Sukses

Kiat Tetap Semangat Meski Harus Upacara di Hari Libur

Harus upacara di hari libur? Lakukan cara ini agar tetap berenergi sepanjang hari.

Klikdokter.com, Jakarta Upacara bendera sering menjadi momok bagi kebanyakan siswa sekolah. Karena para siswa diharuskan untuk berdiri dalam waktu yang panjang selama upacara berlangsung. Lalu, bagaimana jika upacara dilakukan saat hari libur?

Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia (17/8/2017) ditetapkan sebagai hari libur nasional. Kendati demikian, pemerintah mewajibkan sekolah-sekolah untuk tetap menggelar upacara bendera.

Agar anak tetap semangat meski harus upacara di hari libur, simak kiat-kiat berikut:

  1. Jangan lupa sarapan

    Sebelum berangkat ke sekolah untuk mengikuti upacara 17-an, pastikan anak Anda sarapan yang bergizi. Membiasakan anak untuk sarapan di pagi hari dapat menjadi bekalnya dalam menjalani hari.

    Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, anak sekolah yang terbiasa sarapan akan memiliki konsentrasi belajar yang lebih baik dan lebih berprestasi. Sarapan pun dapat menjaga kesehatan anak. Sebaliknya, tidak sarapan sebelum upacara dapat menyebabkan anak lemas dan menjadi tidak semangat.

    Sarapan sebelum mengikuti upacara juga bisa mencegah anak pingsan karena paparan terik matahari. Pilih menu makanan yang sehat, dan penuhi juga kecukupan air anak agar tak dehidrasi.

  2. Bermain bersama teman

    Untuk memompa semangat anak menjelang upacara 17-an, Anda bisa menceritakan hal-hal menyenangkan yang akan dia dapatkan.

    Seperti bertemu dengan teman-teman sekolah dan bermain bersama. Lazimnya, setiap perayaan hari kemerdekaan akan diselenggarakan lomba-lomba yang bisa diikuti oleh para siswa.

    Anda bisa bercerita pada anak, bahwa ada banyak perlombaan menyenangkan yang dapat dilakukan bersama teman-teman. Seperti lomba makan kerupuk, tarik tambang, balap karung, dan tentunya hal itu hanya dilakukan satu kali dalam setahun.

    Banyak orang percaya bahwa anak-anak yang sering melakukan aktivitas bersama atau berkelompok cenderung memiliki kepekaan yang lebih dalam. Mengutip child development info, anak yang banyak melakukan aktivitas berkelompok cenderung menjadi lebih kreatif dan inofatif.

  3. Mengenang sejarah dan perjuangan pahlawan

    Presiden pertama Indonesia, Soekarno, pernah meneriakkan “Jas Merah” yang berarti jangan sekali-kali melupakan sejarah. Hal itu pun berlaku bagi Anda dan anak.

    Dengan banyak menceritakan masa-masa perjuangan dan kisah para pahlawan di masa perang, Anda bisa menumbuhkan semangat dalam diri anak. Sampaikan juga padanya bahwa upacara peringatan kemerdekaan adalah satu cara untuk menghormati jasa-jasa para pahlawan tersebut.

Saat anak telah mengerti bahwa apa yang ada saat ini adalah berkat perjuangan para pahlawan, niscaya anak akan lebih semangat dalam menjalankan upacara bendera, meskipun di hari libur.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar