Sukses

Bumil, Ini Cara Agar Bayi Tak Lahir Cacat

Semua orang tua ingin sang buah hati terlahir normal tanpa kurang suatu apa pun. Ikuti kiat-kiat berikut ini untuk membantu mewujudkannya.

Setiap orang tua pasti menginginkan anak yang terlahir sehat, normal, dan tak kurang suatu apa pun. Tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya terlahir cacat.

Cacat pada bayi ada yang memang disebabkan oleh faktor genetik yang tidak dapat dihindari. Namun demikian, ada juga beberapa jenis cacat lahir yang dapat dicegah. Nah, bagaimana cara mencegah bayi lahir cacat? Simak ulasannya di bawah ini. 

1. Nutrisi Seimbang dan Suplementasi Asam Folat

Selama masa kehamilan, penting untuk memastikan agar ibu hamil memenuhi kebutuhan gizinya. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi dapat menjaga kesehatan sang ibu serta membantu perkembangan janin dalam kandungan. 

Selain makronutrien, berbagai mikronutrien seperti vitamin dan mineral sangat penting bagi ibu hamil. Salah satunya yang sangat penting adalah asam folat atau vitamin B9. 

Asam folat sangat penting untuk membantu pembentukan saraf janin dalam kehamilan. Vitamin ini dapat mencegah bayi lahir dengan cacat bawaan bernama neural tube defect, yang merupakan kelainan pada otak dan tulang belakang bayi. 

Ibu hamil membutuhkan 600–800 mikrogram asam folat setiap hari. Selain dari suplementasi, vitamin ini bisa didapat dari sayur-sayuran seperti bayam, kubis, seledri, asparagus, jagung, dan kailan.

Artikel Lainnya: Dampak Negatif Konsumsi Asam Folat Berlebih Saat Hamil

1 dari 5 halaman

2. Periksa Kandungan Secara Rutin

Cara agar bayi terlahir normal berikutnya adalah dengan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Ini merupakan hal yang sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini masalah dalam kehamilan sehingga dapat ditangani sedini mungkin.

Selain itu, kontrol rutin kehamilan dapat mengantisipasi kondisi cacat pada bayi yang memerlukan penanganan khusus setelah lahir. Itulah mengapa penting sekali melakukan pemeriksaan ke dokter secara rutin selama kehamilan. 

3. Tidak Mengonsumsi Alkohol dan Berhenti Merokok

Alkohol dapat masuk ke dalam peredaran darah dan tali plasenta. Hal ini tentunya akan memengaruhi perkembangan janin dan meningkatkan risiko kelahiran bayi cacat yang dinamakan fetal alcohol syndrome.

Begitu juga dengan kebiasaan merokok. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko kelahiran bayi cacat, seperti bibir sumbing dan penyakit jantung bawaan. Merokok juga dapat menyebabkan kematian janin dalam kandungan dan kelahiran prematur.

Itulah sebabnya cara mencegah bayi lahir cacat salah satunya dengan menghindari paparan asap rokok dan konsumsi alkohol.

Artikel Lainnya: Catat! Makanan Ini Cegah Bayi Lahir Cacat

2 dari 5 halaman

4. Lakukan Vaksinasi

Vaksinasi adalah cara mencegah bayi lahir cacat yang tidak boleh Anda abaikan. Ada beberapa jenis vaksinasi yang disarankan, baik selama masa kehamilan maupun setelah masa kehamilan.

Salah satu vaksin yang diperlukan sebelum masa kehamilan adalah vaksin rubella untuk mencegah bayi mengalami kelainan bernama congenital rubella syndrome. Congenital rubella syndrome merupakan kumpulan kelainan pada janin meliputi kelainan pada mata, telinga, dan jantung.

Sementara itu, pada masa kehamilan, vaksin yang perlu diberikan adalah vaksin tetanus untuk mencegah terjadinya penyakit tetanus pada bayi.

Artikel Lainnya: Catat, Ini Daftar Vaksin yang Aman dan Dilarang untuk Ibu Hamil

5. Hindari Infeksi

Beberapa jenis infeksi, seperti toksoplasma, rubella, CMV, dan herpes dapat menyebabkan kelainan pada janin. Nah, cara agar bayi tidak lahir cacat tentu dengan menghindari infeksi ini. Karena itu, Anda perlu melakukan hal-hal berikut:

  • Cuci tangan dengan sabun setiap kali Anda selesai beraktivitas, mempersiapkan makanan, dan makan. 
  • Hindari konsumsi daging yang tidak matang atau kurang matang. Hindari pula konsumsi sayuran mentah.
  • Hindari orang-orang yang sedang terinfeksi virus. Bila Anda terpaksa bertemu dengan orang yang sedang terinfeksi, gunakan masker pelindung hidung.
  • Gunakan sumber air yang bersih dan matang untuk minum.
3 dari 5 halaman

6. Jangan Sembarangan Minum Obat Selama Kehamilan

Ada beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan cacat bawaan pada janin. Oleh karena itu, salah satu cara mencegah bayi terlahir cacat adalah dengan memperhatikan obat yang dikonsumsi ibu hamil.

Ibu hamil harus berkonsultasi dengan dokter sebelum minum obat. Ini dilakukan agar pemilihan obat tidak salah sehingga aman bagi kehamilan.

Artikel Lainnya: Amankah Ibu Hamil Minum Aspirin?

7. Kelola Stres dengan Baik

Meski tampak remeh, stres dapat memengaruhi kehamilan Anda. Stres berlebihan selama kehamilan dapat memicu kelainan bawaan seperti bibir sumbing. Jadi, cara mencegah bayi lahir cacat adalah dengan menghindari stres berlebihan selama hamil.

Saat stres, terutama stres dalam jangka waktu yang panjang, terjadi ketidak-seimbangan hormon dalam tubuh ibu dan inilah yang dapat memicu terjadinya kelainan bawaan pada janin.

4 dari 5 halaman

8. Hindari Paparan Berbahaya Selama Kehamilan

Paparan berbahaya, seperti radiasi X-ray, bahan limbah pabrik, serta zat kimia tertentu berisiko menyebabkan cacat bawaan pada janin. Komunikasikan dengan dokter jika Anda hamil sehingga dokter tidak salah melakukan pemeriksaan X-ray pada Anda.

Selain itu, cara mencegah bayi lahir cacat dapat dilakukan dengan menghindari paparan limbah pabrik atau bahan-bahan kimia yang mudah terhirup atau terminum agar kondisi kehamilan Anda baik.

9. Hamil di Usia Tepat

Kelainan genetik seperti sindrom Down dan beberapa sindrom lainnya meningkat pada kehamilan usia tua (di atas 35 tahun). Hamil terlalu muda juga berisiko menyebabkan bayi mengalami cacat bawaan.

Oleh sebab itu, rencanakan kehamilan pada usia yang optimal, yaitu pada usia 20 hingga 35 tahun.

Nah, demikian beberapa cara mencegah bayi lahir cacat. Ingat, persiapan kehamilan yang baik akan membantu menjaga kondisi fisik dan mental sang ibu. Hal ini juga turut menjaga perkembangan janin dalam kandungan dan yang tak kalah penting adalah menurunkan risiko kelahiran bayi cacat.

Konsultasikan seputar kandungan Anda kepada dokter secara langsung melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter. Gratis!

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar