Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeInfo SehatCovid-19Fakta COVID-19 BF.7, Varian Omicron yang Paling Ganas
Covid-19

Fakta COVID-19 BF.7, Varian Omicron yang Paling Ganas

Siti Putri Nurmayani, 19 Des 2022

Ditinjau oleh dr. Devia Irine Putri

Icon ShareBagikan
Icon Like

Kasus COVID-19 di Tiongkok kembali melonjak. Subvarian Omicron BF.7 jadi penyebabnya. Ini 5 fakta COVID BF.7 yang perlu kamu tahu.

Fakta COVID-19 BF.7, Varian Omicron yang Paling Ganas

Kasus COVID beberapa waktu belakangan kembali meningkat di Indonesia. Salah satu varian yang perlu kamu waspadai adalah COVID BF.7. Ini adalah varian Covid yang diduga kemampuan infeksinya paling ganas.

Varian COVID BF.7 juga lebih cepat menular daripada strain Omicron lainnya. Penularannya yang cepat salah satunya disebabkan karena banyak orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala. 

Agar lebih waspada terhadap infeksi virus Corona, berikut adalah sejumlah fakta mengenai COVID Omicron BF.7 yang perlu kamu tahu.

1. Turunan Varian Omicron BA.5

Sejak pertama kali ditemukan pada akhir 2021, COVID Omicron berkembang sangat pesat dan menghasilkan beberapa subvarian.

BF.7 adalah kependekan dari BA.5.2.1.7. Subvarian ini adalah turunan dari strain Omicron BA.5.

2. Bisa Menginfeksi Penyintas COVID-19 dan Orang yang Sudah Divaksin

Manal Mohammed, dosen senior Medical Microbiology di University of Westminster, Inggris, mengatakan bahwa COVID BF.7 membawa mutasi SARS-CoV-2 yang spesifik, yaitu R346T.

Diduga, mutasi ini membuat BF.7 sanggup meloloskan diri dari antibodi (pelindung), baik yang dihasilkan oleh vaksin maupun sistem kekebalan yang pernah menghadapi infeksi COVID-19 sebelumnya.

Berdasarkan penelitian dalam jurnal Cell Host & Microbe, BF.7 terbukti sanggup melawan antibodi di dalam tubuh penyintas Omicron BA.1 dan BA.5.

3. Sangat Cepat Menular

Sangat Cepat Menular

Disampaikan dr. Devia Irine Putri, BF.7 lebih mudah menular daripada subvarian Omicron lainnya. Masa inkubasi BF.7 (rentang waktu dari pertama kali terinfeksi hingga timbulnya gejala) juga lebih pendek.

COVID-19 Omicron BF.7 diperkirakan memiliki R0 atau bilangan reproduksi dasar dari 10 hingga 18,6. Artinya, seseorang yang terinfeksi BF.7, rata-rata mungkin menularkan virus ini kepada 10-18,6 orang lainnya.

4. Gejala Hampir Mirip dengan Varian Lain

Cepatnya penularan COVID BF.7 disebabkan banyak orang yang terinfeksi virus ini tidak menunjukkan gejala.

Meski begitu, serupa dengan varian lainnya, gejala COVID-19 Omicron BF.7 dapat ditandai dengan demam, batuk, sakit tenggorokan, kelelahan, dan pilek. Sebagian orang juga mengalami masalah pencernaan, seperti muntah dan diare.

Ciri-ciri COVID-19 Omicron BF.7 lainnya, yaitu dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius pada orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

5. Telah Terdeteksi di Beberapa Negara

BF.7 ternyata telah terdeteksi di sejumlah negara. Selain Tiongkok dan Indonesia, infeksi COVID BF.7 dilaporkan terjadi di Amerika Serikat, India, Inggris, Belgia, Prancis, Jerman, hingga Denmark.

Omicron BF.7 adalah strain utama yang bertanggung jawab terhadap lonjakan kasus COVID-19 di Tiongkok pada akhir tahun 2022. BF.7 memiliki kemampuan infeksi paling ganas daripada subvarian Omicron lain yang menyebar di negeri tirai bambu.

Artikel Lainnya: Varian Baru Omicron BA.2.75 Terdeteksi, Seberapa Berbahaya?

#JagaSehatmu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Gunakan masker, cuci tangan secara rutin, dan hindari tempat ramai agar terhindar dari penularan COVID-19.

Untuk mencegah dan meringankan gejala infeksi coronavirus, lakukan vaksinasi dan booster, ya! Kamu juga bisa pesan layanan Swab PCR dan Antigen Covid-19 di KlikDokter. 

Gunakan layanan Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter apabila kamu memiliki pertanyaan lain seputar perkembangan COVID-19 terkini. Yuk, download aplikasi KlikDokter sekarang juga!

(ADT/JKT)

coronavirus

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter