Sukses

Stimulasi yang Tepat Sesuai Usia Anak

Anak membutuhkan stimulasi yang sesuai dengan usianya untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal.

Setiap orang tua pasti ingin anaknya berkembang dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, untuk dapat berkembang dengan baik, anak-anak perlu mendapatkan stimulasi yang sesuai dengan usianya. Stimulasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk merangsang kemampuan kognitif anak.

Selain disesuaikan dengan usia anak, terdapat beberapa aspek perkembangan anak yang harus diperhatikan, yaitu perkembangan fisik, perkembangan kognitif atau keterampilan berpikir, perkembangan bahasa, dan perkembangan sosio-emosional. Jadi, semua stimulasi tumbuh kembang disesuaikan juga dengan apa yang ingin kita berikan.

Setiap aspek perkembangan ini memiliki tahapan perkembangan yang berisi apa yang sudah bisa dikerjakan anak pada usia tertentu. Tahapan perkembangan ini sudah disusun sedemikian rupa sehingga dapat menjadi acuan apakah terjadi keterlambatan perkembangan.

Namun, perlu diingat bahwa ada variasi normal yang mungkin saja bisa terjadi di antara tahapan perkembangan tersebut.

Artikel Lainnya: 4 Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Menstimulasi Anak

1 dari 4 halaman

Tahapan Stimulasi Anak Usia 1-2 Tahun

Selama periode ini, anak tumbuh dan berubah dengan cepat. Disarankan bagi orang tua untuk mengajak bayi berbicara sesering mungkin, karena dengan mendengar suara Anda akan membantu perkembangan kemampuan berkomunikasi bayi.

Lalu apabila bayi sudah dapat mulai tengkurap, dapat ditengkurapkan untuk membantu memperkuat otot leher dan bahu, membantu bayi untuk mendapat kekuatan untuk berguling, duduk, merangkak, dan akhirnya berjalan.

Segera bertindak bila bayi menangis. Dengan menggendong dan membuat diam bayi yang menangis, akan membangun hubungan yang kuat antara bayi dengan orang tua dan ini sangat bagus untuk dilakukan apalagi untuk orang tua baru.

Untuk anak berusia 18 bulan hingga 2 tahun, mereka membutuhkan tidur yang cukup, nutrisi yang baik, dan hubungan yang dekat dan dicintai oleh orang tua serta pengasuh. Bentuklah rutinitas untuk membuat anak merasa aman. Persiapkanlah lingkungan rumah yang aman untuk dijelajahi oleh anak.

Artikel Lainnya: Tahapan Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

Gunakan disiplin namun tetap lembut dalam mendidik anak. Hindari memukul anak karena dapat menyebabkan trauma fisik dan mental jangka panjang. Sediakan waktu untuk anak dan jangan menyerahkan semuanya kepada pengasuh.

Ajari mereka bernyanyi, berbicara, dan membaca untuk meningkatkan kosa kata mereka. Ini juga bisa dijadikan salah satu cara melatih otak anak dengan sehat. Jagalah kesehatan fisik dan emosional Anda, karena anak Anda membutuhkan orang tuanya untuk sehat.

2 dari 4 halaman

Tahapan Stimulasi Anak Usia 2-3 Tahun

Ketika anak mulai memasuki usia 2-3 tahun, perkembangan anak akan semakin kompleks. Mereka biasanya sudah memiliki setidaknya 50 kosakata yang bisa mereka ingat. Selain itu, mereka juga cenderung bisa menemukan benda-benda yang disembunyikan, menaiki dan menuruni tangga, bahkan berlari menendang bola.

Anak pada usia ini bisa Anda latih untuk menyebutkan berbagai nama warna, teman, diajarkan untuk menyikat gigi, buang air besar atau kecil di toilet, dan menggambar sebuah bentuk.

Biasanya pada usia yang hampir menginjak 3 tahun, mereka akan mulai diberikan stimulasi dengan tujuan mempersiapkan diri untuk memasuki dunia sekolah. Sehingga mereka bisa mengenal bagaimana cara memegang pensil yang benar, berhitung, mengenal huruf dan angka, serta melakukan berbagai perintah secara mandiri.

 

3 dari 4 halaman

Tahapan Stimulasi Anak 3-5 Tahun

Anak berusia 3 hingga 5 tahun adalah usia pra-sekolah. Mereka tumbuh menjadi lebih mandiri dan lebih merasa ingin tahu karena dunia mereka menjadi lebih luas seperti mendapatkan teman baru, pengalaman baru, lingkungan yang baru seperti sekolah. Ajarkan mereka untuk mengerjakan pekerjaan rumah sederhana.

Artikel Lainnya: Peran Keluarga untuk Bantu Stimulasi Tumbuh Kembang Si Kecil

Tetap konsisten untuk menunjukkan perilaku apa yang Anda ingin dari mereka. Bicaralah dengan menggunakan bahasa mereka. Bantu menyelesaikan masalah anak bila mereka sedang emosi. Jangan lupa untuk mengawasi anak-anak yang sedang bermain di luar rumah.

Di usia ini pula, teman-teman mereka akan lebih penting dan memberikan banyak pengaruh. Kepercayaan diri anak juga akan dipengaruhi oleh tantangan akademik dan sosial dari lingkungan sekolah.

Sebagai orang tua, penting untuk mengatur keseimbangan antara menjaga mereka tetap aman, menaati peraturan, memperbolehkan mereka mengambil keputusan dan mendorong mereka untuk mengambil tanggung jawab lebih.

Meskipun demikian mereka tetap membutuhkan orang tua untuk menentukan batasan dan mendorong kebiasaan yang sehat. Jadi pastikan orang tua selalu memberikan contoh yang baik sehingga stimulasi anak jadi positif.

Bayi, balita, dan anak-anak usia sekolah berkembang dan mendapatkan kemampuan yang baru seiring bertambahnya usia mereka. Perlu diingat setiap anak berkembang dengan kecepatan mereka masing-masing. Gunakan tahapan perkembangan ini agar Anda bisa memastikan anak Anda berkembang dengan sehat.

Selain itu, periksakan perkembangan anak setiap berkunjung ke dokter. Hal ini penting untuk mengetahui apakah perkembangan anak sesuai dengan usia mereka. Hubungan orang tua-anak yang kuat, nutrisi yang baik, cukup tidur, serta lingkungan rumah dan sekolah yang mendidik akan membantu anak berkembang dengan baik.

Mau tahu informasi lainnya soal stimulasi anak atau tumbuh kembang anak? Langsung saja konsultasi dengan kami lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

[FY/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar