Sukses

Berbagai Penyakit Sendi yang Harus Anda Waspadai

Sendi berperan sebagai penghubung antar tulang di tubuh. Waspadai beberapa penyakit yang dapat menyerang sendi Anda berikut ini.

Sendi adalah adalah bagian dari tubuh yang menghubungkan tulang-tulang. Sifatnya dapat kaku (sendi di antara tengkorak), dapat juga bersifat lentur, atau mudah digerakkan (sendi di bahu, pinggul, siku, dan lutut).

Selain pada sendi-sendi besar tersebut, terdapat pula sendi-sendi kecil yang terletak pada jari-jari kaki dan tangan.

Seringnya sendi digunakan dapat membuatnya rentan terhadap berbagai gangguan. Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit sendi dan penyebabnya yang harus Anda waspadai:

1 dari 4 halaman

1. Artritis

Salah satu jenis penyakit sendi adalah artritis atau yang umum dikenal sebagai radang sendi. Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi yang terdampak.

Terdapat beberapa jenis penyakit sendi akibat peradangan. Berikut beberapa di antaranya:

  • Osteoartritis (OA)

Osteoartritis adalah penyakit sendi degeneratif yang sering ditemukan pada orang dewasa di atas usia 40 tahun. Penyakit sendi yang satu ini umumnya mengenai sendi pergelangan tangan, tangan, pinggul, dan lutut.

Artikel Lainnya: Lumpur Hangat dan Garam Bisa Mengatasi Osteoartritis, Benarkah?

Gejala osteoartritis dapat berupa rasa nyeri pada sendi. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan dan peredam kejut pada sendi.

  • Rheumatoid Artritis (RA)

Rheumatoid artritis adalah penyakit autoimun yang lebih sering menyerang wanita daripada pria. Penyakit sendi ini sering muncul pada sendi yang menerima tekanan, seperti pada sendi jari-jari, sendi siku, atau sendi kaki.

Pada RA, terdapat kerusakan dan kelemahan sendi dari waktu ke waktu. Selain itu, RA dapat menyebabkan nyeri, radang, dan penumpukan cairan di persendian karena sistem kekebalan tubuh menyerang selaput yang melapisi persendian.

  • Psoriatic Arthritis (PA)

Psoriatic arthritis adalah penyakit menahun yang ditandai dengan peradangan pada kulit dan sendi. Psoriasis biasanya timbul pada daerah siku, lutut, kepala, perut, dan area genital.

Gejalanya berupa bercak merah pada kulit, kulit meninggi, dan muncul area putih tempat terbentuknya lapisan kulit yang keras. 

Sebanyak 10 persen kasus penderita psoriasis dapat mengalami kelainan sendi. Penderita bisa mengalami bengkak pada jari dan kaki disertai perubahan warna pada kuku. PA dapat timbul pada usia 30-50 tahun.

  • Asam Urat/Gout

Penyakit sendi yang berikutnya adalah asam urat atau gout. Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat pada sendi.

Apabila mengalami penyakit gout, Anda mungkin mengalami bengkak dan rasa nyeri di persendian kaki, terutama pada ibu jari kaki Anda. Nyeri hebat dapat muncul dengan tiba-tiba dan membuat kaki terasa terbakar.

Bila tidak segera diatasi, penyakit sendi ini dapat berkembang hingga kronis dan menyebabkan benjolan keras yang disebut tophi. Benjolan dapat muncul di persendian dan kulit serta jaringan lunak yang mengelilinginya serta dapat merusak sendi secara permanen.

Artikel Lainnya: Redakan Radang Sendi dengan Alpukat

  • Septic Artritis

Jenis penyakit sendi yang satu ini terjadi akibat infeksi pada sendi. Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri yang ada dalam aliran darah. Selain itu, luka terbuka juga dapat menyebabkan bakteri masuk dengan mudah menyerang sendi.

Gejala septic artritis dapat berupa rasa sakit pada sendi yang terinfeksi. Biasanya, sendi yang sering terserang infeksi adalah bagian lutut. Namun, infeksi juga dapat terjadi di area pundak, pinggul, dan area sendi lain.

  • Osteochondritis Dissecans

Kondisi ini terjadi ketika sebagian tulang rawan dan tulang yang mendasarinya terpisah atau bahkan terlepas dari permukaan sendi. Penyakit sendi yang satu ini lebih sering menimpa sendi di area pinggul dan lutut.

Gejala rasa sakit dapat muncul ketika penderita sudah melakukan aktivitas yang berat atau melakukan olahraga dengan intensitas tinggi.

  • Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah penyakit sendi yang mengakibatkan peradangan, terutama pada tulang belakang. Penyakit ini umumnya menyerang ketika berusia remaja hingga dewasa.

Termasuk penyakit yang menyerang jangka panjang, ankylosing spondylitis membuat tulang-tulang kecil pada tulang belakang menyatu seiring berjalannya waktu. Hal ini dapat menyebabkan postur tubuh membungkuk ke depan.

  • Lupus

Lupus dikenal sebagai penyakit yang memiliki seribu wajah karena dapat menyerang bagian tubuh mana pun, termasuk menyebabkan peradangan pada sendi.

Penyakit yang menyerang sendi ini termasuk penyakit autoimun sehingga menyebabkan daya tahan tubuh seseorang menyerang jaringan tubuhnya sendiri.

Artikel Lainnya: Penyebab Nyeri Sendi yang Paling Umum dan Sering Terjadi

2 dari 4 halaman

2. Bursitis

Bursitis adalah kondisi terjadinya peradangan pada kantung yang berisi cairan di antara tulang, sendi, dan otot. Cairan dalam kantung (bursa) tersebut berfungsi sebagai bantalan tendon, tulang, dan otot.

Penyakit sendi ini biasanya terjadi pada bahu, siku, pinggul, dan lokasi lain yang sering digunakan secara berulang. Gejalanya dapat berupa rasa nyeri tidak nyaman sehingga pergerakannya menjadi terbatas. 

3 dari 4 halaman

3. Cedera

Selain penyakit yang disebabkan oleh inflamasi atau peradangan pada sendi, terdapat penyakit lainnya yang dapat menyerang sendi, seperti yang disebabkan oleh cedera akibat trauma.

Jenis cedera yang dapat terjadi pada sendi bervariasi, mulai dari keseleo ringan hingga patah tulang dan dislokasi.

Keseleo adalah kerusakan ligamen, tendon, atau otot yang terjadi saat adanya cedera trauma akibat berbagai aktivitas. Sementara itu, dislokasi adalah cedera sendi yang memaksa ujung tulang keluar dari posisinya.

Dislokasi atau sendi geser sering kali terjadi karena terjatuh atau terbentur, atau terkadang karena berolahraga. Penderita dapat mengalami rasa nyeri, bahkan tidak bisa menggerakannya.

Kondisi sendi geser dapat menyerang sendi mana saja seperti lutut, pinggul, tumit dan bahu. 

Demikianlah beberapa jenis penyakit sendi yang harus Anda waspadai, mulai dari penyakit sendi yang disebabkan oleh peradangan atau inflamasi, hingga yang tidak disertai peradangan.

Ingatlah untuk menghindari pengobatan sendiri penyakit sendi agar tidak menambah keparahan dari penyakit. Anda dapat berkonsultasi kepada dokter spesialis ortopedi yang berpengalaman dalam bidang ini. 

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar