Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Kombinasi Suplemen Protein dan Nge-gym untuk Mengencangkan Otot

Kombinasi Suplemen Protein dan Nge-gym untuk Mengencangkan Otot

Mengombinasikan konsumsi suplemen protein dan olahraga di gym bisa membuat otot lebih kencang? Efektifkah?

Demi mewujudkan tubuh ideal, setiap orang menempuh berbagai cara. Salah satu cara yang dilakukan selain berolahraga rutin adalah dengan mengonsumsi berbagai makanan dan minuman tinggi protein, seperti suplemen protein. Suplemen ini dipercaya dapat mempercepat pertumbuhan otot dan membuat tubuh lebih kencang.

Suplemen protein merupakan salah satu tambahan produk diet yang berasal dari ekstrak protein. Awalnya, konsumsi suplemen protein dilakukan oleh atlet profesional, khususnya yang membutuhkan massa otot besar seperti bodybuilding.

Konsumsi suplemen harus di bawah pengawasan dokter atau ahli kesehatan olahraga dan nutrisi. Namun, sekitar dua dekade belakangan, dan seiring bergesernya paradigma bentuk tubuh ideal pria, konsumsi suplemen ini kian meluas.

1 dari 5 halaman

Beberapa Pilihan Suplemen Protein

Suplemen protein terdapat dalam beberapa bentuk. Mulai dari kapsul, susu, hingga bentuk pengganti makanan meal replacement product (MRP), seperti bar protein dan minuman berenergi.

Artikel Lainnya: Perlukah Suplemen Protein untuk Membentuk Otot?

Asupan protein yang cukup sangat penting untuk mengencangkan otot. Karena itu, jika seseorang sedang menjalani program pembentukan otot, dianjurkan untuk mengonsumsi protein lebih banyak dari biasanya.

Sumber protein bisa didapatkan dari makanan, tetapi banyak yang kesulitan memenuhi kebutuhan protein ini hanya dari makanan. Di sinilah suplemen protein dapat digunakan.

Ada beberapa jenis suplemen protein yang tersedia di pasaran, tapi yang paling populer adalah whey protein, protein kasein, dan protein kedelai. Whey protein adalah jenis protein yang paling banyak dijual di pasaran dan populer di kalangan para atlet. Bisa jadi protein jenis ini merupakan suplemen protein terbaik 

Hasil penelitian dari University of Medical Branch, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa konsumsi whey protein setelah latihan beban dapat meningkatkan pertumbuhan otot dengan cara merangsang pembentukan protein otot.

Protein kedelai bukanlah pilihan yang tepat karena merupakan rekayasa genetik dan rantai asam aminonya paling rendah dalam membangun otot. Selain itu, protein kedelai diyakini dapat meningkatkan kadar estrogen yang sangat dihindari oleh para atlet.

2 dari 5 halaman

Cara Suplemen Protein Bekerja

Sudah menjadi rahasia umum bahwa atlet profesional dan binaragawan mengandalkan protein sebagai suplemen makan dalam rutinitas latihan mereka. Biasanya, suplemen yang dikonsumsi berupa pil atau formula bubuk yang dapat dicampur dengan susu, air, atau jus buah.

Suplemen protein dirancang untuk meningkatkan massa otot bila dikombinasikan dengan olahraga teratur. Suplemen ini bekerja menyediakan pondasi yang diperlukan bagi tubuh untuk menciptakan asam amino, yang berguna untuk membangun jaringan otot secara lebih cepat dan lebih efisien.

Artikel Lainnya: Untuk Membentuk Otot, Pilih Makanan Sehat atau Suplemen?

Sepanjang proses pencernaan, protein dipecah oleh enzim protease. Semakin cepat protein dipecah, maka akan semakin cepat terbentuk asam amino yang dapat membantu memperbaiki jaringan otot dan meningkatkan pertumbuhan otot secara lebih cepat, tapi tetap alami.

Hal ini juga diketahui dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membantu Anda tetap sehat, bugar, dan lebih kuat dalam melakukan latihan yang intens.

Alasan mengapa konsumsi suplemen sangat bermanfaat bagi para atlet adalah latihan fisik yang intens membutuhkan asupan protein lebih banyak dari biasanya. Dengan meningkatkan konsumsi protein, Anda juga dapat memberi otot lebih banyak waktu untuk pulih, sekaligus tumbuh dan terbentuk lebih cepat.

3 dari 5 halaman

Manfaat Konsumsi Protein dalam Bentuk Bubuk

Saat ini, banyak atlet dan olahragawan yang mengonsumsi bubuk protein dalam campuran susu mereka. Hal tersebut digunakan untuk membangun massa otot dan menambah stamina saat berolahraga.

Berikut merupakan keuntungan yang didapat bila mengonsumsi suplemen dalam bentuk bubuk:

  1. Mengatur Berat Badan

Makan makanan kaya protein dibarengi dengan suplemen dapat membantu orang merasa lebih kenyang lebih lama. Alhasil, mereka akan lebih sedikit ngemil. Hal ini dapat membantu seseorang mempertahankan berat badan yang sehat atau menurunkan berat badan jika perlu. 

  1. Membantu Pertumbuhan Massa Otot

Protein sangat penting untuk pertumbuhan otot. Banyak atlet dan penggemar olahraga mengonsumsi protein shake karena mereka percaya bahwa minuman ini akan membantu mereka meningkatkan massa otot setelah latihan kekuatan.

  1. Mempercepat Pemulihan Setelah Latihan

Selain berkontribusi pada pertumbuhan otot, protein juga dapat membantu memperbaiki otot dan jaringan yang rusak. Karena itu, atlet dapat menggunakan bubuk protein untuk mempercepat pemulihan dari nyeri otot setelah latihan.

Artikel Lainnya: Manfaat Konsumsi Protein Bubuk yang Perlu Anda Ketahui

Banyak penelitian melaporkan bahwa mengonsumsi suplemen protein setelah berolahraga dapat membantu pemulihan dengan mengurangi kerusakan otot dan meningkatkan kinerja otot serta sintesis protein otot.

  1. Menambahkan Nutrisi

Asupan protein harian setiap orang berbeda-beda. Orang dewasa 19 tahun ke atas membutuhkan sekitar 46 g (untuk wanita) dan 56 g (untuk pria). Apabila merasa kesulitan untuk memenuhi jumlah ini, termasuk beberapa vegan dan vegetarian, protein bubuk dapat menjadi pilihan untuk menyeimbangkan nutrisi.

Atlet angkat berat, orang dewasa, dan orang dengan penyakit kronis mungkin perlu direkomendasi asupan protein umum.

Penelitian menunjukkan bahwa atlet dengan rejimen latihan intensif membutuhkan sekitar dua kali asupan protein yang direkomendasikan setiap hari, berkisar 1,4–2,0 g per kg berat badan. Ini setara dengan 111–159 g per hari untuk orang yang memiliki berat 79 kg.

4 dari 5 halaman

Kombinasi Suplemen Protein dan Nge-gym

Konsumsi protein sebelum mulai latihan adalah cara yang efektif untuk mengoptimalkan perkembangan otot. Protein ini cepat dicerna menjadi asam amino sebagai persiapan untuk digunakan otot yang memerlukan perbaikan setelah latihan kekuatan.

Perlu diketahui bahwa konsumsi suplemen protein untuk mengencangkan otot berbeda cara kerjanya dengan suplemen pembakar lemak. Suplemen pembakar lemak bekerja dengan cara berbeda karena dirancang untuk meningkatkan tingkat metabolisme atau meminimalkan hasrat untuk makan.

Sementara, suplemen protein dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan meningkatkan kemampuan otot dalam memperbaiki dan menciptakan serat baru secara lebih cepat.

Mengonsumsi suplemen protein memang akan sangat membantu Anda yang ingin membangun dan membentuk otot. Namun, jika Anda sudah mendapatkan asupan protein yang cukup lewat makanan yang dikonsumsi sehari-hari, suplemen ini sebetulnya tidak terlalu diperlukan.

Sebelum memutuskan untuk menyisipkan suplemen protein ke dalam rencana diet Anda, lebih baik lakukan konsultasi ke dokter atau ahli gizi yang terpercaya. Anda juga dapat menggunakan layanan Live Chat di KlikDokter untuk berkonsultasi dengan dokter. Semoga bermanfaat!

[WA/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar