Sukses

10 Fakta tentang Menstrual Cup yang Perlu Anda Tahu

Menstrual cup dapat menjadi alternatif untuk pembalut atau tampon Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Menstrual cup, atau cangkir menstruasi, mungkin masih terdengar asing untuk sebagian besar wanita. Namun, tak sedikit pula yang telah menjadikannya sebagai alternatif pembalut. Beberapa alasannya adalah karena lebih murah, lebih alami, dan ramah lingkungan.

Alat ini terbuat dari silikon atau lateks dan berbentuk seperti cawan. Teksturnya lembut dan lentur. Ukurannya pun beragam, menyesuaikan dengan bentuk vagina. Sama seperti tampon, Anda tinggal memasukkannya ke dalam liang vagina untuk menggunakannya. 

Dilansir berbagai sumber, berikut ini fakta-fakta seputar menstrual cup yang perlu Anda tahu:

1. Ramah lingkungan

Pernahkah membayangkan bagaimana pembalut sekali pakai Anda terdampar setelah dibuang ke tong sampah? Mereka tertimbun bersama sampah-sampah lainnya, dan tidak mudah untuk teruraikan, lho! Sementara itu, menstrual cup dapat digunakan berkali-kali, dan awet dari tiga sampai empat tahun. Artinya, Anda tak perlu menyumbang sampah setiap bulannya.

Namun, beberapa menstrual cup dirancang hanya untuk sekali pakai. Jadi pastikan Anda membaca labelnya dengan saksama sebelum membeli, ya.

2. Lebih murah

Harga menstrual cup beragam, berkisar antara 50 ribu hingga 500 ribu, tergantung merek. Memang terlihat mahal, tapi jika dibandingkan dengan pengeluaran uang untuk membeli pembalut selama empat tahun, tentunya jauh lebih murah, kan? 

3. Memiliki beragam ukuran

Kebanyakan merek menstrual cup membaginya menjadi dua ukuran: untuk wanita di bawah 30 tahun dan belum pernah hamil, lainnya untuk wanita yang berusia di atas 30 tahun. Anda tinggal memilih yang sesuai dengan diri Anda.

4. Mudah untuk digunakan

Mungkin awalnya aneh menggunakan menstrual cup, terutama untuk Anda yang baru pertama kali. Sebenarnya tidak sulit dan Anda tidak akan merasakannya di liang vagina, jika pemakaiannya benar. Bila Anda merasa tidak nyaman, cek kembali apakah pemakaiannya sudah tepat.

5. Berisiko seperti tampon

Satu hal yang dikhawatirkan pada setiap pemakaian produk kewanitaan yang dimasukkan ke liang vagina adalah toxic shock syndrome (TSS), suatu infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Meski TSS ini jarang terjadi, Anda tetap harus mengikuti petunjuk penggunaan menstrual cup dengan baik. Mulai dari cara memasangnya, melepaskannya, hingga membersihkannya.

6. Harus dibersihkan dengan benar

Menurut ginekolog Jen Gunter, M.D., Anda harus membuang darah dan mencuci menstrual cup dengan sabun bebas minyak dan tidak berpewangi setiap 12 jam. Jika Anda berada di toilet umum misalnya, bilas dengan air yang bisa diminum atau bersihkan dengan tisu (bukan tisu pembersih vagina), dan cucilah saat ada kesempatan. Setelah periode menstruasi selesai, cuci hingga bersih atau direbus dalam air mendidih selama lima hingga sepuluh menit. 

7. Bersih

Banyak orang mengira bahwa menstrual cup kurang higienis. Faktanya, jika Anda menggunakan dengan benar, mereka sama bersihnya dengan produk lainnya, bahkan lebih.

8. Tidak menimbulkan bau tak sedap

Darah menstruasi bisa mengeluarkan bau tak sedap ketika terkena udara, misalnya saat Anda buang air kecil atau hendak mengganti pembalut. Anda tak perlu mengkhawatirkan hal ini saat menggunakan menstrual cup dikarenakan kedap udara.

9. Tak menyulitkan saat bercinta

Ingin berhubungan seksual sementara menstrual cup masih di dalam sana? Bisa saja! Tapi tergantung diri Anda, apakah mau melepasnya terlebih dulu atau tidak. Selain itu, Anda juga tak perlu mengeluarkannya saat buang air kecil maupun buang air besar.

10. Tak perlu takut bocor

Anda tak perlu takut bocor saat menggunakan menstrual cup. Karena itu, alat ini berguna jika haid sedang banyak karena dapat menampung lebih banyak darah menstruasi daripada pembalut.

Jadi, bagaimana? Setelah Anda mengetahui kesepuluh fakta tentang menstrual cup di atas, apakah Anda tertarik untuk mencoba menggunakannya?

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar