Sukses

Bahayanya Menggunakan Minyak Goreng Berulang Kali

Pada prinsipnya makanan digoreng itu tidak menyehatkan, apalagi makanan yang digoreng dengan minyak goreng yang digunakan berulang berkali (jelantah) diyakini lebih berbahaya. Simak apa kata dr. Dewi Ema Anindia disini.

KlikDokter.com – Meski pada prinsipnya makanan yang digoreng itu pada dasarnya tidak menyehatkan, hampir bisa dipastikan makanan yang digoreng dengan minyak goreng yang digunakan berulang berkali (jelantah) diyakini lebih berbahaya.

Terkadang di rumah atau restoran pun minyak goreng di dapurnya digunakan secara berulang-ulang kali. Atau umum disebut dengan istilah jelantah. Sehatkah hal tersebut? Hal yang pasti, tidak sehat. Kenapa bisa demikian? Berikut penjelasannya.

Penggunaan minyak goreng yang berulang kali mengakibatkan oksidasi dan hidrogenasi dari minyak. Dimana jika makanan yang digoreng menggunakan jelantah berpotensi menimbulkan peradangan dan kerusakan sel di tubuh jika dimakan.  Lebih lanjut, kerusakan sel yang ada juga menenggarai penyakit diabetes.

1 dari 2 halaman

Bahaya Jelantah untuk Wanita yang Ingin Hamil

Sebuah studi baru yang dipublikasikan di jurnal Diabetologia menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi makanan dengan teknik masak digoreng secara rutin sebelum kehamilan memiliki risiko lebih tinggi untuk timbul diabetes gestasional (suatu jenis kondisi diabetes yang ditemukan pada awal kehamilan).

Menariknya adalah asosiasi makanan gorengan dengan timbulnya diabetes selama kehamilan ini lebih tinggi apabila dikaitkan dengan makanan gorengan yang dibeli di luar rumah seperti di rumah makan.

Penelitian ini melakukan penelitian terhadap 15,000 wanita dengan melihat Index Masa Tubuh (IMT) mereka. Dari situ peneliti menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi 7 atau lebih makanan gorengan dalam seminggu memiliki 88% risiko untuk terkena diabetes gestasional dibandingkan dengan wanita yang hanya mengkonsumsi makanan gorengan satu kali dalam seminggu. 

Kita semua pasti mengetahui bahwa makanan gorengan memang bukan makanan yang sehat, namun ternyata makanan jenis itu justru berbahaya untuk kesehatan. 

0 Komentar

Belum ada komentar