Sukses

Pengaruh Menopause pada Kehidupan Seksual

Tahukah Anda, menopause dapat memengaruhi kehidupan seksual secara signifikan? Cari tahu selengkapnya di sini.

Apakah Anda sudah tidak kedatangan ‘tamu bulanan’ lagi seperti biasanya? Bisa jadi Anda sudah memasuki masa menopause. Kondisi ini kerap menjadi momok, karena dapat memengaruhi kehidupan seseorang secara signifikan. Pasalnya, menopause tak hanya berpengaruh pada kehidupan secara umum, tetap juga pada kehidupan seksual mereka yang sudah mengalaminya.

Menopause adalah berhentinya siklus menstruasi wanita secara permanen, akibat habisnya sel telur yang tersimpan di dalam ovarium. Kondisi ini menyebabkan penurunan kadar hormon esterogen di dalam tubuh, yang berakibat pada penurunan aliran darah serta berkurangnya lubrikan alami di daerah vagina. Ini sebabnya wanita yang sudah memasuki masa menopause sering mengeluhkan rasa sakit saat berhubungan seksual.

Nah, rasa nyeri tersebut menjadi salah satu pemicu turunnya dorongan seksual atau libido bagi wanita yang sudah menopause. Selain itu, kebanyakan wanita yang menopause juga mengeluhkan rasa sensitivitas di daerah vagina yang berkurang saat berbuhungan seksual. Semua hal tersebut membuat dorongan seksual bagi wanita menopause semakin berkurang.

Tak hanya itu, keringat malam dan rasa panas serta gangguan tidur yang terjadi akibat menopause juga cenderung membuat wanita menjadi kelelahan dan kurang tidur. Mood yang berubah-ubah pun membuat wanita menjadi lebih sensitif dan emosional, sehingga cenderung tidak ‘mood’ untuk melakukan hubungan seksual.

Perubahan pada kehidupan seksual akibat menopause akan sangat memengaruhi keharmonisan Anda dan pasangan. Oleh karena itu, segera bawa diri Anda ke dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut mengenai hal ini. Anda pun perlu berkomunikasi dengan pasangan, agar rumah tangga tetap terjaga dengan baik.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar