Sukses

Kenali 10 Penyakit yang Paling Umum Menyerang si Kecil

Berikut ini penyakit-penyakit yang paling sering dialami oleh si Kecil, serta penanganan awalnya di rumah.

Klikdokter.com, Jakarta Dibandingkan dengan orang dewasa, si Kecil memang lebih mudah terserang penyakit. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh si Kecil lebih rendah sehingga rentan tertular penyakit.

Berikut adalah sepuluh penyakit yang umum diderita si Kecil serta cara mengatasinya:  

  • Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

ISPA adalah infeksi yang terjadi di saluran pernapasan atas dan bawah. Kondisi ini terjadi akibat infeksi virus atau bakteri. Gejala yang muncul antara lain batuk, pilek, bersin, hidung tersumbat, serta terkadang disertai batuk.

Jika penyebabnya virus, biasanya dengan memperbanyak asupan cairan dan beristirahat si Kecil akan pulih dengan sendirinya dan tidak perlu penanganan lebih lanjut dengan dokter. Hubungi dokter jika batuk berlangsung lebih dari 3 minggu karena bisa saja disebabkan oleh tuberkulosis, asma, atau adanya infeksi bakteri di paru-paru.

  • Diare

Si Kecil dikatakan menderita diare jika ia buang air besar dengan konsistensi feses yang cair/ encer lebih dari tiga kali sehari. Risiko terbesar saat si Kecil diare adalah dehidrasi. Karena itu, usahakan kebutuhan cairan si Kecil tetap terpenuhi dengan pemberian oralit, jus buah, atau makanan berkuah. Berikan sedikit demi sedikit dengan frekuensi sesering mungkin.

Siapkan juga mikronutrien zink (dalam bentuk makanan atau suplemen) untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah diare berulang pada bulan berikutnya. Selain itu, perhatikan tanda-tanda dehidrasi seperti kurangnya air mata saat menangis, tampak lemas, mulut kering, mata cekung, dan popok tidak basah dalam waktu 6 jam. Jika ada beberapa tanda tersebut, segeralah bawa si Kecil ke dokter.

  • Faringitis

Faringitis adalah peradangan pada daerah tenggorokan. Penyebab tersering radang/  infeksi tenggorokan adalah virus, dan dalam frekuensi yang lebih sedikit bisa juga bakteri atau jamur. Infeksi tenggorokan dapat menular melalui percikan ludah yang keluar saat berbicara, bersin, batuk, atau mencium si Kecil.

Gejala yang dialami adalah demam disertai nyeri menelan dan selaput tenggorokan bewarna merah. Penanganan radang tenggorokan umumnya dilakukan untuk mengurangi gejala yang ada, seperti dengan mengonsumsi obat penurun panas, pelega saluran napas, pengencer dahak, serta asupan cairan dan nutrisi yang optimal.

  • Masalah Kulit

Banyak anak sering mengalami masalah di kulit, seperti alergi atau infeksi di kulit. Jika alergi harus dicari faktor pemicunya, sedangkan infeksi di kulit sering kali diakibatkan oleh faktor kebersihan.

Pencegahannya dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kulit. Rajinlah membersihkan badan serta rambut si Kecil, serta mengganti popoknya secara teratur.

  • Rinitis Alergi

Rinitis alergi adalah peradangan hidung yang disebabkan oleh alergi. Penyebab terseringnya adalah alergen (zat pencetus alergi) melalui udara, yang terhirup dan masuk ke saluran pernapasan. Misalnya, debu rumah dan bulu binatang.

Gejala rhinitis alergi meliputi bersin berulang-ulang, rasa gatal di hidung dan mata, ingus encer, dan hidung tersumbat. Untuk menanganinya, hindarilah faktor pemicu alergi dan berikan obat antihistamin jika gejala terjadi dalam waktu yang lama.

1 dari 2 halaman

Lainnya

  • Cacar Air

Cacar air adalah penyakit menular yang disebabkan infeksi virus Varicella zoster. Tanda dan gejalanya dapat berupa demam, lemas, serta kemerahan di kulit disertai lenting berisi cairan.

Penyakit ini disebabkan oleh virus sehingga tingkat kesembuhannya tergantung dari kekebalan tubuh si Kecil. Oleh karena itu, pastikan si Kecil menerima cairan dan nutrisi yang cukup selama sakit.

  • Cacingan

Penyakit cacingan sering terjadi pada si Kecil pada musim hujan dan banjir dikarenakan faktor kebersihan. Beberapa tanda dan gejalanya, antara lain berat badan tidak naik meski nafsu makan baik, lemas, perut membuncit, dan sering menggaruk area bokong pada malam hari.

Sementara itu, tanda pasti si Kecil menderita cacingan adalah ditemukannya larva cacing pada tinja. Jika si Kecil mengalami beberapa gejala tersebut, jangan ragu untuk menemui dokter agar dapat ditangani dengan lebih optimal.

  • Pneumonia

Pneumonia adalah radang paru-paru yang sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Tanda dan gejalanya meliputi adalah demam, batuk, dan pernapasan cepat.

Jika si Kecil mengalami gejala tersebut, segeralah konsultasikan dengan dokter. Hindari juga si Kecil dari paparan asap rokok, debu, dan polusi knalpot kendaraan.

  • Alergi Susu Sapi

Si Kecil yang menderita alergi susu sapi akan mengalami gangguan pernapasan dan gangguan di kulit. Keluhan-keluhan tersebut akan muncul setiap kali si Kecil mengonsumsi susu sapi.

Apabila terbukti si Kecil mengalami alergi susu sapi, hentikan konsumsi susu sapi dan gantilah dengan susu selain sapi seperti susu kedelai.

  • Konstipasi

Gangguan konstipasi atau sembelit sering dialami oleh si Kecil karena kurangnya asupan makanan berserat seperti sayur dan buah. Apalagi pada beberapa anak yang sudah bisa memilih makanan apa yang akan mereka konsumsi.

Tak hanya bikin si Kecil rewel, kondisi sembelit juga akan membuat perutnya terasa kembung. Atasi dengan pemberian air putih yang lebih rutin dan makanan yang mengandung serat. Sajikanlah dengan lebih bervariasi agar si Kecil tertarik untuk makan.

Demikian sepuluh penyakit yang paling sering dialami oleh anak-anak. Kenali gejala dan penanganan awalnya agar lebih memudahkan bagi Bunda, dan tentunya si Kecil.

[RS/ RH]

1 Komentar