Sukses

Kiat Berpuasa Penderita Tukak Lambung

Tukak lambung merupakan salah satu penyakit yang kerap mengganggu ibadah puasa seseorang. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Berikut kiat berpuasa penderita tukak lambung dari dr. Karunia Ramadhan.

Ibadah puasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap umat muslim. Namun bagi beberapa orang, penyakit yang dimiliki terkadang dapat menghambat pelaksanaan ibadah tersebut.

Sebut saja, penderita tukak lambung. Penderita penyakit ini merasa khawatir dalam melaksanakan ibadah puasa, walaupun mereka ingin sekali melaksanakannya. Mereka cemas untuk berpuasa, karena takut penyakit yang mereka alami akan semakin parah.

Tukak Lambung

Tukak lambung merupakan keadaan luka pada lambung, di mana telah terjadi robekan pada dinding lambung. Biasanya, tukak diakibatkan oleh iritasi zat-zat yang dapat menyebabkan luka – seperti obat-obatan nyeri, ataupun akibat penyakit maag yang berlangsung kronis dan tidak mendapatkan penanganan yang sesuai.

Tukak lambung memiliki gejala yang lebih berat dari penyakit maag biasa. Pasalnya, tukak lambung dapat menyebabkan terjadinya perdarahan pada organ lambung.

Tukak Lambung dan Puasa

Penderita tukak lambung pasti berkeinginan untuk melaksanakan ibadah puasa, seperti umat Muslim lainnya. Sebenarnya, penderita tukak lambung dapat melaksanakan ibadah puasa. Namun sebaiknya, penderita tukak lambung harus mempersiapkan kondisi kesehatannya terlebih dahulu sebelum berpuasa.

Beberapa kiat berpuasa bagi penderita tukak lambung, antara lain:

  1. Konsultasi ke dokter sebelum berpuasa

Sebelum melaksanakan ibadah puasa, sebaiknya penderita tukak lambung berkonsultasi kepada dokter. Jika penderita sedang mengalami kekambuhan, dokter biasanya akan menyarankan untuk tidak berpuasa terlebih dahulu hingga keluhan tersebut hilang. Jika ditemukan gejala perdarahan lambung seperti BAB hitam, sudah pasti penderita tidak dapat berpuasa.

Namun jika penderita tidak memiliki keluhan pada saat tersebut, maka dokter akan mengizinkan penderita untuk berpuasa. Namun demikian, penderita harus mampu menjaga kondisi kesehatan lambungnya selama berpuasa.

  1. Wajib makan sahur

Setiap penderita tukak lambung diharuskan makan sahur sebelum berpuasa. Saat berpuasa, lambung akan mengalami kekosongan selama hampir 14 jam. Sahur dapat mengurangi waktu kekosongan lambung dan mencegah peningkatan asam lambung berlebih. Selain itu, sahur juga merupakan sumber energi bagi orang yang berpuasa.

  1. Segera Berbuka

Bagi penderita maag dan tukak lambung, Anda disarankan untuk segera berbuka pada saat waktu magrib tiba. Minumlah air hangat ketika berbuka. Hindari untuk mengonsumsi teh pekat, kopi, dan air dingin atau es, karena dapat merangsang lambung. Selain itu, konsumsi makanan ringan dan manis, seperti kurma, untuk mengganti kebutuhan glukosa sangatlah baik untuk dilakukan.

  1. Konsumsi obat secara teratur

Untuk penderita tukak lambung, sebaiknya mengonsumsi obat-obatan secara teratur, sesuai dengan anjuran dokter. Biasanya, obat yang disarankan adalah obat golongan antasida, proton pump inhibitor (PPI), atau golongan H2 antagonis. Obat-obatan lambung akan membantu mengurangi produksi asam lambung, menetralisir asam lambung dan juga melindungi mukosa lambung. Dengan mengonsumsi obat-obatan, maka penderita tukak lambung akan terbantu dalam menjalankan ibadah puasa.

  1. Makan secukupnya

Hindari makan berlebih, terutama pada saat berbuka. Kondisi lambung pada saat berpuasa dipenuhi oleh gas dan asam lambung. Jika langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebih saat berbuka, maka dapat menyebabkan udara dan asam lambung akan menekan ke sisi-sisi lambung, sehinga menyebabkan lambung teregang. Hal ini dapat menyebabkan nyeri perut, begah dan mual pada saat berbuka. Karenanya,  makanlah secukupnya pada saat berbuka agar lambung dapat berkontraksi dengan normal, sehingga tetap memberikan rasa nyaman pada lambung ketika berbuka.

  1. Pilih makanan dan minuman yang sesuai

Makanan dan minuman yang sebaikya dihindari penderita tukak lambung yang berpuasa, yakni:

  • Hindari makanan yang merangsang lambung, seperti makanan pedas dan makanan yang terlalu asam.
  • Hindari makan-makanan yang berlemak, seperti gorengan dan makanan bersantan.
  • Hindari berbuka dengan makanan yang mengandung pengembang/ragi, seperti roti, mie instan, dan sebagainya.
  • Hindari pula bahan makanan yang dapat menghasilkan gas, seperti kol, nangka, santan, dan sebagainya.
  • Hindari minuman yang dapat meningkatkan asam dalam lambung seperti teh pekat, kopi, dan soda
  • Hindari merokok pada saat sahur dan berbuka, karena racun dalam rokok dapat menyebabkan iritasi dan memperberat tukak lambung.

Beberapa makanan dan minuman yang disarankan untuk dikonsumsi, yakni:

  • Konsumsi sumber karbohidrat yang mudah dicerna, seperti nasi, pada saat sahur dan berbuka
  • Konsumsi makanan yang mengandung serat dan protein yang cukup. Serat dan protein yang cukup dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan tidak mudah lapar.
  • Konsumsi jus buah yang tidak terlalu asam pada saat berbuka.
  • Konsumsi air putih yang cukup, untuk memenuhi kebutuan cairan tubuh.

Demikian beberapa kiat berpuasa yang aman bagi penderita tukak lambung. Semoga beberapa tips di atas dapat membantu Anda yang memiliki masalah tukak lambung untuk dapat senantiasa menjalankan ibadah puasa.

0 Komentar

Belum ada komentar