Sukses

Penis Mati Rasa, Apa Penyebabnya?

Jangan anggap remeh keluhan penis mati rasa. Cari tahu penyebabnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Penis merupakan salah satu organ tubuh pada pria yang sensitif. Meski demikian, penis bisa saja mengalami gangguan sensitivitas alias mati rasa. Kondisi seperti ini mungkin pernah terjadi pada Anda.

Menurut dr. Kartika Mayasari dari Klikdokter, penis mati rasa atau kebas bisa disebabkan oleh bermacam faktor. Salah satu di antara penyebab mati rasa pada penis adalah adanya gangguan pada otot, saraf atau penis itu sendiri. Tentu saja, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

Lalu, faktor-faktor apa saja yang bisa menyebabkan gangguan sensitivitas  tersebut?

1.     Tekanan pada penis

Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa gangguan sensitivitas pada penis bisa saja disebabkan oleh aktivitas mengendarai sepeda. Sebuah studi pada tahun 2001 menemukan bahwa 61 persen pesepeda mengalami mati rasa di daerah genital.

Hal ini akan semakin parah bila mengenderai sepeda jarak jauh. Sadel atau tempat duduk pada sepeda dapat memberikan tekanan pada perineum (bagian antara anus dan penis). Sadel pada sepeda bisa menekan pembuluh darah dan saraf yang terdapat di perineum dan memberi tekanan pada penis. Jika hal ini sering terjadi, Anda kemungkinan sulit ereksi.

2.     Menggunakan pompa penis

Mati rasa juga bisa disebabkan oleh pemakaian pompa penis. Pada umumnya, pompa penis digunakan untuk meningkatkan ereksi. Perangkat ini membuat darah terkonsentrasi ke daerah penis. Pada akhirnya, hal ini bisa menyebabkan  penis mati rasa disertai rasa nyeri dan memar.

3.     Penyakit dan efek samping obat

Diabetes dan multiple sclerosis adalah beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan saraf dan memengaruhi sensitivitas pada penis. Multiple sclerosis merupakan penyakit yang menyerang serabut myelin pada serabut saraf.

Peyronie's disease juga dapat menimbulkan dampak yang sama. Peyronie's disease adalah sebuah keadaan terbentuknya lapisan jaringan fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis.

1 dari 2 halaman

Apa yang harus dilakukan?

Pada dasarnya, setiap penanganan mati rasa pada penis harus disesuaikan dengan penyebabnya. Jika mati rasa pada penis disebabkan oleh aktivitas bersepeda, berarti jalan satu-satunya adalah mengurangi kegiatan ini selama beberapa minggu.

Sementara itu untuk penderita diabetes, Anda perlu mengendalikan gula darah dengan diet, olahraga, dan pengobatan untuk mencegah dan mengelola kerusakan saraf. Jika memiliki multiple sclerosis, biasanya perawatan yang dilakukan dengan stereoid atau obat-obat tertentu dapat mengontrol berkembangnya penyakit ini.

Jika keluhan mati rasa pada penis yang Anda rasakan terus berlanjut sehingga mengganggu dan menimbulkan sakit, segera periksa ke dokter spesialis Urologi atau Spesialis Andrologi guna pemeriksaan lebih lanjut. Jangan anggap remeh kondisi ini, karena dapat memengaruhi keharmonisan rumah tangga Anda.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar