Sukses

Inilah yang Harus Dilakukan saat Membantu Korban Trauma

Bila kecelakaan atau peristiwa lain yang mengancam jiwa terjadi di depan mata, Anda dapat melakukan ini untuk membantu korban trauma.

Klikdokter.com, Jakarta Anda tentu masih ingat dengan peristiwa yang terjadi pada 11 September 2001. Enam belas tahun silam, menara World Trade Center (WTC) di New York, runtuh akibat serangan teroris. Hampir 3000 jiwa melayang dalam peristiwa tersebut. Lebih dari 6000 orang mengalami luka-luka. Sedangkan korban trauma, yang meliputi orang dewasa, lanjut usia, dan anak-anak pun tidak kalah banyaknya.

Lalu, pernahkah Anda membayangkan, kejadian seperti itu atau peristiwa lain yang mengancam jiwa terjadi di depan mata? Apa yang harus Anda lakukan? Tahukah Anda, bahwa penanganan yang cepat dan benar oleh orang awam di sekitar lokasi kejadian sangat memengaruhi tingkat keselamatan korban?

Bila kecelakaan atau bencana terjadi di dekat Anda, lakukan beberapa hal ini untuk membantu para korban yang mungkin juga mengalami trauma:

  • Panggil bantuan

    Begitu Anda melihat kecelakaan, segera hubungi ambulans, polisi, atau pemadam kebakaran. Di Indonesia, nomor telepon untuk keadaan darurat adalah 112. Anda dapat langsung menceritakan peristiwa yang terjadi, lokasi kejadian, dan perkiraan jumlah korban.

  • Periksa keadaan di sekeliling Anda

    Anda perlu memperhatikan keadaan di sekitar lokasi kejadian sebelum menolong korban. Cek, apakah ada hal yang membahayakan seperti sengatan listrik, gas yang bocor, bensin, api, atau bangunan yang akan rubuh? Jika kondisi aman, Anda bisa memberikan bantuan. Namun jika Anda rasa keadaan tidak aman, tunggu sampai bantuan datang, untuk membantu memberikan pertolongan.

  • Identifikasi keadaan korban

    Apabila keadaan aman, lakukan identifikasi terhadap korban. Apakah korban sadar atau tidak sadar. Cobalah untuk memanggil korban dengan panggilan dan tepukan. Jika korban tidak sadar dan tidak bernapas, mintalah orang di sekitar lokasi kejadian untuk menelepon bantuan medis agar diberi panduan pertolongan pertama.

  • Berikan pertolongan pertama

    Selain melihat apakah korban sadar atau tidak, coba perhatikan apakah ada luka, cedera pada daerah leher, atau perdarahan aktif. Apabila diperkirakan ada luka di bagian leher, jangan gerakkan atau pindahkan korban. Biarkan korban pada posisinya sampai tim medis datang dan memindahkannya. Apabila melihat ada perdarahan yang aktif, tekan luka tersebut untuk mengurangi perdarahan dan tunggu bantuan datang.

Dengan melakukan keempat langkah tersebut, Anda sudah berpotensi untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Selain itu, Anda juga telah menyelamatkan korban dari trauma. Anda tidak tahu kapan kecelakaan atau bencana akan terjadi. Karena itu, Anda harus selalu siap kapan pun kejadian itu datang.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar