Sukses

Jangan Sepelekan Alergi pada Anak

Alergi merupakan suatu jenis kondisi yang sering ditemukan pada anak. Apa penyebabnya dan mengapa tidak boleh disepelekan?

Tropicana Slim Alergon

KlikDokter.com - Alergi merupakan reaksi hipersensitivitas tubuh terhadap lingkungan atau hal-hal yang bisa dibilang tidak berbahaya, seperti debu atau makanan. Ada beberapa jenis alergi yang dapat muncul pada anak namun jenis alergi yang sering muncul yaitu alergi terhadap makanan, alergi yang muncul pada kulit, serta alergi pernafasan. Meski tampak sepele, alergi bisa sangat mengganggu dan menyebabkan gangguan dalam belajar, tidur, kegiatan anak sehari-hari, serta pertumbuhannya.

Meningkatnya kasus alergi sering dikaitkan oleh hipotesis yang hingga saat ini masih diteliti, yaitu faktor perkembangan zaman ketika orang-orang sudah mengadopsi hidup perkotaan yang serba higienis sehingga dapat menyebabkan peningkatan kejadian alergi.

Dari 3 jenis alergi yang paling sering muncul, CDC (Centers for Disease Control and Prevention) mengungkapkan bahwa alergi terhadap makanan merupakan jenis alergi yang paling sering muncul pada anak-anak setelah kejadian kasus alergi pernapasan dan kulit. Angka kejadian alergi in pun diketahui terus bertambah.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan alergi makanan? Halaman berikut penjelasan selengkapnya.

1 dari 3 halaman

Jangan Sepelekan Alergi pada Anak

Tropicana Slim Alergon

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan alergi makanan?

Alergi makanan merupakan suatu jenis kondisi yang timbul akibat adanya respons imunitas tubuh setelah terpapar oleh suatu jenis makanan atau kandungan makanan tertentu. Beberapa jenis makanan yang sering memicu alergi pada anak yaitu protein susu sapi, telur, kacang, ikan, kedelai, gandum serta beberapa jenis makanan laut. Gejala yang muncul karena alergi makanan bervariasi, mulai dari gatal di tubuh, mual, diare, nyeri perut, GERD (iritasi asam lambung akibat asam lambung naik ke kerongkongan), hingga bengkak di tubuh. Pada kondisi yang berat dapat muncul tekanan darah rendah, pingsan, hingga kematian.

Data dari NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases) menunjukkan bahwa anak-anak yang menderita alergi makanan memiliki 2 hingga 4 kali risiko lebih tinggi untuk munculnya kondisi seperti asma, dermatitis atopik, serta alergi pernafasan bila dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memiliki alergi terhadap makanan. Sebaliknya, pada penderita asma, memiliki alergi makanan merupakan faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan serangan asma.

Halaman berikut ini beberapa kiat yang bisa Anda terapkan untuk menangani alergi makanan pada anak:

2 dari 3 halaman

Jangan Sepelekan Alergi pada Anak

Berikut ini beberapa kiat yang bisa Anda terapkan untuk menangani alergi makanan pada anak:

  • Hilangkan faktor pencetus yang dapat memicu alergi pada anak sehingga alergi tidak akan kambuh lagi. Misalnya, jika anak alergi terhadap makanan laut, hindarilah memberikannya makanan laut.

  • Perhatikan label makanan yang hendak dikonsumsi anak dan pastikan bahwa makanan tersebut tidak mengandung bahan-bahan yang dapat memicu alergi.

  • Pada anak-anak yang alergi terhadap telur, perlu waspada juga oleh vaksin karena ada beberapa jenis vaksin yang ditumbuhkan pada media telur.

Alergi terhadap makanan merupakan suatu kondisi yang terus meningkat di dalam masyarakat. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi Anda untuk selalu tanggap dengan makanan yang hendak dikonsumsi oleh anak.

0 Komentar

Belum ada komentar