Hidronefrosis merupakan kondisi salah satu atau kedua ginjal membengkak karena penumpukan urine di saluran kemih.
Gejala yang muncul akibat kondisi tersebut, misalnya nyeri tiba-tiba dan terasa intens di punggung, muntah, nyeri saat buang air kecil, darah dalam urine, mudah lelah, serta demam.
Hidronefrosis mesti segera diatasi guna menghindari risiko komplikasi. Cara mengobatinya pun mesti disesuaikan dengan penyebab yang mendasari.
Secara umum, berikut ini beberapa cara cara mengobati hidronefrosis yang bisa dilakukan:
1. Memasang Kateter Urine
Kateter urine merupakan alat yang digunakan untuk membantu mengosongkan kandung kemih. Benda ini dipasang dengan memasukkan selang khusus ke dalam kandung kemih lewat saluran pembuangan air seni.
Pemasangan kateter urine berfungsi melebarkan ureter dan memudahkan proses pengeluaran air seni dari kandung kemih.
Dalam beberapa kasus, kateter urine juga dapat dimasukkan hingga menjangkau ginjal guna mengalirkan urine secara langsung ke luar tubuh. Tindakan ini disebut nefrostomi.
Menurut dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, pemasangan kateter urine dapat dilakukan untuk mengatasi hidronefrosis yang disebabkan oleh sumbatan atau infeksi saluran kemih.
Artikel Lainnya: Rekomendasi Vitamin untuk Pasien Penyakit Ginjal
2. Konsumsi Obat-Obatan
Untuk mengatasi hidronefrosis yang tidak terlalu parah, konsumsi obat-obatan yang direkomendasikan dokter bisa menjadi pilihan.
Obat-obatan tersebut akan diberikan dan disesuaikan dengan penyebab hidronefrosis yang dialami pasien.
Bila kondisinya disebabkan oleh infeksi saluran kemih, dokter akan memberikan obat antibiotik.
Sementara itu, untuk mengatasi hidronefrosis yang disebabkan oleh pembesaran prostat jinak, pengobatan akan berfokus untuk mengecilkan bagian tersebut.
Tak hanya antibiotik, obat-obatan pereda nyeri atau analgesik juga dapat diresepkan oleh dokter guna meredakan gejala nyeri akibat hidronefrosis.
3. Litotripsi
Salah satu penyebab hidronefrosis adalah batu ginjal yang menyumbat jalannya urine. Untuk mengatasi kondisi ini, litotripsi atau ESWL dapat menjadi pilihan.
Terapi tersebut bertujuan untuk menghancurkan batu ginjal atau penghalang di sekitar saluran kemih dengan memanfaatkan gelombang kejut.
Batu akan dihancurkan menjadi fragmen-fragmen kecil sehingga bisa dikeluarkan bersamaan dengan urine.
Artikel Lainnya: Mengenal Tahapan Penyakit Ginjal Kronis Pemicu Gagal Ginjal
4. Ureteroskopi
Ureteroskopi bisa menjadi pilihan terapi untuk mengatasi hidronefrosis yang disebabkan oleh batu ginjal di saluran kemih.
Metode ini umumnya dikombinasikan dengan terapi penghilang batu ginjal lainnya, seperti litotripsi dan sistoskopi.
Alat ureteroskop yang dilengkapi kamera khusus akan dimasukkan melalui lubang kencing dan melewati ureter sampai ke ginjal. Saat batu terlihat, dokter akan menghancurkannya dengan laser atau gelombang kejut.
Metode ini juga bisa dilakukan untuk menangani hidronefrosis akibat luka, cedera, dan tumor atau kanker.
5. Operasi
Cara menyembuhkan hidronefrosis yang selanjutnya adalah melalui operasi. Tindakan ini umumnya dilakukan apabila batu ginjal sulit dihancurkan atau dikeluarkan. Operasi juga mungkin dianjurkan dokter apabila kondisi prostat kian besar.
Operasi hidronefrosis untuk mengatasi kondisi akibat batu ginjal biasanya dilakukan dengan bantuan endoskopi.
Sementara itu, untuk kasus hidronefrosis akibat pembesaran prostat, operasi dilakukan dengan mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar organ tersebut. Hal ini bertujuan agar aliran urine tidak terhalang.
6. Kemoterapi
Kemoterapi bisa dilakukan untuk mengatasi pembengkakan ginjal yang terjadi akibat tumor atau kanker di saluran kemih.
Terapi tersebut biasanya didampingi dengan tindakan medis lainnya, seperti pengangkatan tumor atau sel kanker.
Terapi radiasi pun mungkin akan dilakukan sebagai kombinasi kemoterapi dalam mengatasi hidronefrosis akibat tumor atau kanker.
Artikel Lainnya: Bisa Dicoba, Ini Pengobatan untuk Mengatasi Uremia
Sebelum mengetahui jenis terapi yang tepat, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan, seperti tes darah, urinalisis, USG ginjal maupun saluran kemih, foto rontgen, serta MRI atau CT Scan.
Atas dasar itu, bagi Anda yang curiga mengalami hidronefrosis, jangan sungkan untuk segera berobat ke dokter.
Hal ini bertujuan untuk membantu mengetahui penyebab utama penyakit, serta terapi yang paling tepat guna mengatasinya.
Apabila Anda membutuhkan saran atau bantuan lebih lanjut terkait kondisi hidronefrosis, jangan ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.
(NB/AYU)
Referensi:
- Cleveland Clinic. Diakses 2022. Hydronephrosis.
- Healthline. Diakses 2022. Hydronephrosis.
- Medline Plus. Diakses 2022. Urinary catheters.
- National Kidney Foundation. Diakses 2022. Hydronephrosis.
- Wawancara dr. Muhammad Iqbal Ramadhan
:format(webp)/article/q-bEbSFGgb58v6RkUvWj3/original/000625400_1643858281-Deretan_Cara_Mengobati_Hidronefrosis_yang_Terbukti_Efektif.jpg?w=256&q=100)