HomeInfo SehatGinjal dan Saluran Kemih5 Warna Urine Tidak Sehat yang Jadi Tanda Penyakit
Ginjal dan Saluran Kemih

5 Warna Urine Tidak Sehat yang Jadi Tanda Penyakit

dr. Dyan Mega Inderawati, 10 Nov 2023

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Warna urine yang tidak sehat seperti kemerahan, cokelat gelap, hingga kelabu bisa menjadi tanda penyakit serius, termasuk Infeksi Saluran Kemih (ISK) sampai gangguan pada organ hati.

5 Warna Urine Tidak Sehat yang Jadi Tanda Penyakit

Pernahkah kamu melihat warna urine kemerahan atau berwarna gelap kecoklatan? Jika ya, warna urine tersebut perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda penyakit.

Dalam kondisi normal, urine yang sehat seharusnya berwarna jernih, tidak berbau tajam, dan tidak menimbulkan keluhan saat proses pengeluarannya. Namun, apabila terjadi perubahan warna, kamu perlu waspada karena ini bisa menjadi tanda air seni yang tidak sehat.

Berikut adalah warna urine yang tidak sehat dan bisa menjadi tanda penyakit:

1. Kuning Gelap

Perubahan warna urine menjadi kuning gelap menandakan tubuh kamu mengalami dehidrasi. Agar terhindar dari dehidrasi, usahakan untuk minum setidaknya 2 liter air setiap harinya.

2. Kemerahan

Selain karena efek obat-obatan, seperti rifampicin (obat TBC), urine yang berwarna kemerahan dapat menjadi indikasi adanya penyakit yang lebih serius, seperti infeksi saluran kencing, batu ginjal atau kanker. Umumnya, berbagai penyakit ini juga disertai gejala lain, seperti nyeri saat buang air kecil atau anyang-anyangan.

3. Cokelat gelap

Bila kamu tidak sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, perubahan warna urine menjadi cokelat gelap dapat menjadi pertanda adanya gangguan pada organ hati. Selain obat dan gangguan hati, urine berwarna cokelat gelap juga kerap dialami seseorang akibat olahraga ekstrem.

4. Kelabu

Salah satu tanda adanya infeksi saluran kencing adalah urin berwarna kelabu yang dibarengi dengan nyeri. Selain nyeri, kamu juga harus waspada infeksi bila urin kelabu ini disertai dengan frekuensi buang air kecil yang menjadi sering namun tidak terasa lega setelahnya.

5. Hijau atau biru

Amitriptyline, indomethacin, dan propofol (diprivan) adalah jenis obat yang dapat menjadikan warna urine berubah menjadi hijau atau kebiruan. Selain obat tersebut, perubahan warna urine menjadi hijau atau biru dapat pula disebabkan oleh kondisi yang disebut familial benign hypercalcemia.

Kondisi ini termasuk langka dan diturunkan oleh orangtuanya. Selain itu, urine yang berwarna hijau atau biru ini juga dapat menandakan adanya infeksi oleh bakteri pseudomonas.

Itulah perubahan warna urine yang bisa menjadi pertanda penyakit tertentu. Mulai sekarang, jangan sepelekan lagi perubahan warna urine kamu, ya. Perubahan kecil ini dapat bermakna besar bila diketahui sedari dini, dan akan menyelamatkan diri dari kondisi yang lebih serius bila segera diatasi.

Jika mengalami masalah pada urine dan saluran kemih, kamu bisa chat dokter umum dengan mudah secara online di aplikasi KlikDokter. Di KlikDokter, kamu juga bisa pesan layanan pemeriksaan urine dengan cepat dan aman. Yuk, download aplikasi KlikDokter sekarang!

(NB/RH)

Konsultasi Dokter Terkait