Sukses

Tips Rambut Sehat ala Atlet Renang Asian Games

Tak ingin mengalami masalah rambut usai berenang? Tenang, ikuti saja tips dari atlet renang Asian Games!

Klikdokter.com, Jakarta Untuk Anda yang hobi berenang, pasti sudah tak sabar untuk menyaksikan para atlet renang Indonesia berlaga di Asian Games. Selain terpukau pada kemampuan olahraga mereka, Anda mungkin juga bertanya-tanya: bagaimana mereka menjaga kesehatan rambut mengingat bagian tubuh yang satu ini sering terpapar dengan klorin?

Klorin dan dampaknya bagi rambut

Saat berenang, rambut Anda akan terpapar dengan air kolam yang mengandung berbagai zat. Salah satunya adalah klorin, yang ditambahkan pada air untuk mengontrol pertumbuhan mikroorganisme, seperti bakteri dan virus, pada air kolam renang.

Jika rambut terpapar dengan klorin, dapat terjadi perubahan kimiawi pada komponen rambut. Hal ini dapat menyebabkan perubahan pada pigmen pewarna rambut, minyak yang melapisi rambut, dan protein pembentuk rambut.

Sering kali, paparan rutin dan jangka panjang dengan klorin memicu perubahan warna rambut dari warna alaminya menjadi warna serupa jerami yang merupakan warna keratin. Rambut yang diwarnai dengan cat pun dapat berubah warna atau menjadi luntur warnanya.

Rambut juga menjadi tidak berkilau, kering, tidak halus, dan lebih mudah rusak. Klorin yang masuk dalam rambut dapat mengkristal dan memisahkan serat rambut, membuat rambut menjadi mudah bercabang.

Selain klorin, berbagai metal yang terdapat pada air kolam dapat memengaruhi rambut, terutama apabila teroksidasi. Misalnya, oksidasi dari tembaga menyebabkan warna rambut menjadi kehijauan.

1 dari 2 halaman

Tips merawat rambut

Usai berenang, Anda tentunya perlu membersihkan rambut dengan benar agar halus kembali dan tidak rusak. Terutama jika Anda berenang tanpa menggunakan topi renang. Namun sebetulnya, perawatan rambut ini tak hanya dapat dilakukan usai berenang tetapi juga sebelum dan selama berenang.

Pertama, biasakan diri Anda untuk membasahi rambut dengan air tawar sebelum masuk kolam renang. Rambut yang kering akan memiliki sifat mudah menyerap air, seperti spons. Jika Anda berenang dengan rambut kering, maka rambut akan mudah menyerap air kolam dengan kandungan klorin dan berbagai metal lainnya. Membasahi rambut dengan air tawar akan mengurangi penyerapan ini.

Selanjutnya, setelah rambut basah berikan produk rambut. Sebaiknya gunakan produk rambut yang berbahan minyak atau silikon. Misalnya morrocan oil, argan oil, minyak zaitun, dan minyak kelapa. Bisa juga memakai serum rambut anti-frizz atau antipanas (seperti yang digunakan sebelum menata rambut dengan hair dryer). Berbagai produk ini dapat membuat rambut lebih waterproof, melindungi rambut dari efek klorin di kolam renang, serta melembapkan rambut.

Selama berenang, gunakan topi pelindung khusus renang seperti yang dilakukan oleh para atlet renang. Topi renang memang tidak menjamin rambut tidak akan kontak dengan air kolam, tapi cukup melindungi sebagian besar rambut. Jika tidak menggunakan topi, semprotlah rambut dengan tabir surya untuk memproteksinya dari sinar matahari, terutama UVA.

Lalu setelah berenang, segera bilas rambut dengan air tawar. Jika Anda langsung mandi usai berenang, pastikan menggunakan cukup sampo untuk membersihkan rambut. Jika diperlukan, Anda dapat keramas dua kali. Jangan lupa untuk membilas rambut hingga benar-benar bersih, agar dapat membuang semua deposit klorin dari air skolam renang.

Sebagai langkah terakhir, Anda dapat menggunakan masker rambut dan biarkan selama 10-15 menit. Jika terburu-buru, pakailah kondisioner yang didiamkan selama 2-3 menit. Hal ini akan membantu menjaga kelembapan rambut.

Sering berenang bukan berarti maklum dengan rambut yang kering dan rusak, ya. Jagalah rambut Anda agar selalu sehat bak atlet renang. Jadi sudah siap, kan, nonton pertandingan renang di Asian Games? 

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar