Sukses

Manfaat Susu untuk Mempersiapkan Kehamilan

Mengapa mengonsumsi susu diperlukan untuk mempersiapkan kehamilan?

Klikdokter.com, Jakarta Anda sedang mempersiapkan diri untuk kehamilan? Sekitar 84% pasangan pada populasi umum akan mendapatkan kehamilan pada tahun pertama bila berhubungan teratur dan tidak menggunakan kontrasepsi. Bila tidak hamil pada tahun pertama, 50%-nya akan hamil pada tahun kedua.

Kemungkinan untuk hamil akan meningkat bila Anda dan pasangan dalam kondisi sehat. Perubahan gaya hidup dapat meningkatkan kemungkinan hamil dan membantu Anda menjalani kehamilan yang sehat.

Pola makan sehat dapat membantu meningkatkan kesuburan. Anda disarankan untuk menjalani pola hidup dan pola makan sehat selama persiapan kehamilan.

Susu merupakan salah satu produk makanan yang perlu dikonsumsi selama persiapan kehamilan. Susu merupakan sumber kalsium, protein, vitamin D, fosfor, dan vitamin mineral lain.

Nutrisi ini penting untuk pertumbuhan tulang, gigi, otot, jantung, persarafan, dan fungsi pembekuan darah. Cukupilah nutrisi tersebut sebelum Anda hamil. Tapi pastikan Anda berhati-hati saat memilih produk susu yang diminum.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Human Reproduction menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi produk susu rendah lemak (low fat) dua kali sehari lebih berisiko mengalami infertilitas akibat gangguan ovulasi.

Sementara wanita yang mengonsumsi produk susu whole milk (full cream) dua kali sehari mengalami penurunan risiko infertilitas akibat gangguan ovulasi sebesar 25%.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa temuan infertilitas tersebut tidak berhubungan dengan kadar vitamin D, kalsium, laktosa dan fosfor pada seorang wanita. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Pertama-tama, Anda harus mengetahui tipe hormon, di mana beberapa di antaranya memiliki kelarutan yang berbeda di dalam lemak. Estrogen dan progesteron merupakan hormon yang larut dalam lemak.

Selanjutnya, dalam proses pembuatannya, susu whole milk akan diputar dalam kecepatan tinggi untuk memisahkan lemak dari konten air dalam susu. Sehingga saat bagian lemak dipisahkan dari susu whole milk, maka hormon tersebut di atas juga ikut terpisah.

Selain hormon di atas, ada juga hormon lain yang larut dalam air. Di antaranya adalah androgen, prolactin dan hormon pria larut dalam air.

Kandungan dari susu low fat akan memberikan Anda hormon pria yang lebih banyak dan hormon wanita yang lebih sedikit. Akibatnya terjadi ketidakseimbangan hormon yang selanjutnya menyebabkan gangguan ovulasi pada seorang wanita.

Itulah sebabnya mengapa Anda perlu berhati-hati dalam memilih susu yang tepat selama persiapan kehamilan. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari gangguan ovulasi.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar