Sukses

Bisakah Air Mineral Kemasan Botol Kedaluwarsa?

Kalau diperhatikan, tertera tanggal kedaluwarsa di kemasan air mineral dalam botol. Lho, memangnya air bisa basi, ya?

Untuk orang yang malas membawa tumbler sendiri, air minum dalam kemasan kerap dijadikan pilihan, apalagi saat bepergian.

Setelah botol air minum kemasan didapatkan, coba perhatikan kombinasi huruf dan angka yang tertera di botol tersebut. Ya, itu adalah masa kedaluwarsanya.

Misalkan, dalam tutup botol atau badan botol tertera tulisan "EXP 021020". Kode EXP itu kepanjangan dari expired atau kedaluwarsa. Itu artinya, air minum dalam kemasan tersebut akan kedaluwarsa pada tanggal 2 Oktober 2020.

Kondisi di atas mungkin bikin Anda bertanya-tanya. Memang bisa, ya, cairan yang bermanfaat untuk menghidrasi ini basi dan tak layak lagi dikonsumsi? Bukankah air mineral dalam kemasan tidak bisa kedaluwarsa?

 

1 dari 3 halaman

Benarkah Air Mineral Kemasan Botol Bisa Kedaluwarsa?

Menjawab hal tersebut, begini tanggapan dr. Astrid Wulan Kusumoastuti. Menurutnya, air—termasuk air mineral—tidak bisa kedaluwarsa. Tanggal kedaluwarsa yang tercetak pada botol air mineral dimaksudkan untuk menjaga kualitas plastik yang mewadahinya.

Artikel Lainnya: 4 Keunggulan Air Bebas Mineral untuk Si Kecil

"Air adalah senyawa kimia, seperti oksigen dan besi, yang secara alami terdapat di alam. Karena itu, mereka tidak dapat kedaluwarsa dan dapat bertahan selamanya dalam wadah alaminya," ujar dr. Astrid.

Pencantuman tanggal kedaluwarsa pada kemasan air mineral botol dimulai pada 1987 di New Jersey, Amerika Serikat.

New Jersey menjadi negara bagian pertama dan satu-satunya di AS yang mengeluarkan undang-undang agar semua produk pangan—termasuk air kemasan—memiliki tanggal kedaluwarsa 2 tahun atau kurang dari tanggal pembuatan.

Ketika undang-undang ini disahkan, pencetakan tanggal kedaluwarsa menjadi standar industri bagi produsen air minum dalam kemasan di seluruh negeri.

Standar itu lalu dipakai oleh seluruh negara, termasuk Indonesia. Jadi, bisa dibilang ini adalah masalah aturan dan manfaatnya bagi produsen itu sendiri.

Di Indonesia, pencantuman tanggal kedaluwarsa pun ada dalam peraturan. Ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 1999 tentang Label Iklan dan Pangan.

Artikel Lainnya: Bolehkah Merebus Air Mineral?

2 dari 3 halaman

Bahaya Minum Air Kemasan yang Sudah Kedaluwarsa

Tujuan produsen mencantumkan tanggal kedaluwarsa bukan hanya untuk mengikuti hukum semata. Ada manfaat yang bisa dapatkan, salah satunya menghindari efek buruk bagi kesehatan.

Ini karena, zat plastik pada kemasan dapat larut ke dalam air seiring berjalannya waktu dan mengontaminasinya. Adapun bahan kimia yang berpotensi mengontaminasi, yaitu antimon dan bisphenol A (BPA).

Dilansir dari Healthline, jika dikonsumsi terlalu sering dan banyak, senyawa plastik tersebut akan terakumulasi di dalam tubuh dan membahayakan kesehatan usus, kekebalan tubuh, serta fungsi pernapasan.

Gangguan kesehatan usus yang paling sering terjadi akibat kondisi di atas adalah diare. Diare yang dianggap remeh hingga membuat penderitanya kekurangan cairan tubuh akan berakibat fatal.

Dokter Astrid menyampaikan, plastik yang umum digunakan untuk mengemas air mineral terbuat dari polyethylene terephthalate (PET) dan high-density polyethylene (HDPE). 

"Bahan-bahan ini sedikit berpori, sehingga dalam durasi yang lama, air yang tersimpan dalam kemasan berbahan tersebut dapat terkontaminasi," tambahnya.

Artikel Lainnya: Bahaya Minum Air Kemasan yang Terpapar Panas

Itulah sebabnya, saat meminum air mineral yang sudah disimpan terlalu lama, sering timbul bau atau terasa agak aneh (rasanya berubah). Contohnya, terasa sensasi plastik atau benda asing.

Tak sengaja meminumnya? Tak usah langsung panik. Efek buruk tidak akan langsung muncul dan mengganggu fungsi organ jika hanya diminum sesekali.

Selama tidak ada perubahan yang berarti, Anda tak perlu panik. Tapi jangan jadi kebiasaan ya, akan lebih baik bila dikonsumsi sebelum tanggal kedaluwarsa.

Jauh lebih berbahaya jika Anda mengonsumsi minuman kedaluwarsa yang mengandung gula atau garam (soft drink). Untuk yang satu itu, jangan diteguk sama sekali supaya kesehatan tak terganggu.

Tanggal kedaluwarsa yang tercantum dalam air mineral dalam kemasan botol bukan semata-mata karena air di dalamnya tak layak konsumsi. Tapi lebih untuk menjaga kualitas plastik yang mewadahinya.

Tak ada salahnya untuk memerhatikan kode expired demi kesehatan sendiri. Bila masih punya pertanyaan seputar air mineral, makanan kedaluwarsa, keracunan, ataupun penyakit lain, segera konsultasikan pada dokter kami melalui fitur Live Chat yang tersedia di aplikasi KliKDokter.

(AM/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar