Sukses

Adakah Vaksin Demam Berdarah?

Demam berdarah terus menjadi momok bagi banyak orang. Namun, kini bisa dicegah dengan vaksin demam berdarah.

Klikdokter.com, Jakarta Setelah 20 tahun diteliti, kini demam berdarah dapat dicegah melalui vaksinasi. Vaksin demam berdarah yang diproduksi oleh Sanofi-Pasteur ini dinamakan Dengvaxia. Meski banyak yang belum mengetahui, namun sebenarnya vaksin ini sudah beredar secara resmi di Indonesia sejak tahun lalu.

Dengvaxia merupakan vaksin tetravalen yang berasal dari virus dengue hidup yang telah dilemahkan. Tetravalen berarti mengandung keempat jenis virus dengue, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4.

Sudah Masuk Indonesia

Indonesia menjadi salah satu negara yang beruntung bisa ikut serta dalam uji coba vaksin sebelum diluncurkan secara resmi.
Dalam uji coba tersebut, Dengvaxia ditemukan efektif dalam mencegah kejadian demam berdarah yang disebabkan oleh keempat jenis virus dengue. Efektivitas terbaik didapatkan pada DEN-3 dan DEN-4, yakni jenis virus dengue yang paling banyak ditemukan di Indonesia.

Diketahui bahwa Dengvaxia mampu mencegah 2 dari 3 orang dari infeksi dengue. Selama 25 bulan penelitian, jumlah kasus yang dirawat di rumah sakit menurun hingga 80%, dan kasus dengue berat turun hingga 93%.

Orang yang Membutuhkan

Dengvaxia ditujukan untuk individu berusia 9 hingga 16 tahun dan diberikan sebanyak tiga kali, yakni pada bulan 0, 6, dan 12.
Orang yang sudah pernah mengalami demam berdarah juga perlu diberikan vaksin, karena potensi terinfeksi jenis virus dengue lain masih ada. Namun, penggunaan vaksin pada orang-orang dengan kekebalan tubuh yang rendah dan yang berusia lebih dari 45 tahun perlu dilakukan dengan hati-hati.

Beli di mana?

Vaksin dengue baru tersedia di rumah sakit-rumah sakit swasta yang ada di kota-kota besar di Indonesia, dan belum ada di rumah sakit pemerintah. Harganya sekitar Rp 1.150.000,00 per sekali suntik.

Penemuan Dengvaxia sangat menggembirakan bagi Indonesia, yang menduduki peringkat ke-2 dunia sebagai negara dengan kasus dengue terbanyak. Meski agak mahal, vaksin demam berdarah ini diharapkan dapat menurunkan angka kematian dan kesakitan akibat infeksi dengue secara signfikan.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar