Kesehatan Umum

Mengenal Perbedaan Stroke dan Serangan Jantung

Aditya Prasanda, 03 Jan 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Terdapat perbedaan antara serangan jantung dan stroke. Apa saja perbedaan keduanya? Simak penjelasannya lewat ulasan berikut.

Mengenal Perbedaan Stroke dan Serangan Jantung

Tekanan darah tinggi maupun kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Keduanya merupakan jenis penyakit kardiovaskular yang berbahaya.

Pasalnya, baik serangan jantung maupun stroke bisa memicu kematian. Kendati sama-sama mematikan, kedua kondisi medis ini pada dasarnya sangatlah berbeda. 

Stroke dan serangan jantung memang sama-sama disebabkan oleh pembuluh darah yang bermasalah. Meski begitu, area pembuluh darah yang terganggu menjadi faktor penentu seseorang berisiko mengalami serangan jantung ataupun stroke. 

Pada gilirannya, hal ini memengaruhi perbedaan gejala untuk dua kondisi tersebut. Berikut beda stroke dan serangan jantung berdasarkan penyebab dan gejalanya:

Artikel Lainnya: Mitos atau Fakta Badan Kurus Tak Berisiko Mengalami Gangguan Jantung

1 dari 2

1. Stroke

Stroke merupakan kondisi berkurangnya pasokan darah ke otak. Disampaikan dr. Dyah Novita Anggraini, berdasarkan penyebabnya, stroke terbagi menjadi dua jenis, yaitu stroke hemoragik dan stroke non-hemoragik alias iskemik.

Stroke hemoragik disebabkan pecahnya pembuluh darah di otak. Sementara stroke iskemik terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah di otak.

“Ketika pembuluh darah di otak tersumbat ataupun pecah, kondisi ini menyebabkan (darah yang menyuplai) oksigen tidak mengalir ke area otak. Sehingga, menimbulkan nekrosis di beberapa bagian yang terdampak,” jelas dr. Dyah.

Nekrosis merupakan kondisi cedera yang mengakibatkan kematian dini pada sel maupun jaringan hidup. 

Tanpa asupan oksigen, sel-sel dan jaringan otak dapat mengalami kerusakan, bahkan mati dalam hitungan menit.

Kematian sel otak mengganggu fungsi bagian tubuh yang dikendalikan area otak tertentu. Akibatnya, penderita stroke mengalami gejala berupa:

  • Kesulitan bicara atau cadel
  • Salah satu sisi atau kedua lengan, wajah dan kaki terasa lemas hingga tidak bisa digerakkan
  • Kebingungan dan disorientasi
  • Gangguan penglihatan
  • Kesulitan berjalan
  • Kehilangan keseimbangan maupun koordinasi
  • Kelumpuhan
  • Pusing dan sakit kepala mendadak 
  • Kejang
  • Mual dan muntah

Jika tidak ditangani dengan baik, stroke dapat menimbulkan kerusakan otak, lumpuh jangka panjang, hingga kematian.

Artikel Lainnya: Waspada, Migrain Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

2 dari 2

2. Serangan Jantung

Serangan jantung atau infark miokard merupakan gangguan jantung serius yang terjadi karena terhambatnya aliran darah ke otot jantung. 

Penyebab utama serangan jantung yaitu adanya penumpukan plak (akibat timbunan kolesterol) di dalam arteri koroner. 

Tidak hanya itu, gumpalan darah juga dapat menyumbat arteri koroner dan memicu serangan jantung.

Arteri koroner merupakan pembuluh darah yang mendistribusikan darah untuk sel-sel jantung. Ketika suplai darah yang kaya oksigen terhambat, sel-sel di otot jantung mengalami kematian.

Kondisi ini menurunkan kemampuan otot jantung, sehingga fungsi organ tersebut dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh terganggu. 

Dampaknya, penderita serangan jantung dapat mengalami sejumlah gejala seperti:

  • Nyeri di bagian dada, tulang rusuk bagian bawah, ataupun lengan yang menjalar hingga ke leher, rahang, bahu, hingga punggung
  • Pusing, mual, dan muntah
  • Nyeri di perut bagian atas atau ulu hati
  • Lemas
  • Gelisah
  • Keringat berlebih
  • Sesak napas
  • Jantung berdetak cepat
  • Perut kembung

Kendati demikian, pada beberapa kasus, serangan jantung tidak menimbulkan gejala sama sekali. Serangan jantung mendadak tanpa gejala ini bahkan dapat membuat jantung berhenti berdetak dan menyebabkan kematian.

Itulah perbedaan serangan jantung dan stroke. Jika ingin bertanya lebih lanjut seputar info kesehatan lainnya, konsultasikan kepada dokter via live chat.

(PUT/JKT)

Referensi:

Healthline. Diakses 2021. Everything to Know About Heart Attacks: Symptoms, Causes, and More.

Healthline. Diakses 2021. Everything to Know About Stroke.

Stroke
Serangan Jantung