Covid-19

5 Fakta COVID-19 Varian Kraken yang Cepat Menular

Siti Putri Nurmayani, 11 Jan 2023

Ditinjau Oleh dr. Theresia Yunita

Waspada, COVID-19 varian Kraken menyebar dan menular dengan cepat. Berikut 5 fakta seputar subvarian XBB.1.5 yang perlu diketahui.

5 Fakta COVID-19 Varian Kraken yang Cepat Menular

Belakangan ini, subvarian COVID-19 yaitu Kraken mulai menyebar di sejumlah negara. Bahkan, jenis virus ini telah menyebabkan lonjakan kasus sebesar 27,6 persen di Amerika Serikat.

Subvarian yang dikenal sebagai XBB.1.5 ini menyebar dan menular lebih cepat dibanding subvarian lainnya. Berikut fakta-fakta COVID Kraken yang perlu kamu waspadai:

1. Berasal dari Omicron XBB

Subvarian Kraken merupakan virus yang muncul dari dua versi Omicron sebelumnya, yakni BA.2.10.1 dan BA.2.75.

Virus ini dikenal sebagai XBB.1.5 atau dalam istilah tidak resmi disebut Kraken, yang diambil dari nama monster laut dalam mitologi rakyat Skandinavia.

Artikel lainnya: 5 Fakta COVID-19 BF.7, Si Varian Omicron yang Paling Ganas

2. Dapat Menghindari Pertahanan Imun

Virus XBB.1.5 dilaporkan memiliki mutasi yang dapat membantunya menghindari antibodi pelindung, baik karena infeksi COVID-19 atau akibat vaksin.

Awalnya, Omicron varian XBB kehilangan sebagian kemampuannya untuk mengikat erat sel. Saat mulai menyebar, mereka mendapatkan mutasi baru sehingga lahir subvarian XBB.1.5.

Virus ini menyimpan mutasi F486P yang dapat menyerang sel lebih baik dan membuat sistem kekebalan seseorang menurun setelah terinfeksi.

3. Menyebar dengan Cepat

Disampaikan oleh Maria Van Kerkhove dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), subvarian Omicron XBB.1.5 merupakan varian paling menular yang telah terdeteksi.

Mutasi dalam varian Omicron terbaru ini membantu virus untuk menyerang sel dengan lebih baik, sehingga lebih mudah menular.

Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat memperkirakan sebanyak 72 persen kasus baru COVID-19 di Timur Laut dan 27,6 persen di seluruh Amerika Serikat disebabkan oleh varian Kraken.

Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus dari WHO melaporkan bahwa XBB.1.5 telah menyebar lebih dari 25 negara. Amerika Serikat, Inggris, Austria, Denmark, Kanada, Israel, dan Jerman dideteksi mengalami kasus COVID-19 varian Kraken paling banyak.

4. Gejala Muncul Setelah 5 Hari Terinfeksi

Omicron menjadi varian yang paling dominan dari virus SARS-CoV-2 selama satu tahun terakhir. Disampaikan dr. Theresia Rina Yunita, virus Kraken kemungkinan memiliki gejala ringan, seperti kebanyakan varian lainnya.

Gejala COVID Kraken yang dialami adalah:

Umumnya, dibutuhkan waktu lima hari untuk muncul gejala setelah terpapar virus. Kemudian, virus akan terdeteksi hingga satu minggu setelah timbulnya gejala.

5. Belum Ada Laporan Kasus di Indonesia

Hingga saat ini, belum ada laporan terkait kasus COVID-19 Kraken di Indonesia. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi menyampaikan bahwa pemerintah akan memperkuat pelacakan virus XBB.1.5 agar Indonesia bisa terhindar dari penyebarannya.

Artikel Lainnya: 7 Gejala COVID Omicron XBB dan XBC yang Perlu Diwaspadai

#JagaSehatmu dengan selalu mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari paparan virus Kraken.

Saran Dokter There, tetap patuhi protokol kesehatan dengan 5 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Tak lupa, jaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit, ya!

Bila memiliki pertanyaan lain seputar virus Omicron subvarian XBB.1.5, jangan sungkan untuk konsultasi langsung dengan dokter melalui layanan Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter.

(DA/JKT)

coronavirus
  • Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. Diakses 2023. What You Need to Know About XBB.1.5, the Latest Omicron Variant. 
  • Live Science. Diakses 2023. The ‘Kraken’ COVID subvariant: What to know about quickly rising omicron descendant.