Pernapasan

Mitos-Mitos Tentang Flu yang Beredar dan Tak Perlu Anda Percaya

dr. Theresia Rina Yunita, 02 Feb 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Ada banyak mitos tentang flu yang masih dipercaya sebagian masyarakat. Apa saja?

Mitos-Mitos Tentang Flu yang Beredar dan Tak Perlu Anda Percaya

Flu dapat muncul jika Anda terpapar virus influenza. Virus ini bisa menyerang sejumlah organ, seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Meski terkesan ringan, penyakit flu dapat menurunkan produktivitas Anda sehari-hari. Oleh sebab itu, jangan pernah sepelekan kondisi flu.

Apalagi masih banyak mitos flu yang beredar, sehingga terkadang orang makin menganggapnya remeh.

Apa saja mitos seputar flu yang tak perlu Anda percaya lagi? Simak ulasannya berikut ini.

1. Flu Sama Dengan Pilek

Orang memang sering menyamakan flu dengan cold (pilek). Padahal faktanya, gejala flu lebih parah daripada cold.

Selain pilek, flu juga memunculkan gejala-gejala berikut:

Artikel Lainnya: Waspada, Kebiasaan Ini Bikin Anda Rentan Kena Flu

Pengobatan flu tergantung dari gejalanya. Jika pilek, bisa digunakan obat-obatan dekongestan seperti oxymetazoline, phenylephrine, atau pseudoephedrine.

Sementara jika batuk, Anda dapat menggunakan obat ambroksol, guaifenesin untuk batuk berdahak, atau dekstrometorfan untuk batuk tidak berdahak.

Selain itu, sakit kepala akibat flu dapat diatasi dengan menggunakan obat yang mengandung parasetamol.

1 dari 2

2. Vaksin Flu Justru Membuat Flu

Mitos berikutnya berkaitan dengan vaksin flu. Katanya, vaksin tersebut malah menimbulkan flu. Kesalahpahaman ini secara mengejutkan terus terjadi.

Studi tahun 2015 yang diterbitkan di jurnal Vaccine menemukan, 43 persen orang percaya bahwa vaksin flu hanya akan membuat Anda flu. 

Padahal, vaksin flu terbuat dari virus yang tidak aktif sehingga tidak dapat menyebabkan infeksi.

Perlu diketahui, vaksin flu memberikan perlindungan setelah satu atau dua minggu vaksin dilakukan. 

Jadi, ketika Anda menjadi sakit flu setelah vaksin, bukan berarti vaksinnya yang membuat flu. Namun, bisa saja Anda memang terserang virus influenza sebelum atau setelah vaksin.

Artikel Lainnya: Inilah Faktor Penyebab Flu Lama Sembuh

3. Orang Sehat Tidak Perlu Vaksin Flu

Ini adalah mitos sakit flu yang masih banyak beredar. Disebutkan bahwa orang sehat tidak perlu melakukan vaksin flu. Bagaimana faktanya? 

Flu berkaitan erat dengan sistem kekebalan tubuh. Jadi, orang yang memiliki penyakit kronis disarankan untuk mendapatkan vaksin flu.

Kendati begitu, bukan berarti orang sehat tidak memerlukannya. Orang sehat juga akan mendapatkan manfaat jika melakukan vaksin flu.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan semua orang di atas usia 6 bulan untuk melakukan vaksin ini, termasuk wanita hamil.

4. Vaksin Flu Tidak Perlu Setiap Tahun

CDC mencatat bahwa ada banyak virus flu yang berbeda yang menyebar setiap tahunnya. 

Sementara itu, vaksin flu hanya mampu melindungi Anda dari tiga hingga empat jenis virus influenza, tapi tidak dengan sisanya. Virus influenza juga bermutasi setiap tahunnya.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mendapatkan vaksin flu setiap tahun agar Anda memiliki imunitas terhadap jenis yang memicu wabah.

Artikel Lainnya: Kelompok Orang yang Rentan Mengalami Komplikasi Flu

2 dari 2

5. Vaksin Flu Menjamin Anda Aman dari Flu

Meski pemberian vaksin flu dapat mengurangi risiko terkena flu secara signifikan, patut diingat bahwa ada banyak jenis virus influenza yang menyebar.

Oleh karena itu, vaksin tidak menjamin Anda aman dari flu hingga 100 persen.

Terdapat beberapa cara untuk melindungi diri Anda dari flu selain vaksin, yaitu mencuci tangan secara teratur, menghindari kontak dengan penderita flu, serta mengonsumsi obat antivirus.

6. Udara Dingin Bisa Sebabkan Flu

Katanya kalau hujan-hujanan, tidak mengeringkan rambut basah dengan cepat, atau kedinginan, maka dapat menyebabkan flu. Benarkah mitos flu yang satu ini?

Faktanya, flu disebabkan oleh virus influenza. Jadi, hal-hal tersebut tidak mengakibatkan flu.

Kemungkinan, yang dimaksud adalah pilek atau gejala rhinitis alergi karena udara dingin. Masyarakat menyalahartikan hal tersebut sebagai flu.

Itu dia sederet fakta dan mitos seputar flu. Selain vaksinasi, untuk mencegah flu Anda juga perlu meningkatkan sistem kekebalan tubuh lewat sejumlah cara, seperti mengonsumsi makanan yang bernutrisi serta rutin berolahraga. 

Jangan gampang percaya mitos yang beredar di masyarakat. Akan lebih baik bila Anda bertanya terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui faktanya. Gunakan fitur Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter untuk konsultasi lebih mudah. 

[WA]

Flu
Influenza
Mitos dan Fakta