Diet dan Nutrisi

15 Manfaat Glutathione untuk Kesehatan Tubuh

Siti Putri Nurmayani, 20 Jun 2023

Ditinjau Oleh dr. Dyah Novita

Ada banyak manfaat glutathione untuk kesehatan, mulai dari meningkatkan sensitivitas insulin hingga melindungi ibu hamil. Ketahui dampak baik lainnya di sini.

15 Manfaat Glutathione untuk Kesehatan Tubuh

Glutathione pada dasarnya diproduksi secara alami di dalam tubuh, tepatnya pada organ hati dan sel-sel saraf di sistem saraf pusat. Fungsi utamanya adalah melindungi tubuh dari penyakit, radikal bebas, atau racun kimia serta organik.

Berkat kemampuannya, glutathione sering ditemukan dalam bentuk suplemen yang dapat memberikan sejumlah dampak baik bagi tubuh. Apa saja sebenarnya manfaat glutathione bagi kesehatan? Simak fakta-faktanya di bawah ini.

1. Melawan Radikal Bebas

Sebagian orang mungkin penasaran, apa itu glutathioneGlutathione adalah senyawa antioksidan kuat yang dapat membantu tubuh melawan radikal bebas. Pada dasarnya, radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang terbentuk akibat proses metabolisme tubuh dalam merespon asupan nutrisi dan lingkungan sekitar.

Saat tubuh menghasilkan lebih banyak radikal bebas, maka akan terjadi stres oksidatif, yang menyebabkan peradangan, kerusakan pada tubuh, serta memicu timbulnya gangguan kesehatan, mulai dari diabetestekanan darah tinggi, dan Alzheimer.

2. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Insulin merupakan hormon yang membantu sel tubuh untuk mengangkut dan mengubah gula darah menjadi energi.

Ketika terjadi resistensi insulin atau ketidakmampuan tubuh merespons hormon insulin, hal ini memicu terjadinya lonjakan kadar gula darah dan diabetes tipe-2.

Fungsi glutathione bisa membantu meningkatkan sensitivitas tubuh dalam merespon insulin. Dengan begitu, kadar gula darah tetap terkendali.

3. Membantu Detoksifikasi

Tubuh akan mengalami tiga fase detoksifikasi secara alami. Kegunaan glutathione dapat membantu proses detoksifikasi tersebut.

Glutathione akan menghancurkan radikal bebas dan membantu kinerja enzim yang memecah racun.

4. Meningkatkan Elastisitas Kulit

Ternyata, ada manfaat glutathione untuk kulit. Kandungan glutathione dapat mendukung proses regenerasi kulit yang sehat.

Glutathione mengandung tiga asam amino, yakni L-sistein, glisin, dan L-glutamat. Ketiganya dapat membantu meningkatkan elastisitas dan mengurangi kerutan kulit.

Artikel Lainnya: Tren Memutihkan Kulit dengan Glutathione, Amankah?

5. Mencerahkan Kulit

Selain itu, manfaat glutathione untuk wajah juga dapat membuatnya menjadi lebih cerah.

“Antioksidan ini dapat menekan produksi pigmen melanin (pigmen yang memberi warna pada kulit), sehingga kulit menjadi lebih cerah,” jelas dr. Dyah Novita Anggraini.

6. Mengurangi Gejala Psoriasis

Psoriasis merupakan peradangan kulit akibat penumpukan sel-sel kulit. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan gejala kulit kering, bersisik, tebal, mudah terkelupas, dan ruam kemerahan.

Kabar baiknya, glutathione bisa membantu mengurangi gejala-gejala psoriasis tersebut.

7. Mengurangi Peradangan

Kebanyakan penyakit kronis menimbulkan gejala umum berupa peradangan. Untungnya, glutathione dapat membantu tubuh meminimalkan risiko peradangan.

Senyawa antioksidan ini akan mendukung respons imun untuk membentuk kekebalan tubuh dan melawan gejala dari peradangan.

8. Menjaga Kesehatan Jantung

nyeri dada akibat asam lambung atau penyakit jantung

Sebagian besar penyakit jantung disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah arteri. Ini akibat adanya plak yang terbuat dari campuran kalsium, lemak, kolesterol, dan produk buangan sel tubuh lainnya akibat proses oksidasi lipid.

Kadar glutathione dalam tubuh yang seimbang dapat membantu menetralkan proses oksidasi lipid, sehingga bisa mengurangi risiko gangguan jantung.

9. Mengurangi Kerusakan Sel Penyakit Hati

Penyakit hepatitis, penyalahgunaan alkohol, dan penyakit hati berlemak dapat merusak sel-sel organ hati. Tak hanya itu, kekurangan antioksidan, termasuk senyawa glutathione juga dapat memperburuk sel hati.

Untuk itu, dibutuhkan pemenuhan asupan glutathione dalam tubuh untuk mengurangi kerusakan sel penyebab penyakit hati.

Hal ini telah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan BMC Gastroenterol. Dalam penelitian tersebut, glutathione yang diberikan secara oral dan dibarengi dengan perubahan gaya hidup proaktif, secara efektif dapat membantu penderita penyakit hati berlemak non-alkohol.

10. Mengurangi Kerusakan Oksidatif pada Autis

Penderita autisme terbukti memiliki tingkat kerusakan oksidatif yang lebih tinggi. Selain itu, kadar glutathione yang ada di otak juga cenderung rendah. Ini dapat meningkatkan kerentanan terhadap kerusakan saraf pada anak autis.

Glutathione yang dikonsumsi secara oral dapat meningkatkan kadar sistein, sulfat plasma, dan glutathione darah utuh.

Artikel Lainnya: Cara Meningkatkan Kadar Glutathione dalam Tubuh

11. Mengurangi Dampak Diabetes yang Tidak Terkontrol

Gula darah yang tinggi dan terjadi secara jangka panjang sering dikaitkan dengan jumlah glutathione. Hal ini tentunya dapat memicu terjadinya stres oksidatif dan kerusakan jaringan.

Untuk itu, dibutuhkan asupan glutathione yang seimbang dalam tubuh agar dapat menurunkan stres oksidatif dan kerusakan pada penderita diabetes yang tidak terkontrol.

12. Mengurangi Gejala Penyakit Pernapasan

Glutathione sering kali digunakan pada produk inhaler untuk mengatasi penyakit asma. Sebagai inhaler, ini dapat membantu mengencerkan lendir sehingga bisa melancarkan saluran pernapasan.

Untuk mendapatkan senyawa antioksidan ini, kamu juga bisa memperolehnya dari daging mentah, susu yang tidak dipasteurisasi, serta buah dan sayuran yang baru dipetik.

13. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Glutathione dapat menjaga sistem kekebalan agar tetap kuat, sehingga bisa melawan infeksi dengan baik. Senyawa antioksidan ini akan mendukung sel darah putih untuk menyerang zat-zat asing agar tidak menyebabkan infeksi.

Dengan mengonsumsi suplemen glutathione, maka sel darah putih akan lebih kuat dan bisa melindungi tubuh terhadap infeksi.

14. Melindungi Ibu Hamil dan Janin

Kabar baiknya, glutathione untuk ibu hamil ternyata sangat aman. Bahkan, asupan senyawa antioksidan ini dapat melindungi ibu dan janin dari komplikasi kehamilan. 

Ketika ibu hamil memiliki kadar glutathione yang rendah, ini bisa menyebabkan terjadinya stres oksidatif yang memicu cacat lahir serta keguguran.

Namun, pastikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang sesuai, ya!

15. Menurunkan Risiko Penyakit Otak

Ternyata, kadar glutathione yang rendah bisa meningkatkan risiko penyakit otak. Oleh karena itu, asupan senyawa antioksidan dalam tubuh perlu seimbang untuk membantu menurunkan risiko penyakit otak, seperti Parkinson dan Alzheimer.

Itu dia deretan manfaat glutathione untuk kesehatan. Selain mengonsumsi suplemen, #JagaSehatmu dengan tetap mengimbanginya dengan gaya hidup sehat, seperti memenuhi asupan gizi, rajin olahraga, serta hindari minum alkohol dan merokok.

Bila memiliki pertanyaan lain seputar glutathione, jangan sungkan untuk konsultasi dengan dokter lewat fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter!

(NM)

Nutrisi
antioksidan
Suplemen
  • BMC Gastroenterol. Diakses 2023. Efficacy of glutathione for the treatment of nonalcoholic fatty liver disease: an open-label, single-arm, multicenter,pilot study. 
  • Medical Science Monitor. Diakses 2023. A Clinical trial of glutathione supplementation in autism spectrum disorders.