Sukses

Ledakan Bom Bisa Sebabkan Stres Pasca Trauma

Tidak hanya luka fisik, ledakan bom juga sebabkan stres pasca trauma pada korban dan orang yang ada di sekitarnya.

Klikdokter.com, Jakarta Tragedi ledakan bom di terminal bus Kampung Melayu, Rabu (24/5/2017), memberikan guncangan hebat bagi warga Jakarta. Tidak hanya luka fisik, tragedi ini juga bisa menyebabkan stres pasca trauma pada korbannya.

Dalam dunia medis, stres pasca trauma dikenal dengan istilah Posttraumatic Stress Disorder (PTSD). Orang dengan PTSD memiliki pengalaman atau menyaksikan kejadian-kejadian yang mengancam jiwa atau fisiknya, dihadapkan pada situasi tertekan, menakutkan, atau situasi yang mengancam keselamatan jiwanya.

Siapa yang Berisiko?

PTSD tak hanya dialami oleh korban, namun juga keluarga dan orang di sekitarnya. Orang yang mengalami kondisi ini kerap mengalami kesulitan tidur, gangguan emosi (sering kaget atau emosi yang meledak-ledak), dan sulit berkonsentrasi.

Orang yang terkena PTSD juga cenderung akan menghindari kejadian, orang-orang, benda, atau aktivitas apa pun yang bisa mengingatkan akan ‘luka’ yang dimilikinya. Gejala-gejala ini biasanya dialami sejak kejadian hingga tiga bulan atau bahkan setelah bertahun-tahun lamanya.

Risiko PTSD akan meningkat jika Anda menjadi korban, berada dekat dengan lokasi kejadian, mengalami cedera, atau mengetahui seseorang terdekat meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Dan akan semakin meningkat jika Anda terus-menerus terpapar berita terkait.

Bisa Sembuh

Pada kasus PTSD ringan, trauma yang terjadi dapat sembuh dengan sendirinya. Namun pada kasus berat, penanganan medis berupa pemberian obat antidepresi dan psikoterapi sangat dibutuhkan.

Terorisme sudah pasti mengusik seluruh lapisan masyarakat. Dibutuhkan kerja keras dari pihak berwajib untuk lebih meningkatkan keamanan, agar nantinya tak ada lagi tragedi ledakan bom yang bisa memicu trauma bagi masyarakat. Namun tentu saj tentu hal ini juga perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar