Sukses

Deretan Penyebab Batu Ginjal yang Jarang Diketahui

Terdapat beberapa penyebab batu ginjal yang mungkin belum diketahui oleh masyarakat umum. Kenali dan waspadai, agar Anda tak mengalami penyakit berbahaya ini!

 

Batu ginjal atau dikenal medis dengan sebutan nefrolitiasis adalah massa padat yang terbuat dari kristal. Batu ini biasanya berasal dari ginjal, meski dapat pula berkembang di bagian mana saja di sepanjang saluran kemih Anda. 

Faktanya, batu ginjal dapat terbentuk di bagian ginjal, ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih), kandung kemih, dan uretra (saluran pembuangan yang berasal dari kandung kemih).

Tidak semua batu ginjal terbentuk dari bahan yang sama. Oleh karena itu, batu ginjal dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti batu kalsium, batu asam urat, batu struvite, batu cystine.

Berbeda bentuk, berbeda pula penyebab batu ginjal tersebut. Agar tidak salah kaprah dengan penyakit ini, yuk kenali faktor yang dapat menjadi penyebabnya.

Artikel Lainnya: Mengenali Tanda-Tanda Batu Ginjal

Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab terbentuknya batu ginjal:

1 dari 3 halaman

1. Kurang Minum Air Putih

Tidak mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup setiap hari dapat dapat menyebabkan dehidrasi alias kurang cairan. 

Akibatnya, tubuh akan menghemat cairan yang dikeluarkan untuk membuang ‘sampah sisa metabolisme’ melalui urine. Oleh karena itu, sisa metabolisme tersebut malah akan menumpuk, mengkristal, dan membentuk batu ginjal.

2. Kelainan Bawaan

Terdapat kelainan bawaan sejak lahir yang disebut dengan cystinuria. Ini adalah kondisi yang membuat ginjal tidak dapat menyerap asam amino.

Orang-orang yang mengalami kondisi tersebut lebih berisiko mengalami penumpukan asam amino di dalam tubuh. Asam amino tersebut dapat membentuk kristal batu ginjal, yang dikenal dengan sebutan batu cystine.

3. Konsumsi Makanan Tertentu Secara Berlebihan

Terdapat beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Makanan tersebut adalah yang mengandung oksalat, purin, dan sodium.

Beberapa makanan yang mengandung oksalat dan bisa menyebabkan batu ginjal jika dikonsumsi berlebihan, misalnya bayam, kacang tanah, belimbing, dan kakao atau cokelat.

Sementara itu, beberapa asupan mengandung purin adalah jeroan, kepiting, bebek, dan alkohol. Sedangkan, asupan mengandung sodium dan dapat menyebabkan batu ginjal jika dikonsumsi kebanyakan adalah daging olahan, makanan kaleng, dan kecap atau saus dalam kemasan.

Artikel Lainnya: Wajib Tahu, Ini Perbedaan Batu Empedu dan Batu Ginjal!

2 dari 3 halaman

4. Infeksi Salurah Kemih

Infeksi saluran kemih dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal struvite. Bakteri yang menyebabkan penyakit tersebut dapat membuat zat amonia menumpuk pada urine.

Cepat atau lambat, penumpukan tersebut dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Jenis batu ini dapat membesar dengan cepat.

5. Berat Badan Berlebihan

Apakah Anda memiliki berat badan berlebihan atau bahkan obesitas? Jika ya, Anda lebih berisiko mengalami batu ginjal. 

Ukuran tubuh yang lebih besar menyebabkan meningkatnya pembuangan kalsium, oksalat, dan asam urat yang lebih tinggi pada urine. Hal inilah yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

6. Konsumsi Obat-Obatan Tertentu

Anda sebaiknya tidak mengonsumsi obat-obatan melebihi anjuran yang tertera di kemasan. Anda sebaiknya juga terlebih dahulu berkonsultasi kepada dokter sebelum mengonsumsi obat jenis apa pun.

Pasalnya, terdapat beberapa jenis obat yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Obat tersebut, misalnya suplemen kalsium, vitamin C, dan D.

7. Konsumsi Minuman Bersoda Berlebihan

Minuman bersoda umumnya mengandung natrium kafein, dan mineral lainnya. Apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, jenis minuman ini dapat membebani kerja ginjal.

Cepat atau lambat, kerja ginjal yang terus-menerus terbebani dapat merusak fungsi tersebut. Alhasil, organ penting ini tak mampu lagi menyaring sisa metabolisme tubuh. Alhasil, salah satu kondisi yang bisa terjadi adalah batu ginjal.

Ada pula dugaan yang menyebut bahwa mengonsumsi minuman bersoda sebanyak 2 kaleng dalam sehari dapat meningkatkan risiko gagal ginjal.

Cegah batu ginjal sejak dini dengan memperbaiki gaya hidup dan pola makan sehari-hari. Apabila Anda curiga mengalami gejala-gejala yang berkaitan dengan kondisi tersebut, sebaiknya jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter.

Anda juga bisa mengonsultasikan masalah kesehatan ginjal atau organ lainnya kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar