya seperti beraktivitas. Melakukan berbagai kegiatan membutuhkan fokus. Hal ini sulit dilakukan oleh penderita Alzheimer. Mereka tidak bisa mengerjakan hal-hal sederhana yang biasa dengan mudah mereka lakukan dulu, seperti membaca, menghitung, membedakan warna, atau bahkan lupa cara membersihkan dirinya sendiri. Pada saat ini janganlah mencoba mendiskusikan hal sulit kepada penderita Alzheimer karena ini hanya akan membuatnya frustasi, karena ia telah kehilangan kemampuan untuk membuat keputusan.

3. Sulit berkomunikasi

Coba bayangkan situasi ini. Bila Anda hendak menjelaskan proyek, tetapi ternyata Anda melupakan seluruh materi alias blank, tentu Anda akan gelagapan di depan orang banyak, bukan? Hal itulah yang kira-kira dialami oleh penderita Alzheimer.

Kesulitan mengingat berbagai kata membuat mereka sulit berkomunikasi. Tak cuma kesulitan dalam mengeluarkan kata, penderita juga berusaha sangat keras dalam memahami apa yang dikatakan lawan bicaranya, bahkan bisa jadi tidak memahami sama sekali.

4. Moody

Selain kehilangan kemampuan mengingat, bekerja, dan berkomunikasi, gejala berikutnya yang mesti Anda perhatikan yaitu adanya perubahan emosional yang terlampau cepat. Biasanya, penderita akan menjadi mudah sedih, marah, bahkan depresi karena hal sepele, tetapi tak lama kemudian mereka bisa normal kembali seakan tak terjadi apa pun.

5. Menjadi antisosial

Kehilangan kemampuan yang tadinya dimiliki pasti memengaruhi tingkat kepercayaan diri, apalagi bila penderitanya sudah mengetahui bahwa ia terkena Alzheimer. Mungkin saja mereka berpikir, daripada hanya menyusahkan teman-temannya, lebih baik menarik diri. Sebab, tak sedikit pula orang yang belum ikhlas dan sabar menghadapi orang dengan penyakit Alzheimer.

1 dari 2 halaman

Membantu seseorang dengan Alzheimer

Bila kelima gejala di atas sudah tampak jelas pada orang terdekat Anda, sebisa mungkin konsultasikan hal ini dengan dokter spesialis saraf supaya lekas mendapatkan penanganan yang optimal. Sementara itu, dilansir dari WebMD, Anda juga bisa membantu seseorang dengan Alzheimer dengan cara-cara ini:

  • Bantu ingatkan penderita untuk menjaga kebersihan diri. Bila tak berhasil, jangan sungkan untuk langsung membantu mereka, setidaknya dengan mengganti pakaiannya.
  • Bantu ingatkan penderita untuk selalu minum obat dan menjaga diet sehatnya. Anda bisa membuatkan beberapa daftar yang diletakkan di tempat yang biasa mereka lewati atau mudah terlihat.
  • Singkirkan benda pecah belah, benda tajam, atau kabel-kabel elektronik yang dapat membahayakan mereka saat sedang tidak bersama Anda. Jaga rumah dari lantai yang terlalu licin atau sudut-sudut tajam. Meski begitu, jangan sampai Anda membuat terlalu banyak perubahan yang signifikan karena itu hanya akan membuat mereka semakin bingung.
  • Cek peralatan dapur secara rutin supaya tidak melukai mereka dan pasanglah alat pendeteksi asap.

Karena Alzheimer dapat menyebabkan pelemahan mental yang tidak bisa diperbaiki dan dapat merusak kemampuan penderitanya dalam mengingat, berpikir, berimajinasi, dan belajar, mengetahui gejala Alzheimer bisa menjadi sangat krusial untuk mencegahnya semakin memburuk.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar