Sukses

Benarkah Makan Seblak Picu Infeksi Usus?

Nikmatnya seblak pedas bisa sebabkan infeksi usus. Benarkah anggapan ini?

Klikdokter.com, Jakarta Seblak menggunakan bahan dasar kerupuk yang terbuat dari tepung tapioka bercampur udang atau ikan. Pada pembuatannya, kerupuk yang menjadi bahan dasar seblak tidak digoreng, melainkan dimasak dengan air, telur, serta tambahan bumbu lain seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai hingga teksturnya menjadi kenyal.

Kerupuk yang kenyal dalam seblak tersebut menimbulkan kesan “mentah” sehingga banyak anggapan bila dikonsumsi dapat sebabkan infeksi usus. Padahal, kerupuk kenyal tersebut tetap dapat dicerna oleh usus sama seperti makanan lainnya.

Di sepanjang saluran pencernaan, terdapat banyak enzim yang siap untuk mencerna beragam jenis makanan yang dikonsumsi. Mulai dari yang lunak seperti buah hingga daging yang agak keras, tak terkecuali kerupuk.

Sebenarnya, bukan kerupuknya yang menjadi masalah, melainkan rasa pedasnya. Ini karena pedas merupakan salah satu unsur penyebab iritasi usus, yang pada akhirnya dapat memicu infeksi usus seperti gastritis (radang lambung), kolitis (radang usus besar) atau radang usus buntu.

Oleh karena itu, bila Anda adalah penggemar seblak, sebaiknya hindari penggunaan cabai yang berlebihan. Kemudian, bila Anda adalah penderita mag, jangan makan seblak dalam kondisi perut kosong agar tidak mengalami nyeri ulu hati.

Pastikan pula Anda minum air putih lebih banyak setelah mengonsumsi seblak, agar tingkat keasaman di dalam lambung bisa menurun.

Kesimpulannya, seblak memang bisa menyebabkan infeksi usus. Tetapi, bukan karena penggunaan kerupuk “mentah”, melainkan akibat rasa pedas yang berlebihan. Jadi, bila Anda ingin tetap aman dalam mengonsumsi seblak, hindari penggunaan cabai yang berlebihan, dan minumlah lebih banyak air putih setelahnya.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar