Sukses

Bisakah Akupunktur Mengobati Nyeri Kepala?

Akupuntur, sebagai terapi tradisional dari tanah Tiongkok, diklaim bisa menjadi salah satu solusi tambahan untuk membantu meredakan nyeri kepala. Benarkah efektif?

Nyeri kepala apalagi yang tidak tertahankan pasti akan mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi obat- obatan pereda nyeri. Akan tetapi, bila nyeri kepala ini kerap datang, beberapa orang memilih untuk mencari solusi lain di samping pengobatan yang biasa mereka gunakan.

Akupuntur, sebagai terapi tradisional dari tanah Tiongkok, diklaim bisa menjadi solusi tambahan untuk membantu meredakan nyeri kepala serta mencegah nyeri kepala datang kembali di waktu mendatang.

Namun, benarkah akupunktur efektif untuk mengatasi nyeri kepala?

Akupunktur untuk Nyeri Kepala

Secara umum, akupuntur dipercaya mampu menstimulasi sel-sel saraf dan memicu pelepasan molekul kimia dalam tubuh. Molekul ini berperan dalam menciptakan rasa nyaman secara fisik maupun mental. Stimulasi titik-titik tertentu dalam akupuntur juga turut berpengaruh dalam menurunkan persepsi rasa nyeri dan stres.

Selain mekanisme tersebut, akupuntur juga membantu tubuh melepaskan endorfin (senyawa tubuh yang membuat kita merasa senang dan merasa nyaman), meredakan peradangan, serta meningkatkan kelancaran peredaran darah di sekitar daerah akupuntur.

Begitu besarnya peranan akupuntur dalam membantu mengatasi keluhan nyeri kepala menjadikannya terbuka sebagai salah satu solusi untuk membantu mengurangi tingkat keparahan dan mengurangi risiko kekambuhan nyeri kepala di kemudian hari. Akan tetapi perlu diingat, akupuntur tidak dapat berdiri sendiri.

Penanganan nyeri kepala yang terbaik hendaknya mengombinasikan berbagai faktor, seperti perubahan gaya hidup, olahraga, istirahat, pengobatan secara medis, dan terapi tambahan seperti akupuntur.

Bila nyeri kepala belum juga dapat teratasi setelah menjalankan pengobatan intensif, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter. Karena beberapa nyeri kepala disebabkan oleh adanya gangguan organik seperti infeksi, tumor, atau stroke yang memerlukan penanganan medis lebih mendalam.

Penelitian Soal Akupunktur

Sebuah penelitian dilakukan oleh Linde Klaus dkk. untuk mengetahui apakah akupuntur benar-benar berperan dalam mengatasi nyeri kepala. Jenis nyeri kepala yang dievaluasi dalam penelitian ini adalah migrain dan tension-type headache (TTH), dua jenis nyeri kepala yang sering dialami kebanyakan orang.

Penelitan tersebut membandingkan banyak penelitian sebelumnya yang berasal dari berbagai belahan dunia. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa akupuntur memang secara signifikan berperan dalam mengurangi keluhan nyeri kepala, baik migrain maupun TTH. Bahkan pada kasus migrain, akupuntur terbukti membantu mengurangi frekuensi kekambuhannya hingga tiga sampai empat bulan kemudian.

0 Komentar

Belum ada komentar