HomeGaya hidupPerawatan WanitaPenyebab Vagina Gatal yang Jarang Diketahui Wanita
Perawatan Wanita

Penyebab Vagina Gatal yang Jarang Diketahui Wanita

dr. Sara Elise Wijono MRes, 01 Feb 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Gatal pada vagina tentu bisa mengganggu. Apa sebenarnya penyebab vagina gatal? Apakah berbahaya? Simak selengkapnya di sini.

Penyebab Vagina Gatal yang Jarang Diketahui Wanita

Vagina gatal menjadi salah satu keluhan yang sangat umum dialami wanita. Kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas, bahkan menurunkan kualitas hidup.

Banyak hal yang dapat menjadi penyebab vagina gatal. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Iritan

Penyebab gatal pada vagina bisa karena bahan iritan. Beberapa iritan yang dimaksud meliputi:

  • Sabun mandi mengandung detergen.
  • Semprotan feminin.
  • Vaginal douche.
  • Kontrasepsi topikal (oles).
  • Pelembut kain.
  • Kertas toilet beraroma.

 

2. Penyakit Kulit

Beberapa penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis dapat menyebabkan kemerahan dan gatal pada area genital.

Eksim juga dikenal sebagai dermatitis atopik, yaitu ruam yang terutama terjadi pada orang dengan riwayat asma atau alergi.

Artikel Lainnya: Vagina Gatal saat Hamil, Normal atau Tidak?

Ruam ini berupa kemerahan dan gatal dengan tekstur kulit bersisik. Kondisi ini dapat menyebar ke vagina pada beberapa wanita dengan eksim.

Sementara, psoriasis adalah penyakit kulit yang memicu munculnya bercak merah bersisik dan gatal di kulit kepala maupun persendian. Terkadang kondisi ini juga dapat terjadi pada vagina.

3. Infeksi Jamur

Jamur secara alami ada di vagina. Akibat satu dan lain hal, jamur-jamur tersebut bisa saja mengalami pertumbuhan tidak terkendali dan menyebabkan infeksi.

Saat terjadi infeksi jamur di bagian vagina, keluhan yang akan terjadi umumnya berupa sensasi gatal berlebih dan rasa terbakar di sekitar vagina.

Dalam kasus lebih lanjut, infeksi jamur vagina dapat menyebabkan lendir keputihan sangat kental menyerupai keju dan mengeluarkan bau tidak sedap.

4. Vaginosis Bakterialis

Vaginosis bakterialis terjadi saat keseimbangan flora normal yang hidup di dalam vagina mengalami gangguan.

Sama halnya dengan infeksi jamur, kondisi ini juga dapat menjadi penyebab vagina gatal dan memicu keputihan abnormal.

Ciri-ciri keputihan abnormal meliputi lendir berwarna putih keabu-abuan dan berbau amis.

Artikel Lainnya: Mengatasi Vagina Gatal dengan Air Garam, Amankah?

5. Infeksi Menular Seksual

Infeksi menular seksual atau IMS seperti chlamydiakutil kelamingonoreherpes genital, dan trikomoniasis bisa saja terjadi akibat perilaku seksual tidak sehat.

Salah satu keluhan yang terjadi akibat kondisi tersebut adalah vagina gatal.

6. Menopause

Tahukah Anda, menopause juga bisa menjadi penyebab miss V gatal. Keadaan tersebut dapat timbul akibat kadar estrogen yang berkurang selama menopause, sehingga memicu atrofi vagina.

Atrofi vagina adalah penipisan mukosa vagina yang dapat menyebabkan kekeringan berlebihan, sehingga memicu gatal dan iritasi.

7. Stres

Meski jarang, stres fisik dan emosional juga dapat menjadi penyebab vagina teriritasi dan gatal.

Stres membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Akibatnya, infeksi di seluruh bagian tubuh termasuk vagina lebih mudah terjadi.

8. Kutu Kemaluan

Kutuan tidak hanya dapat terjadi pada rambut kepala, namun juga pada rambut kemaluan. Infeksi kutu merupakan salah satu penyebab vagina terasa sangat gatal.

Keluhan gatal dapat terasa lebih parah di malam hari. Selain itu, dapat juga muncul demam dan terlihat gigitan kutu pada kulit berupa bercak berwarna kebiruan.

Artikel Lainnya: Tips Mengatasi Gatal pada Miss V Secara Alami

9. Higienitas

Masalah higienitas dapat menjadi penyebab gatal pada vagina. Paparan sisa urine atau feses dengan kulit pada jangka waktu lama dapat menyebabkan peradangan kulit dan menimbulkan keluhan gatal.

Kebersihan area kewanitaan dapat dijaga dengan mandi dua kali sehari. Pastikan area kemaluan terjaga kering dan tidak lembap.

Rutinlah mengganti pakaian dalam setiap kali mandi atau saat berkeringat. Saat datang bulan, pastikan mengganti pembalut secara teratur.

10. Alergi

Cobalah perhatikan apa penyebab miss V gatal, apakah ada pemicu khusus? Jika ya, mungkin saja area kewanitaan mengalami alergi.

Umumnya keluhan gatal akibat alergi timbul hanya jika terpapar pemicunya. Berbagai hal dapat menyebabkan keluhan alergi, misalnya alergi terhadap pembalut, bahan pakaian dalam, kondom, dan lain-lain.

11. Kanker Vulva

Pada kasus yang jarang, vagina gatal dapat menjadi salah satu gejala kanker vulva. Kanker jenis ini berkembang pada area luar kelamin wanita, yang meliputi bibir dalam dan luar vagina, klitoris, serta pembukaan vagina.

Vagina gatal yang terjadi akibat kanker vulva biasanya disertai perdarahan abnormal dan rasa nyeri pada area vulva.

Artikel Lainnya: Aroma Vagina Berbau Tidak Sedap, Apa Masalahnya?

12. Kebiasaan Mencukur Bulu Kemaluan

Penyebab miss V gatal dapat berkaitan dengan kebiasaan Anda mencukur habis bulu kemaluan. Setelah beberapa saat, bulu akan kembali tumbuh dan menusuk area sekitar kemaluan. Hal inilah yang dapat memicu keluhan gatal.

13. Lichen Sklerosus

Salah satu penyebab gatal pada vagina adalah lichen sclerosus. Penyakit yang belum jelas penyebabnya ini menimbulkan gatal pada vagina, yang disertai bintik-bintik putih pada area bibir kemaluan.

14. Menyusui

Serupa dengan menopause, kondisi menyusui bisa menjadi penyebab vagina gatal. Hal ini disebabkan perubahan hormonal tubuh saat sedang menyusui, khususnya kadar hormon estrogen yang lebih rendah. Akibatnya, vagina cenderung lebih tipis, mudah gatal serta iritasi.

Penyebab vagina gatal dapat bervariasi dan tak melulu sepele.

Apabila mengalami gatal pada vagina yang tak kunjung hilang disertai munculnya luka di sekitar organ vital, nyeri berlebihan, masalah buang air kecil, atau keluarnya cairan abnormal dari vagina, segeralah periksakan diri ke dokter.

Semakin cepat dideteksi dan diobati, kemungkinan sembuh akan semakin tinggi.

Jika masih punya pertanyaan terkait topik ini, Anda bisa gunakan fitur Tanya Dokter untuk chat dengan dokter.

[WA]

Vaginaorgan kewanitaan

Konsultasi Dokter Terkait