Sukses

Hirup Uap Kali Item, Ibu Hamil Rentan Kena Penyakit

Gas beracun kali Item dapat berdampak negatif pada banyak orang, terutama ibu hamil. Ini lima penyakit yang bisa terjadi sebagai akibatnya.

Klikdokter.com, Jakarta Kali Sentiong, atau yang kini dipanggil Kali Item, menjadi sorotan media akibat berwarna hitam pekat. Aliran sungai yang juga disebut sebagai Kali Item ini terletak berdekatan dengan tempat tinggal atlet Asian Games 2018.

Tak sekadar masalah estetika, Kali Item juga mengeluarkan aroma tak sedap yang menyengat. Diketahui bahwa aroma tersebut adalah gas beracun yang terdiri dari kombinasi karbon dioksida, nitrogen oksida, dan metana. Mereka yang tinggal di sekitar dan sering menghirupnya berisiko terkena masalah kesehatan, apalagi bila orang tersebut adalah seorang ibu hamil.

Dampak aroma Kali Item pada ibu hamil

Masalah kesehatan yang sangat mungkin terjadi bila ibu hamil sering terpapar gas beracun dari Kali Item adalah sebagai berikut:

  1. Infeksi saluran napas

Uap dari Kali Item yang terkontaminasi limbah mengandung sejumlah virus, bakteri, ataupun parasit. Paparan uap tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi saluran napas atas maupun bawah, khususnya pada ibu hamil. Hal ini terjadi karena ibu hamil adalah golongan orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah, di samping anak-anak dan orang lanjut usia.

  1. Iritasi saluran napas

Uap Kali Item juga dapat menyebabkan iritasi saluran napas jika sering terhirup. Seperti telah diungkit sebelumnya, ibu hamil memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah dibandingkan orang normal sehingga dirinya lebih rentan mengalami keadaan ini.

Gejala yang terjadi akibat iritasi saluran napas adalah bersin, batuk, tenggorokan gatal, nyeri tenggorokan hingga sesak napas.

  1. Alergi

Seorang ibu hamil yang mengidap asma dan rhinitis alergi akan mengalami kekambuhan gejala bila dirinya sering terpapar gas beracun dari Kali Item. Keluhan yang timbul akibat hal tersebut dapat berupa bersin-bersin, sesak napas hingga henti napas.

  1. Berat badan lahir rendah

Ketika ibu hamil kekurangan oksigen akibat menghirup uap gas beracun dari Kali Item, janin di dalam kandungannya berisiko mengalami kekurangan nutrisi. Hal ini pada akhirnya akan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan di bawah normal.

  1. Asfiksia

Menghirup gas beracun, baik dari Kali Item atau lokasi lainnya, dapat menyebabkan kurangnya oksigen yang masuk ke dalam tubuh. Bila kondisi ini dialami oleh ibu hamil, masalah kesehatan yang dikenal dengan istilah asfiksia tak bisa dihindari lagi.

Asfiksia adalah kondisi di mana tubuh bayi kekurangan pasokan oksigen, sehingga akan mengalami kesulitan bernapas, tampak lesu, kulit kebiruan dan pucat, denyut jantung melambat, kejang hingga kehilangan kesadaran.

Mengetahui bahwa gas beracun dari Kali Item dapat menyebabkan dampak buruk di atas, ibu hamil yang tinggal di sekitar lokasi wajib bersikap waspada setiap saat. Selalu terapkan gaya hidup sehat: penuhi kebutuhan gizi setiap hari, istirahat cukup, dan aktif bergerak agar sistem kekebalan tubuh selalu berada di tahap prima. Pastikan pula sirkulasi udara di rumah berlangsung dengan baik, dan gunakan masker saat beraktivitas. Dengan ini, dampak buruk akibat uap Kali Item bisa diperkecil.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar